Selasa, Juli 28, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Museum Pendidikan, Menelusuri Jejak Sejarah Perkembangan Pendidikan di Kota Malang

Redaksi by Redaksi
Desember 2, 2024 1:30 pm
in Pendidikan
Museum Pendidikan

Museum Pendidikan yang menyimpan benda-benda koleksi sejarah perkembangan pendidikan di Kota Malang. /Foto: Tugumalang.id/Bagus Rachmad Saputra

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Pada 27 November 2024 lalu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang meresmikan Museum Pendidikan yang mengalami penataan ulang. Museum yang terletak di Jalan Raya Tlogowaru, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur menyimpan beragam koleksi tentang sejarah pendidikan di Kota Malang dari masa ke masa.

Pada bagian depan, pengunjung akan disambut dengan sejarah pendidikan di Kota Malang dari masa kerajaan Hindu – Buddha, tepatnya pada masa Kerajaan Singhasari.

READ ALSO

Fakultas Psikologi UIN Malang Terima Penghargaan atas Pembinaan Anak di LPKA Blitar

Tim PKM Polinema Dampingi Perajin Sagon Blitar Manfaatkan Limbah Air Kelapa

Kemudian potret pendidikan di Kota Malang pada masa perang dunia pertama yang terdapat grafis dan foto anak bersekolah mengenakan masker khusus di masa perang.

Baca Juga: UIN Malang Resmikan Laboratorium dan Museum Pendidikan Islam

Selanjutnya, pengunjung dapat melihat sejarah perkembangan pendidikan di Kota Malang hingga dijadikan kota pendidikan pada tahun 1969.

Museum Pendidikan
Miniatur kelas pada zaman dahulu./Foto: Tugumalang.id/Bagus Rachmad Saputra.

Koordinator Museum Pendidikan Malang, Adini Nur Rahmiza menjelaskan bahwa setiap koleksi yang ada menampilkan pesan moral dari masa masing-masing. Misalnya pada masa kerajaan yang menampilkan bahwa pendidikan pada saat itu mempelajari baik dan buruknya norma dalam memperlakukan raja dan masyarakat.

“Pendidikan pada masa kerajaan yang di sini pada masa kerajaan kita mempelajari baik dan buruknya norma tentang bagaimana memperlakukan raja dan juga bagaimana memperlakukan masyarakat,” tutur perempuan yang akrab disapa Rara itu kepada Tugumalang.id, Senin (2/12/2024).

Miniatur
Miniatur pahlawan nasional dan benda-benda koleksi Museum Pendidikan Malang./Foto: Tugumalang.id/Bagus Rachmad Saputra.

Lalu beralih ke potret anak mengenakan masker khusus saat bersekolah, Rara menuturkan bahwa pada masa tersebut adalah sejarah pendidikan di Kota Malang pada masa kronik. Karena waktu itu banyak terjadi pertempuran, anak-anak yang bersekolah menggunakan masker khusus sebagai alat bantu pernafasan.

“Jadi karena waktu itu masa kronik, murid diwajibkan menggunakan alat bantu pernafasan karena dulu masih pada zaman perang untuk melindungi dari polusi udara sisa-sisa perang,” jelasnya.

Di sebelah potret anak memakai masker tersebut, juga terdapat infografis tentang pendidikan di Kota Malang pada tahun 1951. Saat itu masyarakat dapat mengakses informasi pemasukan dan pengeluaran pemerintah pada saat itu.

Baca Juga: Kenang Jasa WR Supratman, Museum Musik Indonesia Gelar Berbagai Event

Beranjak ke sudut lain di Museum Pendidikan juga menampilan edukasi pembelajaran biologi. Terdapat koleksi hewan darat, udara, dan juga air dari hewan yang diawetkan.

Rara kemudian menunjukkan koleksi lainnya seperti miniatur suasana kelas pada masa lampau. Kemudian sabak, rapor siswa yang ditulis di daun lontar pada zaman kuno, buku-buku media pembelajaran terdahulu, miniatur para pahlawan nasional, hingga koleksi mesin ketik kuno tahun 1930 – 1980.

Koleksi mesin ketik
Koleksi mesin ketik dari tahun 1930-1980 yang ada di Museum Pendidikan./Foto: Tugumalang.id/Bagus Rachmad Saputra.

Selain itu, juga terdapat movie room dengan kapasitas 30 – 50 orang untuk pengunjung yang datang secara rombongan. Nantinya sebagian pengunjung dapat menikmati pemutaran video sejarah tentang Kota Malang di movie room tersebut sembari menunggu giliran mengunjungi koleksi Museum Pendidikan.

“Kalau pengunjung datang dengan rombongan yang cukup besar. Biasanya kami arahkan untuk bergiliran, jadi sebagian ada yang di movie room menyaksikan tayangan video sejarah dan yang lain kami bawa berkeliling melihat koleksi museum,” terangnya.

Bagi Anda yang tertarik mengunjungi Museum Pendidikan dapat berkunjung di jam operasional yakni Senin – Jumat pukul 08.30 – 16.00 WIB. Sementara untuk hari Sabtu – Minggu, museum tutup.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Bagus Rachmad Saputra
Redaktur: jatmiko

Tags: kota malangMuseum PendidikanMuseum Pendidikan MalangpendidikanSejarah Kota Malang

Related Posts

Fakultas Psikologi UIN Malang Terima Penghargaan atas Pembinaan Anak di LPKA Blitar
Advertorial

Fakultas Psikologi UIN Malang Terima Penghargaan atas Pembinaan Anak di LPKA Blitar

Senin, 27 Jul 2026
Tim PKM Polinema Dampingi Perajin Sagon Blitar Manfaatkan Limbah Air Kelapa
Advertorial

Tim PKM Polinema Dampingi Perajin Sagon Blitar Manfaatkan Limbah Air Kelapa

Senin, 27 Jul 2026
Bukan Sekadar Tempat Praktikum, ITN Malang Siapkan Welding Center untuk Sertifikasi dan Industri
Advertorial

Bukan Sekadar Tempat Praktikum, ITN Malang Siapkan Welding Center untuk Sertifikasi dan Industri

Senin, 27 Jul 2026
Delegasi Unikama berbagai inspirasi inovasi berkelanjutan di Kolej Yayasan Saad Malaysia. (Foto/dok.)
Pendidikan

Delegasi Unikama Berbagi Inspirasi Inovasi di Kolej Yayasan Saad Malaysia

Senin, 27 Jul 2026
Masih Ada Waktu! PMB Unisma Jalur Reguler Gelombang III Dibuka hingga September 2026
Pendidikan

Masih Ada Waktu! PMB Unisma Jalur Reguler Gelombang III Dibuka hingga September 2026

Senin, 27 Jul 2026
Sekolah Rakyat Bantur Bersiap Gelar MPLS 31 Juli 2026
Advertorial

Sekolah Rakyat Bantur Bersiap Gelar MPLS 31 Juli 2026

Sabtu, 25 Jul 2026
Next Post
Dewan masjid Indonesia

Dewan Masjid Indonesia Kota Malang Lantik Korps Mubalighoh dan PRIMA DMI

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 07222026 2
Advtm 07222026 1
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.