Sabtu, Oktober 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Ruang Cendekia

Pejuang Cuan asal Indonesia di Makkah: Dari Bayar Hutang hingga Raup Puluhan Juta per Bulan (12)

Redaksi by Redaksi
Agustus 26, 2025 6:29 am
in Ruang Cendekia
makkah,Indonesia,Bayar hutang - Pejuang Cuan asal Indonesia di Makkah: Dari Bayar Hutang hingga Raup Puluhan Juta per Bulan (12)

Penulis (kanan) bersama pemuda asal Sumberpucung Kabupaten Malang Febriansyah Tedy Wibowo. Foto: dok tedy.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Di dua kota suci: Makkah dan Madinah, ada ribuan orang asal Indonesia yang hidup dari ekosistem umrah. Mulai dari menjadi juru masak, mutowif (pembimbing ibadah), sopir bus, jualan makanan, hingga mendorong kursi roda. Berikut sedikit cerita dari perjuangan mereka. Jurnalis dan CEO Tugu Media Group mewawancarai mereka di sela program umrah bersama Chatour Travel dan Tugu Media Group. Ini adalah catatan seri ke-12.

Badan saya pegel-pegel setelah dalam beberapa hari keliling area Masjid Nabawi, Madinah. Tentu saja, tidak hanya untuk ibadah, tapi juga untuk mencarikan oleh-oleh keluarga di rumah. Konon, oleh-oleh di Madinah, lebih murah daripada di Makkah.

READ ALSO

Pentingnya Pemberitaan yang Objektif dan Empatik bagi Kesehatan Mental

Jebakan Penerbitan Nakal dan Mengapa Penulis Butuh Ekosistem, Bukan Sekadar Mesin Cetak

Karena badan capek semua, tentu ketika Ferdiansyah Tedy Wibowo menawarkan jasa pijatannya, saya tidak bisa menolak. Tedy yang sedang main ke kamar saya itu, lantas memijat seluruh badan saya. Mulai dari kaki hingga kepala.

Sekitar satu jam dia memijat. Badan langsung segar semua. Pegal-pegal di kaki hilang.

”Sebelum berangkat ke sini sudah belajar pijat,” kata Tedy Wibowo memulai obrolan.

Saya baru bertemu pertama kali ini dengan Tedy Wibowo. Dia adalah pria asal Sumberpucung, Kabupaten Malang. Baru satu bulan ini dia berada di Arab Saudi, khususnya di Makkah dan Madinah untuk bekerja.

Tedy menghubungi saya karena dapat nomor saya dari Sidiq, teman dia saat nyantri di Pesantren Rakyat, Sumberpucung, yang didirikan kakak kelas saya saat di Fakultas Psikologi UIN Maliki Malang yakni KH Abdullah Sam.

Baca juga: Pengusaha Lamongan Eni Windhi Umrahkan 7 Karyawan Lewat Program Pusaka Chatour Travel (11)

Tedy Wibowo di sela menjadi tukang dorong kursi roda. Foto: dok

Tedy menghubungi saya karena saya aktif memposting status soal umrah. Dan, seperti itulah salah satu kerja Tedy yakni membangun jaringan dari mulut ke mulut. Terlebih, Tedy baru satu bulan di Makkah.”Saya diajak kakak saya, yang sudah satu tahun ke sini,” katanya.

Lalu, apa kerja Tedy? dia menjawab serabutan. Mulai dari menjadi tukang pijat, pendorong kursi roda, dan lain sebagainya.”Pokoknya apapun yang bisa membantu jama’ah umrah dan itu menghasilkan uang, saya sikat,” ucap suami dari Firza Syaiba Asnha ini.”Kalau kakak saya spesialis jualan Alquran, yakni orang yang mau wakaf Alquran di Masjidil Haram, dilayani oleh kakak saya, fokus disitu,” imbuhnya.

Awalnya, Tedy diajak kakaknya untuk bekerja sebagai karyawan kakaknya. Bayarannya juga lumayan yakni kurang lebih Rp 8 juta, dalam sebulan.”Tapi saya senang bangun jalan sendiri, makanya serabutan juga di sini sambil ikut saudara,” tambah pria dua orang anak ini.

Kata Tedy, dalam bekerja dia cenderung mengandalkan tenaganya sendiri. Seperti memijat dan mendorong kursi roda. Semua perlu tenaga.

Selain itu, yang paling penting juga jaringan.”Makanya di awal-awal saya kasih pijat gratis mutowif (pembimbing ibadah umrah), agar mereka merekomendasikan jasa saya ke jama’ahnya,” imbuhnya.

Kata Tedy, membangun jaringan ke ekosistem umrah sangatlah penting. Ekosistem umrah yang dimaksud adalah semua orang yang bekerja di bidang jasa umrah mulai dari mutowif, tour leader (TL), dan lain sebagainya.

Di Masjid Quba, Madinah
Ustadz Mujib saat berada di Masjid Quba, Madinah. Foto: irham thoriq.

Lalu, berapa tarifnya? untuk pijat, dia menarif minimal 50 riyal untuk pijat kurang lebih satu jam. Untuk uang Indonesia, kurang lebih Rp 250.000,-

Tedy sendiri bekerja di Makkah-Madinah karena saat di Indonesia, dia beberapakali usaha dan merugi.”Karenanya ada hutang yang harus dibayar, makanya ini berjuang, selain juga ingin keluar negeri dari awal,” katanya.

Baca juga: Jemaah Haji Asal Kabupaten Malang Dilaporkan Hilang di Makkah

Sempat, Tedy mendaftar kerja ke Korea Selatan, tapi tak kunjung berangkat.”Lalu ada tawaran dari kakak dengan gaji Rp 8 juta, coba bayangkan di Indonesia harus punya jabatan yang tinggi untuk bisa dapat gaji segitu,” imbuhnya. Bagi yang sedang di Makkah atau Madinah, dan ingin memakai jasa Tedy, bisa mengirim pesan ke Tedy melalui Facebook-nya yakni Ferdiansyah Tedy atau di WhatsApp +62-857-0659-5239

Cerita menarik juga datang dari Ustadz Mujib, seorang motowif yang membimbing kita selama di Makkah.”Saya ke sini tahun 2021, ke sini karena hutang, saya dulu sempat punya hutang Rp 200 juta,” katanya.

Sebelum tahun 2021, dia melakoni banyak usaha di Pamekasan, Madura. Sayangnya, beberapa usahanya bangkrut.”Salah satunya menanam bawang merah, tapi gagal,” katanya.

Baca juga: Waspada, 4 Kasus Biro Umrah Tipu-tipu di Jatim Ini Bisa Menjerat Anda (4)

Karena kegagalan demi kegagalan itulah, dia lantas ingin ke Makkah untuk menjadi mutowif.”Kebetulan saat baru lulus kuliah, saya dulu kerja seperti ini tapi bagian handling di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta,” kata alumnus UIN Jakarta ini.

Kurang lebih empat tahun berjuang di negeri orang, alhamdulillah saat ini hutang Mujib lunas.”Juga bisa bangun rumah dan beli mobil di desa,” katanya.

Ustadz saat bertugas
Motowif Ustadz Mujib saat bertugas. Foto: irham thoriq

Bagi Mujib, kerja seperti dirinya yang perlu diutamakan adalah kepercayaan dan jaringan.”Jangan sampai orang kecewa dari layanan kita,” ucapnya.

Mujib sendiri, jasanya dibidang mutowif, artinya yang order dia adalah biro travel. Selain itu, dia juga buka layanan badal umrah. Jadi, seseorang yang ingin mengumrahkan keluarganya yang sudah wafat, bisa memakai jasa Mujib.”Biayanya sekitar Rp 1,5 juta,” katanya.

Selain itu, dia juga buka jasa layanan jasa titip seperti makanan dan parfume.”Dan bisa juga kadang orang minta di doakan dari tanah haram, lalu transfer uang,” katanya.

Untuk jasa mutowif, biasanya Mujib mendapatkan 200 riyal atau sekitar Rp 900.000,- dalam sehari. Maka tidak heran, jika setiap bulan dia bisa meraih Rp 30 hingga Rp 50 juta.”Kalau dapat 30 juta, bersih mungkin 15-20 juta, karena perlu buat biaya makan dan sewa kos-kosan sekitar Rp 1,5 juta perbulan, pokok di sini rumusnya, kalau ada kerjaan sebagai mutowif ini saya jadi hemat karena makan ikut hotel,” ucap pria empat orang anak ini.

Selain biaya hidup sehari-hari, dia juga perlu memperpanjang visa umrah-nya setiap tiga bulan sekali. Biasanya, dia memperpanjang visa tersebut dengan cara keluar dulu seperti ke Turki.”Habis sekitar Rp 7 juta setiap tiga bulan selali,” ucapnya.

Mujib juga belum mempunyai target kapan akan kembali menetap di Indonesia.”Saya mengalir saja, karena saya lihat selama ini saya bisa dapat uang dari jasa beginian, ya pokoknya yang ada kaitannya dengan umrah,” katanya.

Adapun di Makkah dan Madinah, Mujib memperkirakan kalau orang Indonesia yang hidup dari ekosistem umrah lebih dari dua orang.”Mungkin 50 persen orang madura, sisanya ada orang Lombok, Jawa Barat dan lain-lain, kalau sebelum Covid-19, orang madura bisa tembus 75 persen, meski banyak orang madura, tapi di sini gak ada toko madura,” pungkasnya.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: irham thoriq

redaktur: jatmiko

Tags: Catatan UmrahChatour Travelekosistem umrahkisah tki arab saudiMakkahmutowif indonesiapejuang cuan tanah sucipekerja indonesia di makkahpekerja umrahProgram Umrahtenaga kerja indonesia arab sauditukang pijat makkah

Related Posts

Dosen Fakultas Psikologi UIN Malang, Fuji Astutik, M.Psi, Psikolog. /Foto: Dok.
Ruang Cendekia

Pentingnya Pemberitaan yang Objektif dan Empatik bagi Kesehatan Mental

Jumat, 16 Okt 2026
Achmad Sufyan Wahyudi, M.Pd/ Foto: Dok.
Ruang Cendekia

Jebakan Penerbitan Nakal dan Mengapa Penulis Butuh Ekosistem, Bukan Sekadar Mesin Cetak

Kamis, 15 Okt 2026
Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor
Ruang Cendekia

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor

Jumat, 9 Okt 2026
Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren
Ruang Cendekia

Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren

Minggu, 4 Okt 2026
Nyai Sepuh dalam Ingatan Banyak Orang
Ruang Cendekia

Nyai Sepuh dalam Ingatan Banyak Orang

Minggu, 4 Okt 2026
Memaksimalkan Potensi Negatif Manusia: Melihat Perspektif Psikologi dan Islam
Ruang Cendekia

Memaksimalkan Potensi Negatif Manusia: Melihat Perspektif Psikologi dan Islam

Rabu, 30 Sep 2026
Next Post
Rektor UIN Malang

Lantik Pejabat Baru Periode 2025-2029, Rektor UIN Malang Tekankan Soal Amanah

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10172026 2
Iklantm 10172026 1
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.