MALANG, Tugumalang.id – Bisnis properti merupakan salah satu sektor yang tetap menjanjikan dan terus berkembang pesat di Indonesia.
Di tengah dinamika pasar properti yang selalu berubah, dibutuhkan tenaga profesional yang tidak hanya paham teori tetapi juga memiliki keahlian praktis dalam mengelola dan mengembangkan bisnis properti.
Kepala Program Studi (Prodi) Sarjana Terapan Bisnis Properti Fakultas Vokasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Risky Angga Pramuja, S.E, M.EC.Dev angkat bicara mengenai peluang bisnis properti di masa depan.

Menurutnya sektor properti memiliki peran penting sebagai Penggerak Ekonomi Nasional (PEN). Seiring dengan terus berkembangnya bisnis properti juga memberi dampak bagi sektor lainnya, termasuk sektor ekonomi, khususnya di Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Kalau kita berbicara sektor properti, cukup luas kaitannya. Sektor properti sebagai PEN, hulu – hilirnya cukup banyak karena melibatkan banyak sektor. Sampai ekonomi, seperti UMKM juga ikut di sektor properti,” terang pria yang akrab disapa Risky tersebut.
Peluang di Bidang Bisnis Properti
Melihat kondisi yang ada saat ini, di tengah perkembangan properti di Indonesia. Risky menyebut kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkompeten banyak dibutuhkan.
Baca Juga: Mahasiswa ITN Malang Tembus 7 Besar di Kompetisi Desain Jembatan Internasional NTU 2025
Ia mengambil contoh di bidang penilaian properti sebagai salah satu kompetensi yang dimiliki mahasiswa Prodi Sarjana Terapan Bisnis Properti Vokasi UMM.
Saat ini jumlahnya di Indonesia masih terbatas sehingga membutuhkan banyak SDM terampil dan berkompeten di bidang tersebut.
Sebagai contoh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) saat ini jumlah tidak mencapai seribu. KJPP pusat hanya ada 135 sementara KJPP Cabang ada 440 untuk mengcover seluruh Indonesia, kantor-kantor tersebut berada di kota-kota besar dan masih banyak di Jawa, sehingga kondisi ini menjadi peluang bagi lulusan Sarjana Terapan Bisnis Properti.
Hal itulah yang dilihat Risky sebagai peluang bagi mahasiswa Prodi Sarjana Terapan Bisnis Properti Vokasi UMM untuk menemukan karier yang tepat, sesuai dengan keterampilan dan disiplin ilmu yang mereka pelajari selama ini.
Baca Juga: Prodi S3 Psikologi UMM Hadirkan Dosen Tamu Internasional Eks Interpol Bahas Perdagangan Manusia
“Kita tahu bahwa penilaian properti di Indonesia ini, tenaganya masih sangat kurang. Kantor penilaian enggak sampai seribu mungkin masih ratusan dan semua ada di Jawa,” terangnya.
“Kalau kita ke Indonesia bagian Timur hanya ada satu kantor jasa penilaian properti. Nah melihat kebutuhan penilai itu, bisa masuk di semua sektor. Misalnya di BUMN untuk aset dan manajemen aset, butuh penilai properti. Kemudian kalau di pemerintah punya BPKAD, itu juga sangat dekat dengan penilaian properti,” beber Risky.
“Apalagi di swasta, dalam menentukan ekspansi bisnis atau mau beli properti, lokasinya ada dimana juga butuh analisis bisnis juga. Jadi rohnya memang ada di ilmu penilaian properti ini,” imbuhnya.
Kompetensi dan Keunggulan Prodi Sarjana Terapan Bisnis Fakultas Vokasi UMM
Lebih lanjut, Risky menjelaskan sebagai Prodi Bisnis Properti pertama yang ada di Indonesia. Prodi Sarjana Terapan Bisnis Properti Vokasi UMM memiliki empat kompetensi unggulan yang dimiliki oleh mahasiswa.
Keempat kompetensi tersebut yakni developer, penilai properti, agency properti, dan kemudian konsultan investasi di bidang properti. Menurutnya empat kompetensi tersebut sangat relevan dengan pertumbuhan bisnis properti di Indonesia.
“Jadi kita ada empat kompetensi yang wajib dimiliki oleh mahasiswa kami di Prodi Bisnis Properti dan baru prodi pertama yang fokus dengan nomenklatur Bisnis Properti dan punya empat kompetensi tersebut di Indonesia,” urainya.
Untuk itu, mahasiswa Prodi Sarjana Terapan Bisnis Properti Vokasi UMM dibekali dengan keterampilan yang cakap di bidangnya. Salah satunya ujian pendidikan dasar properti bersama organisasi profesi, Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI).
Sejak semester empat hingga menjelang semester akhir, mahasiswa akan diberi pelatihan secara profesional. Melalui program tersebut, ketika lulus mahasiswa memiliki keterampilan dan kompetensi yang relevan dengan dunia bisnis properti.
“Itu memang kami include-kan dengan sistem pelatihan yang memang tergabung dan terafiliasi dengan kampus,” jelas Risky.
Fakultas Vokasi UMM memberikan fasilitas perkuliahan yang modern dan jejaring industri yang kuat, sehingga mahasiswa dapat mengakses peluang magang dan kerja yang mendukung karier mereka di masa depan.
Prodi Sarjana Terapan Bisnis Properti Fakultas Vokasi UMM bukan hanya membuka jalan menuju karier profesional. Tetapi juga menjadi wadah terbaik mengembangkan potensi wirausaha di sektor properti.
Informasi lebih lanjut seputar Prodi D4 Bisnis Properti dapat diakses melalui laman resmi Fakultas Vokasi UMM (klik di sini).
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
Editor: Herlianto. A
























