Rabu, September 23, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Insight

Mahbub Djunaidi dan Warisan Pena: Menelisik Karya-Karyanya

Redaksi by Redaksi
Desember 6, 2025 1:34 pm
in Insight
Cover tiga buku Mahbub Djunaidi dengan judul; Humor Jurnalistik, Kolom demi Kolom dan Asal Usul. Foto: Pinterest.

Cover tiga buku Mahbub Djunaidi dengan judul; Humor Jurnalistik, Kolom demi Kolom dan Asal Usul. Foto: Pinterest.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Mahbub Djunaidi lahir di Jakarta pada 27 Juli 1933, dari keluarga santri dan ulama dalam tradisi Nahdlatul Ulama (NU). Sejak remaja ia menampakkan ketertarikan pada dunia organisasi dan jurnalistik.

Dia sempat menjadi ketua pelajar/mahasiswa di kalangan NU, dan kemudian dipercaya sebagai Ketua Umum pertama Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) tahun 1960–1967.

READ ALSO

Buku 50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny Bagian 3: Arungi Biduk Rumah Tangga Menuju Pulau Bahagia

Coach Dr Fahmi Ungkap Pentingnya Mentoring Generasi Muda sebagai Investasi Masa Depan Bangsa

Di ranah pers, Mahbub juga berkiprah. Dia menjadi Pemimpin Redaksi surat kabar Duta Masyarakat (1960–1970), serta aktif dalam organisasi wartawan, hingga menduduki jabatan tinggi di Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Baca Juga: Bersejarah, Pelantikan IKA PMII Tingkat Rayon Pertama di Indonesia Digelar di Pesantren Rakyat

Kombinasi pengalaman sebagai santri, aktivis, politisi, dan jurnalis memberinya perspektif unik yang terekam dalam karya-karyanya.

1. Asal Usul

Asal Usul adalah kumpulan kolom dan tulisan Mahbub Djunaidi. Dalam karya ini, gaya khas Mahbub — satir, jenaka, dan kritis — sangat terasa. Tulisan-tulisannya sering mengejutkan pembaca dengan perumpamaan segar dan kritik sosial yang disampaikan dengan ringan. Sebagaimana dikatakan, Mahbub mampu membuat orang tertawa padahal isinya cukup serius.

2. Dari Hari ke Hari

Dalam Dari Hari ke Hari, Mahbub beralih ke ranah roman/novel. Versi terbaru buku ini diterbitkan oleh DIVA Press pada tahun 2018.

Buku ini sering disebut menarik dan renyah karena cara bercerita Mahbub: meskipun latar sering kali terkait realitas berat (sejarah, realitas politik, sosial), penyampaiannya ringan, jenaka, kadang satiris — mengajak pembaca melihat dengan kacamata berbeda.

3. Kolom demi Kolom

Karya Kolom demi Kolom adalah kumpulan kolom-kolom Mahbub selama periode aktifnya sebagai jurnalis/kolumnis. Di situ ia konsisten menulis dengan gaya khas: kritis terhadap kondisi sosial-politik, namun tetap menggunakan humor dan satire — sehingga meskipun topiknya berat, nuansanya tidak suram dan tetap bisa dinikmati.

Banyak pembaca menghargai kolom-kolom ini sebagai representasi jurnalisme moral ala Mahbub.

4. Humor Jurnalistik

Melalui Humor Jurnalistik, Mahbub menegaskan bahwa jurnalisme tak selalu harus kaku. Buku ini menampilkan tulisannya yang mengombinasikan fakta, kritik, dan humor — sebuah gaya yang memungkinkan pembaca merenung sekaligus terhibur. Banyak yang menyebut buku ini sebagai bukti bahwa satire dapat menjadi alat kritik sosial yang elegan.

Baca Juga: Bersejarah, Pelantikan IKA PMII Tingkat Rayon Pertama di Indonesia Digelar di Pesantren Rakyat

5. Angin Musim

Salah satu karya awal Mahbub adalah Angin Musim, sebuah novel yang ditulis pada tahun 1954. Karya ini menandai kehadiran Mahbub sebagai penulis fiksi — menunjukkan bahwa selain sebagai kolumnis dan jurnalis, ia juga menguasai narasi, karakter, dan cerita.

6. Politik Tingkat Tinggi Kampus

Karya berjudul Politik Tingkat Tinggi Kampus mengisahkan pengalaman dan pandangan Mahbub tentang dinamika politik di ranah kampus dan mahasiswa — sebuah wujud dari keterlibatannya dalam organisasi mahasiswa dan perjuangan ideologis.

Buku ini menggambarkan bagaimana perspektif keislaman, intelektual, dan aktivisme mahasiswa melebur dalam pribadi Mahbub.

Kumpulan karya-karya tersebut menunjukkan keragaman genre yang ditekuni Mahbub Djunaidi: dari kolom, esai, fiksi, hingga terjemahan.

Namun satu benang merah yang mengikat: komitmennya terhadap kritik sosial, kepekaan terhadap realitas umat, dan keyakinan bahwa pena bisa menjadi alat perjuangan — dengan cara yang elegan, satiris, tapi tetap bermartabat.

Banyak karyanya tetap relevan hingga hari ini, menjadi jembatan antara tradisi pesantren, intelektualisme, dan keterlibatan pada realitas sosial-politik Indonesia.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Muhammad Jazuli (Magang)

Editor: Herlianto. A

Tags: AktivisbukuHumorintelektualismejurnaliskaryaKritik sosialMahbub DjunaidipenulisPesantrenPMIIsatire

Related Posts

Buku 50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny Bagian 3: Arungi Biduk Rumah Tangga Menuju Pulau Bahagia
Insight

Buku 50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny Bagian 3: Arungi Biduk Rumah Tangga Menuju Pulau Bahagia

Senin, 21 Sep 2026
Coach Dr Fahmi Ungkap Pentingnya Mentoring Generasi Muda sebagai Investasi Masa Depan Bangsa
Insight

Coach Dr Fahmi Ungkap Pentingnya Mentoring Generasi Muda sebagai Investasi Masa Depan Bangsa

Jumat, 11 Sep 2026
Siapa Owner Chatour Travel? Mengenal H. Muhibbin Billah
Insight

Siapa Owner Chatour Travel? Mengenal H. Muhibbin Billah

Rabu, 9 Sep 2026
Mengenal Gus Kikin, Salah Satu Calon Ketua Umum PBNU Terkuat!
Insight

Mengenal Gus Kikin, Salah Satu Calon Ketua Umum PBNU Terkuat!

Kamis, 27 Agu 2026
Alessa Alvaretta, Alumni SMKN 2 Malang yang Sukses Juara LKS Nasional 2026
Insight

Alessa Alvaretta, Alumni SMKN 2 Malang yang Sukses Juara LKS Nasional 2026

Minggu, 23 Agu 2026
Khanza Aisyah, Dari Pemalu hingga Jadi Pendongeng Cilik
Insight

Khanza Aisyah, Dari Pemalu hingga Jadi Pendongeng Cilik

Sabtu, 22 Agu 2026
Next Post
Kayla Nadira makeup. Foto/pinterest

Rahasia Flawless Kayla Nadira: Perpaduan Skincare Premium, Blurring Pori, dan Kilau 'Glasting' yang Tahan Lama

BERITA POPULER

  • 7 PTN dengan Prodi Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2026

    7 PTN dengan Prodi Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.