Malang, Tugumalang.id – Kota Malang dikepung 16 titik banjir saat hujan lebat mengguyur pada Rabu (19/11/2025). Ruas ruas jalan hingga permukiman warga tergenang banjir luapan air drainase yang tak mampu mengalirkan air hujan.
BPBD Kota Malang mencatat, setidaknya ada 16 titik banjir sore ini. Melihat situasi dan kondisi yang ada, angka ini masih bersifat dinamis dan dapat berkembang.

Kalaksa BPBD Kota Malang, Prayitno menjelaskan, banjir di Kota Malang diakibatkan faktor intensitas hujan yang tinggi. Hal itu memicu peningkatan debit air pada drainase dan sungai di beberapa wilayah.
Baca juga: 254 Rumah Warga Terdampak Banjir di Kota Malang
“Hujan intensitas lebat pada Rabu sore, memicu meningkatnya debit air pada drainase dan sungai di beberapa wilayah Kota Malang hingga terjadi luapan ke jalan maupun pemukiman warga,” urainya.
Berdasarkan laporan tim di lapangan, Prayitno mencatat ada 16 titik di Kota Malang tergenang banjir. Kondisi banjir itu menggenangi ruas jalan dan permukiman warga.
“Berdasarkan pantauan pusdalops, terdapat 16 titik mengalami banjir. Banjir berdampak ke beberapa rumah dan jalan tergenang air,” imbuhnya.
Adapun 16 titik banjir yang telah terpantau yakni di Jalan A Yani, Jalan Ciliwung, Jalan Letjen S Parman, Jalan Candi Kalasan, Jalan Bantaran, Jalan Bantara II.
Baca juga: Pendeteksi Banjir di Kota Malang Bakal Ditambah sebanyak 11 EWS
Kemudian di Jalan Soekarno-Hatta (Suhat), Jalan Bunga Bunga, Jalan Kedawung, Jalan Kalpataru, Jalan Cengger Ayam, Jalan Cengger Ayam Dalam, Jalan Galunggung hingga Jalan Raya Langsep.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
redaktur: jatmiko





























