Malang, Tugumalang.id— Menteri Haji dan Umroh Republik Indonesia (RI), Mochamad Irfan Yusuf atau yang akrab disapa Gus Irfan, resmi meraih gelar Doktor Manajemen Pendidikan Islam dari Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang.
Gelar tersebut diraih Gus Irfan bersamaan dengan wisuda ke-89 Periode V Tahun 2025 UIN Malang yang diikuti oleh lebih dari 800 wisudawan program sarjana dan pascasarjana di Gedung Sport Center UIN Malang, Sabtu (4/10/2025).
Belajar Tak Mengenal Usia dan Jabatan
Ditemui seusai prosesi wisuda, Gus Irfan menegaskan pentingnya semangat belajar sepanjang hayat.
“Belajar tidak mengenal waktu dan usia. Jadi sampai kapanpun, kita wajib terus belajar,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan alasannya memilih UIN Malang sebagai tempat menempuh pendidikan doktoralnya. Menurutnya, keputusan itu diambil setelah berdiskusi dengan sejumlah guru besar UIN Malang dan mempertimbangkan kualitas pendidikan yang sudah ia kenal sejak lama.
“Saya menyelesaikan S1 dan S2 di Malang, dan kini S3 juga di Malang. Artinya saya percaya dengan kualitas pendidikan di sini,” jelas Gus Irfan.
“Selain itu, saya sudah banyak berkomunikasi dengan para profesor di UIN Malang dan saya percaya dengan kompetensi mereka,” imbuhnya.
Baca juga: UIN Malang Wisuda 800 Lulusan, 80 Persen Tepat Waktu: Rektor Tekankan Kesiapan di Era Digital
Kuliah di Tengah Tugas Negara
Sebagai pejabat publik dengan jadwal padat, Gus Irfan mengaku perjuangan menyelesaikan studi S3 bukan hal mudah. Ia kerap mengikuti kuliah secara daring dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan sempat mengikuti perkuliahan dari rest area jalan tol saat bepergian.
“Bagi saya pribadi, menempuh pendidikan ini adalah perjuangan yang berat. Saya pernah kuliah dari berbagai daerah, bahkan tidak terhitung berapa kali saya ikut kuliah dari rest area tol Jombang–Jakarta,” tutur Gus Irfan.
“Sebulan bisa dua hingga tiga kali saya bolak-balik Jombang–Malang. Terima kasih kepada para dosen yang sangat memahami kondisi saya,” lanjutnya.
Apresiasi dari Rektor UIN Malang
Rektor UIN Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap semangat belajar Gus Irfan. Ia menyebutkan bahwa tidak mudah bagi seorang pejabat negara untuk tetap konsisten dan aktif dalam perkuliahan di tengah kesibukan tugas.
Baca juga: UIN Malang Gelar FGD KKM Tematik Konvergensi, Rumuskan Roadmap Riset dan Pengabdian Masyarakat
“Selama menjalani proses kuliah, Gus Irfan adalah mahasiswa yang rajin dan aktif. Meski jadwalnya padat, beliau tetap menunjukkan komitmen akademik yang luar biasa,” ujar Prof. Ilfi.
Rektor juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Gus Irfan terhadap kualitas pendidikan di UIN Malang.
“Semoga semangat beliau dalam menuntut ilmu menjadi inspirasi bagi masyarakat luas, terutama generasi muda,” pungkasnya.
Profil Singkat Menteri Haji dan Umroh
Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan dikenal sebagai tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU) yang kini menjabat sebagai Menteri Haji dan Umroh Republik Indonesia. Sebelum menjadi menteri, ia aktif dalam berbagai kegiatan sosial-keagamaan serta pendidikan Islam. Komitmennya untuk terus belajar menjadi contoh bahwa jabatan dan ilmu dapat berjalan beriringan. Gus Irfan adalah putra KH Yusuf Hasyim, sekaligus cucu dari KH Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdlatul Ulama (NU).
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
redaktur: jatmiko





























