Malang, Tugumalang.id – Dana Transfer ke Daerah (TKD) untuk APBD Kota Malang 2026 terpangkas sekitar Rp 285 milyar. Kini DPRD Kota Malang merekomendasikan Pemkot Malang untuk melakukan intensifikasi pajak daerah.
Hal itu disampaikan dalam rapat paripurna penyampaian penjelasan Wali Kota Malang terhadap Ranperda tentang APBD 2026 di Gedung DPRD Kota Malang pada Rabu (5/11/2025).
Dalam penjelasannya, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat memaparkan postur APBD 2026. Pendapatan Daerah diproyeksikan sebesar Rp 2,1 triliun dengan rincian Pandapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 1 triliun dan Pendapatan Transfer Rp 1,1 triliun. Sedangkan postur Belanja Daerah sebesar Rp2,3 triliun.

Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnaggani Sirraduhita menyampaikan bahwa kekuatan atau kemandirian fiskal Kota Malang dirancang untuk dapat menopang 43 persen APBD 2026.
Baca juga: DPRD Kota Malang Dorong Penguatan Mitigasi Pohon Rawan Tumbang di Musim Penghujan
Namun ia juga menyoroti tingginya pemangkasan dana transfer pusat atau TKD Kota Malang. Dana transfer pusat untuk APBD 2026 terpangkas lebih dari 20 persen atau sekitar Rp 284 milyar.
“Jadi sepertinya ini nanti harus agak kerja keras. Karena potongan dari pusat lumayan berpengaruh. Lebih dari 20 persen, itu sekitar Rp 284 milyar,” ujarnya.
Untuk menutup kekurangan itu, Amithya merekomendasikan agar Pemkot Malang melakukan intensifikasi pajak dan retribusi daerah.
“Kami sudah menyiapkan skema skema rekomendasi, yang jelas intensifikasi pajak dan retribusi. Tetapi tentu juga harus melihat kondisi perekonomian masyarakat tahun depan,” tuturnya.
Dalam hal ini, ia mendorong digitalisasi dalam penerapan pajak dan retribusi daerah. Mulai dari pemasangan E-Tax Pasar, E-Tax Parkir hingga penerapan E-Retribusi.
Tak hanya itu, pihaknya juga menekankan pentingnya pemetaan program prioritas. Sehingga, hal hal yang kurang pripritas bisa disederhanakan agar ada penghematan.
“Jadi perlu dipilah pilah apa yang perlu disederhanakan. Misal kegiatan rutin di masing masing dinas disederhanakan tetapi harus tetap tepat sasaran. Sehingga ada penghematan,” tandasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
redaktur: jatmiko
























