Minggu, Agustus 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

Dosen FK UB: Sound Horeg Bisa Sebabkan Tuli, Waspadai Risiko Gangguan Pendengaran!

Redaksi by Redaksi
Juli 23, 2025 4:45 pm
in Tugu Sehat
Sound Horeg

Ilustrasi sound horeg. Foto : @horegg_indo_official

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Suara bising dari sound horeg yang sering terdengar di berbagai acara kini jadi perhatian serius dari kalangan medis. dr. Meyrna Heryaning Putri, dosen Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB), mengungkapkan bahwa paparan suara bervolume tinggi dari sound horeg bisa merusak telinga dan berujung pada gangguan pendengaran, bahkan bisa menyebabkan tuli permanen.

“Pendengaran manusia hanya mampu mentoleransi suara hingga 85 desibel (dB) selama 8 jam. Jika volume suara meningkat, maka waktu aman pun semakin singkat. Misalnya pada 88 dB, batas amannya hanya 4 jam. Di 91 dB hanya 2 jam, dan pada 140 dB, kerusakan bisa terjadi seketika,” jelas dr. Meyrna, Rabu (23/7/2025).

READ ALSO

Ahli Gizi Ungkap Manfaat Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat

Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas

Dokter FK UB dr. Meyrna Heryaning Putri

Dokter FK UB dr. Meyrna Heryaning Putri sebut pengaruh sound horeg terhadap kesehatan telinga hingga dapat menyebabkan tuli. Foto: Dok

Ia menambahkan, suara dengan volume ekstrem tidak hanya merusak saraf pendengaran, tapi juga dapat menghancurkan gendang telinga, tulang-tulang pendengaran, hingga struktur halus di dalam telinga seperti rumah siput (cochlea).

Baca juga: Tok! Polres Batu Resmi Batasi Karnaval Sound Horeg, Maksimal Pakai 4 Subwoofer

Waspadai Gejala Awal Gangguan Pendengaran

Menurut dr. Meyrna, gangguan pendengaran tidak selalu langsung terasa. Beberapa gejala awal yang patut diwaspadai antara lain telinga terasa penuh (seperti tertutup), suara berdenging, atau merasa sulit menangkap percakapan dalam keramaian. Ini menandakan terjadinya temporary threshold shift atau pergeseran ambang pendengaran sementara.

“Kalau hal ini terus terjadi, lama-lama bisa berkembang menjadi hearing loss atau kehilangan pendengaran permanen, dengan tingkat keparahan mulai dari ringan hingga sangat berat,” ungkapnya.

Selain berdampak pada kemampuan mendengar, gangguan ini juga bisa memicu masalah lain seperti sulit berkomunikasi, mudah marah, bahkan menurunnya kualitas hidup dan relasi sosial seseorang.

Baca juga: Tak Larang Sound Horeg, Polres Malang Tegaskan Warga Harus Tetap Jaga Ketertiban

Tips Mencegah Kerusakan Telinga Akibat Suara Bising

Untuk mencegah kerusakan pendengaran akibat sound horeg, dr. Meyrna menyarankan agar masyarakat menghindari atau membatasi paparan suara bising sebisa mungkin.

“Lebih baik mencegah daripada mengobati. Kalau terpaksa berada di lingkungan dengan suara keras, gunakan alat pelindung telinga seperti earplug, earmuff, atau earmelt. Ini bisa membantu meredam paparan suara berlebih,” ujarnya.

Dr. Meyrna menjelaskan bahwa kalangan yang paling beresiko apabila terpapar sound horeg dapat dikategorikan dalam usia mature yakni sistem yang sudah matang dan tidak mature. Usia tidak mature seperti bayi dan anak-anak menjadi usia yang rentan, individu dengan penyakit bawaan misal sel rambutnya/rumah siputya tidak normal, punya penyakit telinga seperti infeksi telinga/denganya sudah berlubang, setelah itu adalah usia tua.

Sekalipun sound horeg memiliki resiko yang sangat tinggi, namun, peminat dan eksistensinya terus meningkat. dr Meyrna menjelaskan bahwa hal ini karena musik dapat membantu otak meredam stress dan membuat tubuh relax.

Terlebih, sound horeg telah menjadi hal umum yang bahkan mungkin diartikan sebagai budaya yang mengantarkan pada pemahaman bahwa sound horeg bukan sesuatu yang salah dan dilestarikan, meskipun bahayanya sangat tinggi.

”Tapi kembali lagi, menikmati musik bukan hal yang salah. Namun, orang perlu mengetahui batas level pendengarannya,” tandasnya.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter : M Ulul Azmy
redaktur: jatmiko

Tags: Dampak sound horegFK UBkesehatan telingamalangpengaruh sound horeg pada telingasound horegtuliuniversitas brawijaya

Related Posts

Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat Jadi Kunci Hidup Sehat
Advertorial

Ahli Gizi Ungkap Manfaat Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat

Jumat, 14 Agu 2026
Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas
Tugu Sehat

Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas

Jumat, 14 Agu 2026
7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C
Tugu Sehat

7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C

Senin, 10 Agu 2026
Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi
Tugu Sehat

Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi

Rabu, 5 Agu 2026
Teh Hijau Banyak Dipilih, Ini Kandungan dan Manfaatnya bagi Kesehatan
Tugu Sehat

Teh Hijau Banyak Dipilih, Ini Kandungan dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Jumat, 31 Jul 2026
Duduk Terlalu Lama Bisa Berdampak Buruk, Ini Cara Sederhana Menguranginya
Tugu Sehat

Duduk Terlalu Lama Bisa Berdampak Buruk, Ini Cara Sederhana Menguranginya

Senin, 20 Jul 2026
Next Post
Bapenda Kabupaten Malang

Bapenda Kabupaten Malang Jemput Bola, Warga Desa Tajinan Ramai-ramai Bayar Pajak

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.