Rabu, Oktober 21, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Fakta di Balik Viral Pasien Melahirkan Tertahan di RSUD Batu karena Tunggakan BPJS

Redaksi by Redaksi
Mei 28, 2025 4:20 pm
in News
TUnggakan BPJS

Proses pemulangan pasien melahirkan yang sempat tertahan di rumah sakit gara-gara BPJS-nya nunggak. Foto: Dok.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Kota Batu, Tugumalang.id-Jagat maya diramaikan kabar penggalangan donasi untuk keluarga pasien melahirkan yang disebut-sebut tertahan di RSUD Karsa Husada Kota Batu akibat tunggakan iuran BPJS. Namun, fakta terbarunya menunjukkan bahwa pasien tersebut sebenarnya sudah dipulangkan oleh pihak rumah sakit.

Kabar ini mencuat setelah seorang warganet mengunggah ajakan donasi untuk ibu Yeni Meri Lestari, warga Desa Wonorejo, Lawang, yang berdomisili di kawasan Pujon. Disebutkan, keluarga ibu Yeni mengalami kesulitan membayar tunggakan iuran BPJS sebesar Rp3,5 juta, ditambah denda sekitar Rp1 juta.

READ ALSO

Digempur Kritik, Wali Kota Malang Batalkan Rencana Retreat Seluruh Kepala Sekolah

Kapolres Batu Sidak 10 SPBU untuk Cegah Penimbunan BBM

Akibat tunggakan tersebut, keluarga pasien dikabarkan harus menunggu selama empat hari di rumah sakit. Menurut narasi di media sosial, apabila tidak dibayar, pihak rumah sakit akan mengenakan tarif umum hingga Rp11 juta, mengingat proses persalinan dilakukan melalui operasi sesar.

Baca juga: Cara Bayar Tunggakan BPJS Kesehatan Secara Mencicil

Namun, Direktur RSUD Karsa Husada, dr. Muhamad Rizal, membantah kabar tersebut. Ia menegaskan bahwa pihak rumah sakit tidak pernah menahan pasien atau keluarganya. “Waktu itu, kami hanya menunggu konfirmasi dari BPJS terkait status tunggakan. Tidak ada maksud menahan,” ujar Rizal saat dikonfirmasi, Rabu (28/5/2025).

Rizal menjelaskan, pasien datang ke IGD pada Minggu (25/5/2025) dalam kondisi sudah mengalami kontraksi dengan risiko tinggi. Setelah diperiksa, pasien berusia 37 tahun itu didiagnosis mengalami hipertensi, sehingga memerlukan tindakan operasi sesar demi keselamatan ibu dan bayi.

Meski mengetahui bahwa BPJS pasien menunggak, pihak rumah sakit tetap memberikan layanan medis. “Kami tak bisa menolak pasien dalam kondisi gawat darurat. Bagi kami, keselamatan ibu dan anak adalah prioritas,” tegas Rizal.

Hingga kemudian terjadilah miskomunikasi antar rumah sakit dan keluarga pasien, lalu muncullah unggahan penggalangan donasi itu. Sementara itu, pihak rumah sakit juga telah memulangkan pasien tersebut meski harus merogoh kantong membantu pelunasan denda BPJS pasien.

”Sebenarnya pasca operasi keesokan harinya itu pasien itu sudah boleh pulang. Tapi ternyata selama 2×24 jam itu BPJS mereka gak diurus-urus. Akhirnya kami sepakati membantu bayar denda dan kami pulangkan,” jelasnya.

Baca juga: BPJS Kesehatan Malang Pastikan Layanan Peserta JKN Tetap Aktif saat Libur Lebaran 2025

Terlepas dari hal ini, pihaknya menyayangkan atas kebiasaan masyarakat yang menyepelekan urusan administrasi premi BPJS. Seharusnya, dalam waktu 9 bulan masa kehamilan, masalah BPJS ini sudah seharusnya diselesaikan sejak jauh-jauh jari.

”Kalau sudah tahu BPJS-nya nunggak kan harusnya diurus lebih awal karena kan sudah jelas di depan mata istrinya hamil. Kalau tidak bisa bayar, kan juga masih bisa mengurus kepesertaan PBI (Penerima Bantuan Iuran) dari daerah,” bebernya.

Menurut Dr. Benny Marcel selaku Wakil Direktur RSUD Karsa Husada menambahkan harusnya masyarakat sudah mulai aware soal ini. Dalam hal ini, sebenarnya pihak rumah sakit sudah menuntaskan kewajibannya menolong pasien dalam kondisi gawat darurat.

”Kebanyakan masyarakat kita masih menyepelekan. Padahal sudah tahu tidak sanggup jadi peserta mandiri, masih bisa mengurus yang PBI. Pemerintah kan sudah mengakomodir jaminan kesehatan masyarakat,” terangnya.

Terlepas dari itu, pihaknya tetap berkomitmen akan melanjutkan pelayanan kesehatan bagi pasien itu. ”Nanti kami juga akan tetap memberikan layanan homecare terhadap ibu dan anak tersebut,” tandas Benny.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter : M Ulul Azmy
redaktur: jatmiko

Tags: bpjs menunggakkota batupasien menunggak bpjs kesehatanpenggalangan donasi pasienrs kota batuViral pasien tertahan di rumah sakit kota batu

Related Posts

Digempur Kritik, Wali Kota Malang Batalkan Rencana Retreat Seluruh Kepala Sekolah
News

Digempur Kritik, Wali Kota Malang Batalkan Rencana Retreat Seluruh Kepala Sekolah

Selasa, 20 Okt 2026
Kapolres Batu Sidak 10 SPBU untuk Cegah Penimbunan BBM
News

Kapolres Batu Sidak 10 SPBU untuk Cegah Penimbunan BBM

Selasa, 20 Okt 2026
Pakan Ternak Kian Mahal, Limbah Sawit Bisa Jadi Opsi
News

Pakan Ternak Kian Mahal, Limbah Sawit Bisa Jadi Opsi

Selasa, 20 Okt 2026
Mutasi Ratusan ASN Kota Malang Belum Terlaksana, Wahyu Sebut Masih Sibuk
News

Mutasi Ratusan ASN Kota Malang Belum Terlaksana, Wahyu Sebut Masih Sibuk

Selasa, 20 Okt 2026
PGRI Kabupaten Malang Desak Revisi Juknis BOS untuk Gaji 2.100 Guru Honorer
News

PGRI Kabupaten Malang Desak Revisi Juknis BOS untuk Gaji 2.100 Guru Honorer

Senin, 19 Okt 2026
Museum Tubuh Jatim Park 1 Jajaki Kolaborasi dengan FK UB Malang
News

Museum Tubuh Jatim Park 1 Jajaki Kolaborasi dengan FK UB Malang

Minggu, 18 Okt 2026
Next Post
UB Malang Latih Juleha

UB Malang Latih Juleha Jelang Idul Adha 2025: Pastikan Hewan Kurban Sehat dan Penyembelihan Halal

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10192026 1
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10172026 1
Iklantm 10172026 2
Iklantm 10202026 1
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.