Selasa, September 1, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

Ketika Kemarahan Lebih dari Sekadar Emosi: Analisis Psikologis Anger Issue

Redaksi by Redaksi
September 2, 2025 8:12 am
in Tugu Sehat
Anger issue

ilustrasi/pinterest

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Marah adalah emosi alami yang dimiliki semua orang. Namun, ketika intensitas, frekuensi, dan cara mengekspresikannya mengganggu hubungan, pekerjaan, hingga kesehatan mental, hal itu bisa menjadi tanda anger issue atau masalah regulasi emosi. Psikologi memandang kondisi ini sebagai persoalan kompleks yang melibatkan otak, hormon, pengalaman hidup, dan lingkungan sosial.

Artikel ini membahas secara ilmiah apa itu anger issue, bagaimana otak memproses kemarahan, faktor penyebabnya, serta strategi praktis untuk mengelolanya.

READ ALSO

Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru, Akademisi UMM Ungkap Risikonya

Ahli Gizi Ungkap Manfaat Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat

Baca juga: Emotional Abuse: Mengenali Kekerasan Psikologis yang Sering Tak Disadari

Apa Itu Anger Issue Menurut Psikologi?

Dr. Raymond W. Novaco, peneliti terkemuka dalam bidang kemarahan, mendefinisikan anger issue sebagai pola respons emosional berintensitas tinggi yang berdampak negatif pada fungsi sosial dan kesehatan mental.

Kemarahan sebenarnya memiliki fungsi adaptif, seperti mempertahankan hak, melawan ketidakadilan, dan melindungi diri. Namun, dalam kasus anger issue, sistem ini bekerja layaknya alarm yang terlalu sensitif—aktif bahkan pada ancaman kecil atau imajiner.

Ciri-ciri umum anger issue antara lain:

  • Reaksi emosional berlebihan terhadap masalah ringan.

  • Sulit menenangkan diri setelah marah.

  • Muncul perasaan menyesal atau lelah emosional setelah ledakan emosi.

Bagaimana Otak Memproses Kemarahan?

Psikolog Daniel Goleman memperkenalkan istilah amygdala hijack untuk menjelaskan bagaimana otak emosional bisa “menculik” otak rasional.

Prosesnya meliputi:

  1. Pemicu muncul, seperti hinaan, frustrasi, atau perasaan diperlakukan tidak adil.

  2. Amygdala mendeteksi ancaman dan memicu pelepasan hormon stres (adrenalin, kortisol).

  3. Tubuh bereaksi fisik: napas cepat, detak jantung meningkat, otot menegang.

  4. Respon impulsif muncul sebelum logika sempat bekerja.

Jika mekanisme ini sering terulang, jalur saraf kemarahan akan semakin kuat akibat neuroplastisitas, membuat seseorang lebih mudah marah di kemudian hari.

Baca juga: Memutus Rantai Toxic Parenting: Cara Mengatasi Luka Psikologis Anak

Faktor yang Membuat Seseorang Rentan Mengalami Anger Issue

Menurut Kassinove & Tafrate, ada empat faktor utama:

  1. Biologis – Faktor genetik, sensitivitas sistem saraf, hingga kadar serotonin rendah dapat melemahkan kontrol emosi.

  2. Psikologis – Riwayat trauma masa kecil, perfeksionisme, atau toleransi frustrasi rendah meningkatkan risiko.

  3. Sosial dan lingkungan – Pola asuh keluarga yang penuh kemarahan atau kekerasan bisa menjadi model perilaku yang ditiru.

  4. Kesehatan fisik – Kondisi medis seperti cedera otak atau gangguan tiroid memengaruhi regulasi emosi.

Strategi Praktis Mengelola Anger Issue

Beberapa metode yang terbukti secara ilmiah membantu mengendalikan kemarahan antara lain:

  1. Time-Out – Mengambil jeda 10–20 menit dari situasi pemicu agar tubuh menurunkan kadar adrenalin.

  2. Pernapasan Diafragma – Latihan pernapasan dalam yang mengaktifkan sistem saraf parasimpatik untuk menenangkan tubuh.

  3. Cognitive Reappraisal – Mengubah cara pandang terhadap pemicu, misalnya melihat komentar kasar sebagai bentuk stres orang lain.

  4. Terapi CBT (Cognitive Behavioral Therapy) – Membantu mengganti pola pikir irasional dengan yang lebih adaptif, sekaligus melatih keterampilan mengelola konflik.

Penutup

Kemarahan bukanlah emosi yang harus dihapuskan. Sebaliknya, ia bisa menjadi energi positif jika dikelola dengan benar. Dengan pemahaman psikologis, latihan kesadaran diri, serta strategi yang tepat, anger issue dapat dikendalikan sehingga kemarahan berubah dari musuh menjadi sekutu dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Risma Elina (magang)
redaktur: jatmiko

Tags: anger issueanger management.psikologi kemarahanregulasi emosi

Related Posts

Akademisi UMM Ungkap Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru
Tugu Sehat

Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru, Akademisi UMM Ungkap Risikonya

Senin, 31 Agu 2026
Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat Jadi Kunci Hidup Sehat
Advertorial

Ahli Gizi Ungkap Manfaat Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat

Jumat, 14 Agu 2026
Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas
Tugu Sehat

Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas

Jumat, 14 Agu 2026
7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C
Tugu Sehat

7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C

Senin, 10 Agu 2026
Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi
Tugu Sehat

Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi

Rabu, 5 Agu 2026
Teh Hijau Banyak Dipilih, Ini Kandungan dan Manfaatnya bagi Kesehatan
Tugu Sehat

Teh Hijau Banyak Dipilih, Ini Kandungan dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Jumat, 31 Jul 2026
Next Post
Membangun Konsistensi

Rahasia Membangun Konsistensi: Mulai dari Kebiasaan Kecil untuk Hasil Besar

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.