Kota Batu, Tugumalang.id – Program Petani Muda Berjaya (PMB) resmi hadir di Kota Batu, Jawa Timur, sebagai harapan baru bagi sektor pertanian Indonesia. Program yang diinisiasi oleh Komite Ekonomi Kreatif Kota Batu ini bertujuan melahirkan generasi muda yang inovatif, adaptif, dan berdaya saing di bidang pertanian.
Program PMB diluncurkan oleh Wali Kota Batu Nurochman bersama Wakil Wali Kota Heli Suyanto dalam acara Petani Muda Berjaya Fest Season II, Sabtu (13/9/2025). Kehadiran program ini mendapat dukungan dari berbagai pihak sebagai bukti kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun pertanian berkelanjutan di Indonesia.
Inkubasi Petani Muda
Program Petani Muda Berjaya dirancang sebagai kompetisi sekaligus inkubasi bagi generasi muda di sektor pertanian, peternakan, perikanan, hingga perkebunan. Dari target 1.000 pendaftar, akan dipilih 100 petani muda terbaik untuk mengikuti pembinaan intensif selama satu bulan. Selanjutnya, sembilan finalis akan tampil dalam Showcasing & Awarding untuk menentukan juara.
Baca juga: Akselerasi HIPMI Gaungkan Kualitas Petani Muda Kota Batu Mendunia
Peserta tidak hanya mendapatkan pembelajaran praktis, pendampingan bisnis, dan networking, tetapi juga kesempatan memperoleh akses pasar, sertifikasi, beasiswa, serta peluang kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Dorongan Wali Kota Batu
Wali Kota Batu Nurochman mengapresiasi lahirnya program ini. Menurutnya, PMB merupakan momentum penting untuk mengembalikan semangat generasi muda dalam mengembangkan sektor pertanian.
“Pertanian hari ini tidak lagi identik dengan cangkul dan sawah. Pertanian adalah inovasi, teknologi, dan keberanian membangun ekosistem yang berkelanjutan. Petani muda adalah kunci masa depan pangan Indonesia, dan Petani Muda Berjaya adalah bagian dari visi Kota Batu sebagai kota agrokreatif,” ungkapnya.
Wadah Regenerasi dan Agropreneur Muda
Dengan visi menciptakan ekosistem pertanian yang stabil, berkelanjutan, dan berdampak jangka panjang, PMB diharapkan menjadi wadah regenerasi petani muda. Program ini juga mendorong lahirnya agropreneur muda yang mampu memanfaatkan teknologi digital, adaptif terhadap perubahan iklim, serta meningkatkan nilai tambah melalui branding produk pertanian lokal.
Baca juga: Barisan Petani Desa di Kota Batu Arahkan Dukungan ke Cak Nur-Heli di Pilwali 2024
Melalui Petani Muda Berjaya Fest Season II, Kota Batu menegaskan diri sebagai pusat inovasi agrokreatif yang berkontribusi nyata pada ketahanan pangan nasional dan keberlanjutan sektor pertanian Indonesia.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
redaktur: jatmiko





























