Senin, Oktober 12, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

Gagal Ginjal Merenggut 42 Ribu Jiwa per Tahun di Indonesia, Ini 3 Pemicu Utamanya

Redaksi by Redaksi
November 26, 2025 12:55 pm
in Tugu Sehat
Gagal ginjal kini menjadi salah satu pembunuh yang mengerikan. Foto/Pinterest

Gagal ginjal kini menjadi salah satu pembunuh yang mengerikan. Foto/Pinterest

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Gagal ginjal kronis kini menjelma menjadi epidemi dan pembunuh massal yang senyap di Indonesia. Praktisi nutrisi klinis, Dr Hans Kristian Pranoto, melalui kanal YouTube SB30Health, mengungkap sekitar 15 persen populasi dewasa telah mengidap gagal ginjal kronis, dengan angka kematian 42.000 jiwa setiap tahun di Indonesia.

Fenomena ini, menurutnya, diperburuk oleh fakta bahwa gejala awal gangguan ginjal seringkali tidak dikenali dan diabaikan oleh masyarakat.

READ ALSO

Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru, Akademisi UMM Ungkap Risikonya

Ahli Gizi Ungkap Manfaat Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat

Sebagian besar orang baru menyadari adanya masalah ketika kerusakan telah mencapai tahap lanjut, ditandai dengan manifestasi fisik yang jelas.

“Kebanyakan orang baru mencari pertolongan medis ketika organ vitalnya sudah tak mampu lagi bekerja dan ditunjukkan dengan adanya pembengkakan di bagian tubuh tertentu, seperti mata, tangan, atau kakinya,” ujar Dr Hans.

Baca Juga: Dinkes Kota Batu Himbau Waspadai Kasus Gagal Ginjal pada Anak

Keterlambatan fatal inilah yang menjadikan ginjal sebagai ancaman tersembunyi yang sangat mematikan. Padahal, kata dia, ginjal adalah organ yang menjalankan fungsi multidimensi yang esensial.

Tidak hanya menyaring darah dari zat sisa, tetapi juga meregulasi keseimbangan PH, elektrolit, dan tekanan darah. Selain itu, ginjal bertugas sebagai sistem daur ulang cerdas.

Melakukan reabsorpsi untuk menyerap kembali nutrisi penting seperti 100 persen glukosa dan air, sekaligus bertanggung jawab dalam mengeluarkan produk sisa seperti kreatinin dan kelebihan asam urat.

Tiga Pemicu Utama Gagal Ginjal yang Fatal

Dr Hans Kristian mengatakan, kegagalan ginjal sebagian besar merupakan akibat langsung dari tiga faktor risiko yang menggerus fungsi organ secara perlahan.

Pertama adalah Diabetes Tipe 2 yang tidak terkontrol. Kelebihan glukosa yang terus-menerus membanjiri sirkulasi darah memaksa ginjal bekerja terlalu keras dalam upaya menyaring dan mereabsorpsi gula, akhirnya merusak nefron (unit penyaringan) ginjal.

Baca Juga: Waspada! Volume Buang Air Kecil Menurun, Salah Satu Gejala Gangguan Gagal Ginjal Akut

Kedua adalah hipertensi kronis (tekanan darah tinggi). Kondisi ini menyebabkan tekanan terus-menerus pada pembuluh darah kecil ginjal, merusak kemampuan filtrasi organ secara permanen.

Ketiga, yang sering kali diremehkan adalah penggunaan NSAID jangka panjang. Obat-obatan Anti-Peradangan Non-Steroid (seperti obat anti nyeri) yang dikonsumsi rutin dalam durasi lama dapat mengganggu suplai darah ke ginjal, menambah beban kerja yang berujung pada kerusakan fungsional.

Kategori Makanan Pemicu Gagal Ginjal

Selain penyakit kronis, Dr. Hans mengidentifikasi tiga kategori makanan yang harus dihindari karena secara langsung berkontribusi pada beban kerja dan inflamasi ginjal.

Pertama adalah gula, baik gula murni maupun gula tersembunyi (hidden sugar) seperti High Fructose Corn Syrup (HFCS) atau maltodekstrin. Dr Hans mengatakan kebutuhan gula harian tubuh adalah nol gram, menyoroti bahwa setiap tambahan gula adalah beban yang harus diatasi ginjal.

Kategori kedua adalah karbohidrat olahan (refined carbs), termasuk tepung terigu, roti gandum olahan, sereal gandum, dan tepung singkong olahan.

“Makanan ini menyebabkan lonjakan gula darah karena memiliki Indeks Glikemik dan Glycemic Load yang tinggi,” kata dia.

Kategori terakhir adalah yang paling sering dikonsumsi yaitu kombinasi karbohidrat tinggi dengan lemak atau protein. Makanan seperti bakso, iga bakar, sosis, barbeque, makanan bersaus, es krim, cookies, kerupuk, dan keripik menghasilkan zat berbahaya yang disebut AGEs (Advanced Glycation End-products), memicu peradangan dan kerusakan sel ginjal.

Strategi Proteksi Nutrisi dan Pola Hidup

Untuk memutus rantai kerusakan ini, Dr. Hans Kristian menawarkan solusi yang berfokus pada perubahan nutrisi. Strategi pertama adalah dengan menerapkan diet rendah karbohidrat untuk mengendalikan kadar gula darah secara fundamental dan mengurangi tekanan pada sistem penyaringan ginjal.

Kedua, ia menganjurkan pengayaan vitonutrisi alami dari sayuran, dengan menekankan pentingnya vitamin B1 serta senyawa kurkumin yang berasal dari kunyit dan temulawak karena sifat anti-inflamasinya.

Solusi ketiga adalah dengan mengonsumsi protein minim proses untuk mengurangi zat sisa, aditif, dan pengawet yang memberatkan proses eliminasi dan detoksifikasi ginjal.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Sabrina Rb.

Editor: Herlianto. A

Tags: gagal ginjalGejala Gagal GinjalPenyebab Gagal Ginjal

Related Posts

Akademisi UMM Ungkap Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru
Tugu Sehat

Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru, Akademisi UMM Ungkap Risikonya

Senin, 31 Agu 2026
Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat Jadi Kunci Hidup Sehat
Advertorial

Ahli Gizi Ungkap Manfaat Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat

Jumat, 14 Agu 2026
Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas
Tugu Sehat

Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas

Jumat, 14 Agu 2026
7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C
Tugu Sehat

7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C

Senin, 10 Agu 2026
Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi
Tugu Sehat

Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi

Rabu, 5 Agu 2026
Teh Hijau Banyak Dipilih, Ini Kandungan dan Manfaatnya bagi Kesehatan
Tugu Sehat

Teh Hijau Banyak Dipilih, Ini Kandungan dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Jumat, 31 Jul 2026
Next Post
Yowis Ben Film berlatar Malang Raya. Foto/Pinterest

8 Film Berlatar Malang Raya, Rego Nyowo hingga The Conductors

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.