Kamis, Oktober 15, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Politik

Gus Han dan Gus Lukman Deklarasi Anti Politik Uang di Malang, Emil Tidak Hadir

Redaksi by Redaksi
November 5, 2024 4:32 pm
in Politik
Gus Han dan Gus Lukman deklarasi anti politik uang di Pilkada 2024. Foto/Herly

Gus Han dan Gus Lukman deklarasi anti politik uang di Pilkada 2024. Foto/Herly

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Politik uang menjelang pelaksanaan Pilkada serentak pada 27 November 2024 mendatang menjadi keprihatinan banyak pihak. Termasuk dari para calon yang berkontestasi di pesta demokrasi tersebut.

Dua calon wakil gubernur Jawa Timur, Lukmanul Hakim atau Gus Lukman bersama Zahrul Azhar Asumta atau Gus Hans kompak mendeklarasikan anti politik uang di momen pilkada nanti. Deklarasi bersama dipandu langsung oleh Eka Rahmawati, Komisioner Bawaslu Jawa Timur, di Hotel Grand Mercure Malang Mirama, Selas (5/11/2024).

READ ALSO

Mahrus Ali DPRD Kabupaten Malang Tekankan Kesadaran Demokrasi Generasi Muda

Akademi Dewi Pertiwi di Malang Dorong Perempuan Malang Raya Atasi Persoalan Sosial

Kedua calon tersebut sepakat bahwa politik uang mencederai demokrasi dan Pemilu karenan harus di lawan. Sayangnya dalam deklarasi acara deklarasi yang dikemas Sarasehan Nasional Pancasila itu Emil Dardak sebagai calon walik Khofifah Indar Parawansah tidak ikut hadir.

Baca Juga: Politik Uang di Kabupaten Malang, Non Peserta dan Tim Kampanye Sulit Dijerat Pasal 523 UU Pemilu

Gus Lukman sebagai wakil sebagai calon wakil Lulu Nur Hamidah mengatakan bahwa pihaknya siap tidak dilantik sekalipun menang jika diketahui ada permainan politik uang yang mereka lakukan.

“Terus terang sejak sayang dipilih sebagai calon wakil gubernur Jatim, tak sepeserpun mengeluarkan uang,” kata dia yang disambut tepuk tangan riuh peserta.

Acara Sarasehan Nasional Pancasila. Foto/Herly
Acara Sarasehan Nasional Pancasila. Foto/Herly

Gus Hans selaku calon wakil Tri Rismaharini juga mengatakan hal yang sama bahwa politik uang harus dilawan. Cuma memang kondisi Indonesia saat ini sistemnya sudah koruptif. “Jadi saat ini, kita mau jadi apapun di Indonesia selalu high cost, ini yang harus diperbaiki,” kata dia.

Baca Juga: Bawaslu Kabupaten Malang Terima 2 Laporan Dugaan Politik Uang Saat Masa Tenang

Sementara itu, Ketua Bawaslu Jawa Timur A Warits, mengatakan bahwa politik uang itu penyakit dan menjadikan rakyat sebagai barang dagangan. Suara rakyat hanya dinilai dengan harga Rp 100 ribu hingga Rp 300 ribu saja.

Karena itu, pihaknya mengajak semua pihak untuk aware dengan praktik politik uang. Kata dia, Bawaslu sudah melakukan pendataan sebanyak 400 form yang berisi laporan dugaan pelanggaran Pemilu.

“Nanti kalau hadiri, pulang saat Pilkada, lalu ada ASN, TNI atau Polri yang tidak netral dicatat namanya lalu dilakukan ke kami melalui form yang kami sediakan,” katanya.

Rektor UM, Prof. Haryono yang hadir sebagai salah satu penyelenggara melalui UPT Lapasila UM yang berkolaborasi dengan Bawaslu Jatim dan Oase Institut, mengatakan bahwa Indonesia secara institusi sudah demokratis. Mulai adanya KPU, Bawaslu, eksektif hingga legislatif hanya saja belum ada value yang tertanam di dalamnya.

“Jadi pada setiap lembaga yang ada itu, belum ada virtue yang membuat mereka bisa menerapkan nilai-nilai demokrasi dengan benar,” paparnya.

Prof Haryono juga menyinggung bahwa di Indonesia masih kebingunan untuk membedakan mana yang wilayah privat dan publik. Sehingga begitu menjadi pejabat publik seolah-seolah semuanya milik privat.

“Itu yang kita lihat kemaren ada pejabat publik mengundang di acara haul keluarganya dengan atas nama istitusinya yang baru dia emban,” katanya.

Ketua UPT Lapasila UM, Dr Akhirul Aminullah, yang hadir sebagai panelis, meminta para calon yang berkontestasi di Pilkada untuk berkomitmen anti terhadap politik uang. Bagi dia, politik uang adalah problem moral yang belakangan ini sangat akut.

“Kalau suara rakyat bisa dibeli dengan harga Rp 100 ribu, maka berarti ini bukan kedaulatan rakyat, melainkan kedaulatan oligarki,” kata dia.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: Herlianto. A

Editor: Herlianto. A

Tags: Gus HansGus LukmanPilgub JatimPilkada 2024politik uang

Related Posts

Mahrus Ali DPRD Kabupaten Malang Tekankan Kesadaran Demokrasi Generasi Muda
Advertorial

Mahrus Ali DPRD Kabupaten Malang Tekankan Kesadaran Demokrasi Generasi Muda

Selasa, 13 Okt 2026
Akademi Dewi Pertiwi di Malang Dorong Perempuan Malang Raya Atasi Persoalan Sosial
Politik

Akademi Dewi Pertiwi di Malang Dorong Perempuan Malang Raya Atasi Persoalan Sosial

Senin, 28 Sep 2026
HUT ke-25, Demokrat Kota Malang Perkuat Struktur Partai
Politik

HUT ke-25, Demokrat Kota Malang Perkuat Struktur Partai

Minggu, 27 Sep 2026
Hasanuddin Wahid-Hikmah Bafaqih Gelar Lomba Senam Haha Hihi di Kota Malang
Politik

Hasanuddin Wahid-Hikmah Bafaqih Gelar Lomba Senam Haha Hihi di Kota Malang

Minggu, 23 Agu 2026
PKB dan FKPMR Deklarasikan Pesantren Ramah Anak
Politik

PKB dan FKPMR Deklarasikan Pesantren Ramah Anak

Senin, 3 Agu 2026
Tanpa Menunggu Reses, Sri Untari Buka Layanan Aspirasi Digital 24 Jam
Politik

Tanpa Menunggu Reses, Sri Untari Buka Layanan Aspirasi Digital 24 Jam

Minggu, 2 Agu 2026
Next Post
Plt Bupati Malang, Didik Gatot Subroto meninjau pengerjaan jalan Gondanglegi-Balekambang. Foto: Pemkab Malang

Jalan Gondanglegi-Balekambang Mulai Dikerjakan, Target Rampung Tahun 2026

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.