Tugumalang.id – Jelang masa libur panjang Natal dan Tahun Baru 2025, Polres Batu mulai memetakan mitigasi dan kesiapan dalam menyambut lonjakan wisatawan. Diprediksi, lonjakan wisatawan bakal terjadi di akhir tahun nanti.
Sejumlah langkah mitigasi mulai dilakukan, termasuk melakukan rekayasa lalu lintas hingga identifikasi titik rawan kecelakaan atau black spot hingga kesiapsiagaan bencana karena masuk di musim penghujan.
Waka Polres Batu, Kompol Danang Yudanto menegaskan jika pihaknya mulai melakukan koordinasi dengan lintas stake holder di Kota Batu. Pihaknya memastikan kenyamanan masyarakat serta wisatawan selama perayaan Nataru 2025.
Baca Juga: Gak Perlu Keluar Rumah, 8 Ide Kegiatan Menyambut Tahun Baru Biar Makin Akrab dengan Keluarga
Beberapa isu penting yang menjadi perhatian seperti rekayasa lalu-lintas untuk mengurangi kemacetan di titik-titik rawan seperti Alun-alun Kota Batu, Simpang Pendem, dan Jalan Diponegoro.
”Kami juga mengidentifikasi daerah blank spot di kawasan Kasembon, Ngantang, dan Jalan Abdul Manan Wijaya mengingat kondisi jalan yang gelap. Kami juga menyoroti potensi bencana yang rawan terjadi,” ungkap Danang.
Selain itu, beberapa titik rawan kemacetan seperti Alun-alun Kota Batu, Simpang Pendem, dan Jalan Diponegoro juga menjadi perhatian utama.
Baca Juga: Sambut Tahun Baru 2025, Kota Batu Kebut Perbaikan Infrastruktur Jalan hingga Trotoar
Untuk mengurai kepadatan, Polres Batu akan menerapkan berbagai strategi rekayasa lalu lintas, termasuk contraflow, sistem satu arah, hingga pembatasan akses di ruas jalan tertentu.
Ke depan, pihaknya akan menggelar Operasi Lilin Semeru 2024. Ia mengingatkan jika pengamanan tidak hanya bergantung pada TNI-Polri, tetapi memerlukan dukungan penuh dari semua pihak, termasuk pelaku usaha wisata.
“Kami harapkan pengelola tempat wisata tidak hanya fokus pada aspek bisnis, tetapi juga memberikan perhatian pada keamanan dan kenyamanan wisatawan. Early warning system dan koordinasi dengan BPBD sangat diperlukan untuk mengantisipasi cuaca ekstrem,” ujarnya.
Selain itu, data okupansi hotel juga akan di-update harian untuk membantu memprediksi lonjakan wisatawan dan mengelola arus lalu lintas dengan lebih baik.
Tak hanya fokus pada wisatawan, Operasi Lilin Semeru 2024 juga akan memastikan kelancaran perayaan Natal bagi umat Kristiani. Danang menekankan pentingnya pemetaan tempat ibadah untuk meningkatkan pengamanan.
“Kita harus memperhatikan keamanan umat yang melaksanakan ibadah Natal, terutama di gereja-gereja di wilayah Kota Batu yang menjadi tujuan wisata,” tegas Danang.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
Editor: Herlianto. A
























