JAKARTA, Tugumalang.id – Kronologi ledakan SMA 72 Jakarta menjadi sorotan publik setelah insiden mengerikan yang terjadi pada Jumat (7/11/2025) kemarin.
Ledakan SMA 72 Jakarta ini mengguncang lingkungan sekolah saat siswa dan guru tengah melaksanakan Salat Jumat di musala sekolah. Terjadi dua hingga tiga ledakan dari lokasi yang berbeda, menyebabkan kepanikan dan sejumlah korban luka-luka, termasuk siswa di bawah usia 18 tahun.
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri menyebutkan setidaknya terdapat 54 orang menjadi korban dari kasus ledakan tersebut.
Baca Juga: Kena Ledakan Mercon, 5 Bocah di Kota Malang Dilarikan ke Rumah Sakit
Para korban yang mengalami luka-luka dibawa ke Rumah Sakit Yarsi dan Rumah Sakit Islam Cempaka Putih, Jakarta di mana kedua rumah sakit itu menjadi posko pengaduan yang dibuka oleh pihak kepolisian.
“Langkah-langkah membuat posko di Rumah Sakit Yarsi guna membantu keluarga-keluarga korban, untuk mencari anak-anak didiknya di sini yang sedang dirawat,” kata Asep dilansir dari Antara, Sabtu (8/11/2025).
Berikut ini kronologi dan fakta kasus ledakan yang terjadi di SMA 72 Jakarta yang menggemparkan publik:
Kronologi Ledakan SMA 72 Jakarta
Pada Jumat siang, saat khutbah Salat Jumat berlangsung di musala SMA Negeri 72 Jakarta. Ledakan pertama terdengar dan mengakibatkan kaca musala pecah serta kepulan asap. Ledakan ini memicu kepanikan, sehingga siswa dan guru berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri.
Baca Juga: Suara Ledakan Terdengar Sebelum Kebakaran Rumah dan Gudang Kasur di Tidar Kota Malang
Tidak lama kemudian, ledakan kedua terjadi di area pintu belakang sekolah, diduga dari benda yang menyerupai speaker. Total ada dua hingga tiga ledakan yang terjadi dalam rentang waktu singkat, menyebarkan kepanikan dan menyebabkan 54-55 orang mengalami luka-luka.
Penanganan medis segera dilakukan, dengan sebagian korban menjalani perawatan intensif dan operasi.
Fakta Ledakan SMA 72 Jakarta
· Ledakan terjadi saat siswa dan guru sedang menunaikan Salat Jumat di musala sekolah.
· Ledakan terjadi dua hingga tiga kali, dengan lokasi berbeda yakni di musala dan pintu belakang sekolah.
· Dugaan sumber ledakan berasal dari benda yang menyerupai speaker.
· Waktu kejadian diperkirakan antara pukul 12.09 – 12.15 WIB pada Jumat, 7 November 2025 siang.
· Sebanyak 54 orang mengalami luka, mayoritas siswa di bawah usia 18 tahun.
· 14 siswa masih menjalani rawat inap dan tujuh di antaranya telah menjalani operasi.
· Ditemukan senjata mainan di sekitar lokasi ledakan.
· Pelaku diduga adalah siswa SMA 72 Jakarta yang menjadi korban bullying di sekolah tersebut.
· Polisi membuka posko penanganan korban di Rumah Sakit Yarsi dan Rumah Sakit Islam Cempaka Putih Jakarta.
· Aktivitas belajar mengajar di SMA 72 Jakarta dihentikan sementara untuk proses penyelidikan dan pemulihan.
· Korban mengalami berbagai cedera, termasuk luka bakar, luka akibat serpihan, gangguan penglihatan, dan pendengaran menurun.
· Pihak kepolisian mengerahkan unit Penjinak Bom (Jibom) untuk mengamankan dan sterilisasi lokasi kejadian.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
Editor: Herlianto. A





























