Rabu, Juni 3, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Pusat Studi Pesantren UB: Trans7 Menyakiti Pesantren dan NU

Redaksi by Redaksi
Oktober 14, 2025 6:59 pm
in News
Ilustrasi kebiasaan unik santri. Foto/Media pondok pesantren Azzahra Bululawang

Ilustrasi kebiasaan unik santri. Foto/Media pondok pesantren Azzahra Bululawang

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Isu tagar boikot Trans7 yang ramai di media sosial mendapat tanggapan dari akademisi Universitas Brawijaya. Ketua Pusat Studi Pesantren dan Pemberdayaan Masyarakat (PSP2M) Universitas Brawijaya, Mokhamad Nur, Ph.D, menilai pemberitaan yang dilakukan oleh salah satu program di Trans7 baru-baru ini telah menimbulkan keresahan di kalangan santri dan kiai pesantren.

Menurutnya, framing media yang muncul tidak hanya menyudutkan satu pihak, tetapi juga menyakiti perasaan komunitas pesantren dan Nahdlatul Ulama (NU) secara lebih luas.

READ ALSO

Kasus Dugaan Penganiayaan dan Perusakan di Pantai Wediawu Malang Berakhir Damai

Musim Kemarau Tiba, BPBD Kota Batu Petakan Wilayah Rawan Kebakaran Hutan

Baca Juga: Viral Narasi Pedas Trans7 Ulas Budaya Pesantren, Santri Malang Menggugat Bakal Gelar Aksi Demo

“Framing media, terutama yang dilakukan Trans7, sangat menyudutkan dan menyakiti santri serta kiai pondok pesantren,” tegas M. Nur, Selasa (14/10/2025).

Ia menilai pemberitaan yang dilakukan Trans7 tidak adil karena tidak menempatkan tradisi pesantren dalam konteks sosial dan budaya yang tepat.

“Tradisi yang berlangsung di masyarakat memiliki cara sendiri untuk bertahan dan saling membantu. Jadi jangan sampai tradisi seperti ini justru dipelintir seolah menjadi praktik eksploitatif,” tambahnya.

Di tengah pemberitaan tersebut, narasi yang disampaikan oleh media terkesan ngawur, dibacakan dengan nada merendahkan, dan didukung oleh tayangan visual yang menghina.

Pemberitaan tersebut menyajikan pesan seolah-olah pesantren mengeksploitasi santri, dengan kiai yang memperkaya diri melalui cara-cara yang tidak sesuai dengan nilai-nilai kemanusiaan. Narasi ini sangat tidak adil dan menyesatkan, memperburuk persepsi publik terhadap pesantren secara keseluruhan.

Baca Juga: GP Ansor Jatim Kritik Narasi Trans7 yang Dinilai Tak Hormati Kiai dan Pesantren

“Meski demikian, menyikapi kasus ambruknya Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, kami menyadari bahwa pesantren melakukan kesalahan dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan, sehingga diperlukan evaluasi total dalam pembangunan pesantren yang layak dan aman bagi santri,” tambahnya.

Sebagai akademisi yang fokus pada isu pesantren dan pemberdayaan masyarakat, M. Nur berharap agar media lebih berhati-hati dalam membingkai isu-isu yang menyangkut lembaga keagamaan. Ia menilai, peliputan yang tidak proporsional justru dapat memperkuat stereotip negatif dan memicu perpecahan sosial.

“Media punya tanggung jawab moral untuk mencerdaskan publik, bukan memperkeruh situasi. Kritik tentu boleh, tapi harus dengan perspektif yang adil dan memahami akar budaya masyarakat pesantren,” pungkasnya.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Sumber: Rilis UB

Editor: Herlianto. A

Tags: KiaiPesantrenPusat Studi Pesantren UBTrans7

Related Posts

Kapolres Malang, AKBP Muhammad Taat Resdi saat memberi keterangan pada media. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
News

Kasus Dugaan Penganiayaan dan Perusakan di Pantai Wediawu Malang Berakhir Damai

Selasa, 2 Jun 2026
Ilustrasi karhutla di Kota Batu. Foto: BPBD Kota Batu
News

Musim Kemarau Tiba, BPBD Kota Batu Petakan Wilayah Rawan Kebakaran Hutan

Selasa, 2 Jun 2026
Candi Kidal
News

Wisata Edukasi Sejarah di Malang, Candi Kidal Jadi Favorit saat Libur Hari Lahir Pancasila

Senin, 1 Jun 2026
KEmarau panjang
News

Kemarau Panjang, 13 Desa di Kabupaten Malang Rawan Kekeringan

Senin, 1 Jun 2026
Gus IQdam
News

Gus Iqdam Bakal Isi Pengajian di Stadion Gajayana Kota Malang Peringati Hari Bhayangkara

Senin, 1 Jun 2026
Prakiraan cuaca Malang, terutama di wilayah Kota Malang pada hari Senin, 1 Juni 2026 diperkirakan dominan berawan dan udara kabur. /Foto: Ilustrasi dibuat dengan AI.
News

Prakiraan Cuaca Malang Senin 1 Juni 2026: Berawan dan Kabut

Senin, 1 Jun 2026
Next Post
Kepala Desa Dalisodo, Suprapto (membawa mic) dan Kapolsek Wagir, AKP Sutadi (tiga dari kiri) menemui warga. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Warga Dalisodo Kabupaten Malang Kompak Laporkan Kematian Tuan Tanah ke Polisi

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.