Tugumalang.id – Penampilan kelompok seni Viedha Project dari Desa Wonokerto, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang menjadi salah satu sorotan utama dalam rangkaian kegiatan Pesona Gondanglegi 2025.
Membawakan kostum bertema Legenda Garuda Wisnu Kencana, rombongan dengan nomor urut 12 tersebut berhasil menarik perhatian publik melalui konsep visual yang menonjol serta penggarapan artistik yang matang.
Kostum yang ditampilkan Viedha Project tampil berbeda dibandingkan sebagian besar peserta lainnya. Jika banyak kontestan memilih nuansa gelap untuk menghadirkan kesan dramatik, kelompok ini justru menampilkan kostum berwarna putih cerah.
Baca Juga: Ribuan Peserta Akan Meriahkan Pesona Gondanglegi XII
Pilihan warna tersebut memberikan kesan kontras sekaligus menonjolkan detail ornamen yang digunakan, sehingga menghadirkan visual yang elegan dan kuat secara artistik.
Selain itu, warna putih dipilih untuk merepresentasikan kemurnian, keteguhan, serta nilai simbolik yang selaras dengan sosok Garuda dalam tradisi Nusantara.

Dalam keterangannya, Muhammad David selaku owner Viedha Project sekaligus penanggung jawab produksi menjelaskan bahwa pembuatan kostum tersebut memerlukan waktu sekitar tiga bulan.
Proses tersebut meliputi perancangan desain, pemilihan material, hingga penyusunan elemen dekoratif yang dikerjakan secara detail.
Baca Juga: Pesona Gondanglegi XII Berlangsung Meriah Meski Diguyur Hujan
“Kami berupaya menghadirkan karya yang tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga memuat kekayaan budaya. Cerita Garuda dalam adat Bali menjadi dasar pengembangan konsep, karena memiliki kedalaman makna sekaligus daya tarik visual yang kuat,” ujarnya.
Dari sisi pembiayaan, David mengungkapkan bahwa total anggaran yang digunakan untuk produksi kostum serta dukungan tata suara mencapai sekitar Rp50,5 juta.
Anggaran tersebut mencakup material kostum, pengerjaan artistik, properti pendukung, dan kolaborasi dengan penyedia layanan sound system. Meski tergolong besar, menurutnya hal itu sebanding dengan kebutuhan produksi yang menuntut ketelitian serta kualitas visual yang optimal.
Pemilihan tema Bali sendiri memiliki pertimbangan khusus. David menyampaikan bahwa sebagian besar anggota tim, termasuk peserta muda, memiliki ketertarikan terhadap budaya Bali yang dikenal kuat secara karakter.
“Bali memiliki kekayaan budaya yang sudah mendunia dan menjadi daya tarik bagi wisatawan mancanegara. Kami ingin menghadirkan nilai-nilai itu dalam bentuk karya yang dapat dinikmati masyarakat luas di Kabupaten Malang,” tuturnya.
Penampilan ini melibatkan 35 peserta, yang masing-masing memiliki peran berbeda sesuai dengan struktur pertunjukan. Kostum dan properti yang mereka gunakan disesuaikan dengan narasi legenda Garuda Wisnu Kencana, sehingga keseluruhan penampilan tersaji dalam satu kesatuan yang harmonis.
Keunikan visual dan konsistensi konsep membuat Viedha Project tampil menonjol di tengah keragaman peserta parade.
Melalui keikutsertaannya dalam Pesona Gondanglegi 2025, Viedha Project tidak hanya menampilkan kreativitas lokal, tetapi juga memperkuat pesan pelestarian budaya Nusantara.
Kostum bertema Legenda Garuda Wisnu Kencana yang mereka suguhkan menjadi representasi bagaimana seni pertunjukan dapat menjadi media efektif dalam mengenalkan kembali nilai-nilai tradisi kepada masyarakat.
Penampilan tersebut sekaligus menegaskan komitmen komunitas seni lokal dalam mengangkat cerita-cerita budaya Indonesia ke panggung yang lebih luas.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Muhammad Jazuli (magang)
Editor: Herlianto. A
























