Senin, Oktober 12, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Asli Malang

Berburu Majalah Bekas di Pasar Velodrome Malang, Surga bagi Pecinta Literasi Lawas

Redaksi by Redaksi
Mei 1, 2025 3:10 pm
in Asli Malang
Salah satu lapak di Pasar Buku dan Seni Velodrome Malang yang menjadi jujukan para pemburu literatur lawas. /Foto: Tugumalang.id/Bagus Rachmad Saputra

Salah satu lapak di Pasar Buku dan Seni Velodrome Malang yang menjadi jujukan para pemburu literatur lawas. /Foto: Tugumalang.id/Bagus Rachmad Saputra

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Di tengah gemuruh modernisasi dan dominasi bacaan digital, Pasar Buku dan Seni Velodrome Malang tetap bertahan sebagai oase bagi pecinta literatur lawas.

Terletak di kawasan Velodrome Malang yang berada di Madyopuro, Kedungkandang, Kota Malang, ada banyak lapak buku yang menjajakan buku atau majalah tahun lama. Keberadaan lapak tersebut menjadi surga pemburu buku dan majalah bekas yang haus akan nostalgia.

READ ALSO

Kisah Heroik Peristiwa Jalan Salak dalam Agresi Militer Belanda di Malang

Enam Film Pendek Pelajar Tayang di ESPUTER #1, GSF Siapkan Kolaborasi dengan Sekolah

Walaupun suasana terbilang sepi, tetapi masih banyak pedagang yang membuka lapak dengan deretan buku dan majalah yang tersusun rapi di rak-rak lapak berukuran 2 x 3 meter, yang berjajar di sekitar area Velodrome.

Baca Juga: Pemkot Malang Anggarkan Rp 1,5 Milyar untuk Revitalisasi Pasar Buku Wilis

Salah satunya adalah Sanda (42) yang masih membuka lapak buku miliknya meski kondisi di Pasar Buku Velodrome dalam setahun terakhir cukup sepi.

Sanda (42),  salah satu pedagang di Pasar Buku dan Seni Velodrome Malang./Foto: Tugumalang.id/Bagus Rachmad Saputra.
Sanda (42), salah satu pedagang di Pasar Buku dan Seni Velodrome Malang./Foto: Tugumalang.id/Bagus Rachmad Saputra.

Tetapi ia bersyukur masih ada beberapa orang yang mampir ke lapaknya untuk mencari buku perkuliahan maupun pelajaran terbitan baru dan juga lama.Termasuk para kolektor majalah-majalah lawas yang sering mampir ke lapak buku nomor 2 dan 4 di Pasar Buku Velodrome.

Sanda mengaku perkembangan teknologi memang berdampak pada antusias masyarakat untuk datang langsung ke lapak-lapak buku yang ada di pasar tersebut.

Baca Juga: Reopening Gramedia Kayutangan Malang, Hadirkan Ratusan Ribu Koleksi Buku

“Ya turun sekali, mungkin teknologi dan Corona (Pandemi Covid-19) kemarin berdampak. Jadinya orang lebih suka beli online semua,” kata Sanda ketika ditemui Tugumalang.id, Kamis (1/5/2025).

Koleksi literatur lawas di salah satu lapak yang ada di Pasar Velodrome Malang./Foto: Tugumalang.id/Bagus Rachmad Saputra.
Koleksi literatur lawas di salah satu lapak yang ada di Pasar Velodrome Malang./Foto: Tugumalang.id/Bagus Rachmad Saputra.

Sering Dikunjungi Pecinta Literatur Lawas

Meski jumlah koleksi buku dan majalah lawas di lapaknya terbatas, tetapi masih ada beberapa pengunjung yang sering datang ke lapak untuk mendapatkan ‘harta karun’, berupa buku atau majalah yang tahun lama dan dicetak secara terbatas.

“Memang kalau koleksi lama bisa dibilang saya jarang ada, tetapi begitu ada satu atau dua sudah laku. Ada majalah anak-anak tahun 80-an, kemudian Sarinah (majalah) tahun lama, selebihnya ya buku perguruan tinggi, novel, buku pelajaran, dan buka agama juga ada,” bebernya.

Sepinya Antusiasme Pengunjung

Meski Pasar Buku Velodrome tetap menjadi primadona untuk berburu literatur lawas, Sanda tak menampik bahwa antusiasme pengunjung tidak seperti tahun-tahun sebelumnya.

Dalam sehari ia mengaku rata-rata pengunjung yang mampir ke lapaknya sekitar dua orang, itupun hanya sekedar melihat-lihat saja. Paling banyak, pengunjung didominasi oleh siswa dan mahasiswa yang lokasinya tidak jauh dari Pasar Buku Velodrome.

“Ya banyak anak-anak sekolah dekat sini. Mahasiswa jarang, paling yang dekat-dekat sini saja itungannya, itu yang paling sering ke sini. Kalau sekarang, di rata-rata maksimal dua orang setiap hari yang berkunjung,” ungkap Sanda.

Meski harus bersaing dengan toko daring dan juga penyedia jasa e-book, eksistensi Pasar Buku Velodrome membuktikan bahwa literatur fisik, terutama yang memiliki nilai historis, masih memiliki tempat di hati masyarakat.

Bagi Anda yang ingin mencari koleksi buku atau majalah terbitan lawas dapat berkunjung ke Pasar Buku Velodrome.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Bagus Rachmad Saputra

Editor: Herlianto. A

Tags: Literatur LawasmalangPasar Buku dan Seni Velodrome MalangPasar Buku VelodromeVelodrome Malang

Related Posts

Kisah Heroik Peristiwa Jalan Salak dalam Agresi Militer Belanda di Malang
Asli Malang

Kisah Heroik Peristiwa Jalan Salak dalam Agresi Militer Belanda di Malang

Minggu, 30 Agu 2026
Enam Film Pendek Pelajar Tayang di ESPUTER #1, GSF Siapkan Kolaborasi dengan Sekolah
Asli Malang

Enam Film Pendek Pelajar Tayang di ESPUTER #1, GSF Siapkan Kolaborasi dengan Sekolah

Minggu, 2 Agu 2026
Rute Penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Berikut Tujuan dan Maskapai yang Beroperasi
Asli Malang

Rute Penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Berikut Tujuan dan Maskapai yang Beroperasi

Selasa, 14 Jul 2026
Jangan Salah Terminal, Ini Fungsi Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari
Asli Malang

Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

Minggu, 12 Jul 2026
5 Sentra Susu Sapi Perah di Malang, Produksi Harian Tembus Ribuan Liter
Asli Malang

5 Sentra Susu Sapi Perah di Malang, Produksi Harian Tembus Ribuan Liter

Rabu, 8 Jul 2026
Jejak Peninggalan Sejarah Hindu-Buddha di Malang, Warisan Kerajaan Kanjuruhan hingga Singhasari
Asli Malang

Jejak Peninggalan Sejarah Hindu-Buddha di Malang, Warisan Kerajaan Kanjuruhan hingga Singhasari

Senin, 6 Jul 2026
Next Post
Puluhan massa menggelar aksi di depan Polresta Malang Kota. Mereka melaporkan Roy Suryo. (Foto/M Sholeh)

Massa Geruduk Polresta Malang Kota, Laporkan Roy Suryo

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.