Malang, Tugumalang.id – Pemerintah Kota Malang bersiap menata sistem transportasi publik seiring rencana beroperasinya Bus Trans Jatim di wilayah kota tersebut. Upaya penataan ini meliputi pemberdayaan sopir angkot, penataan ulang rute angkot, hingga transformasi angkot menjadi angkutan sekolah gratis.
Kondisi angkot di Kota Malang diketahui semakin terpinggirkan akibat menurunnya minat masyarakat dan meningkatnya penggunaan transportasi online. Kini, para sopir angkot kembali menghadapi tantangan baru dengan hadirnya Bus Trans Jatim.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menjelaskan bahwa Bus Trans Jatim dijadwalkan mulai beroperasi pada 20 November 2025. Ia mengakui bahwa beberapa rute Trans Jatim kemungkinan akan beririsan dengan rute angkot yang sudah ada.
Baca juga: Dishub Kota Malang Rekrut Pengemudi Bus Trans Jatim, Sopir Angkot Diprioritaskan
Sebagai solusi, pengemudi angkot yang terdampak akan dilibatkan atau direkrut menjadi pengemudi Bus Trans Jatim. Selain itu, angkot juga akan difungsikan sebagai feeder Trans Jatim dengan rute baru yang menyesuaikan kebutuhan penumpang.
“Jadi nanti ada rerouting jalur atau perubahan trayek angkot. Nantinya, angkot akan ditempatkan sebagai feeder ke halte-halte Trans Jatim,” jelas Widjaja.
Ia menambahkan, Peraturan Wali Kota (Perwal) terkait penetapan rute angkot di Kota Malang terakhir kali diterbitkan pada tahun 1989. Dengan perkembangan kota yang pesat, pembaruan rute dinilai sudah sangat mendesak.
“Rute baru ini diharapkan bisa membuat angkot mendapatkan penumpang secara lebih optimal,” ujarnya.
Selain itu, Pemkot Malang juga berencana memoles angkot menjadi angkutan sekolah gratis bagi pelajar, sebagaimana program Bus Sekolah Gratis yang telah berjalan sebelumnya.
“Melalui skema BTS (Buy The Service), pelajar nantinya bisa naik angkot gratis,” tutur Widjaja.
Baca juga: Pemkot Malang Janjikan Subsidi Tarif Angkot Usai Sopir Angkot Lakukan Aksi Penolakan Skema Satu Arah
Rencananya, sebanyak 80 unit angkot akan dialihkan menjadi angkutan sekolah gratis di Kota Malang. Namun, rencana ini masih dalam tahap finalisasi.
“Awal tahun 2026 kami akan mulai menyiapkan proses penganggarannya,” pungkasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
redaktur: jatmiko
























