Sabtu, Juli 18, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Advertorial

Pimpin Upacara Hari Santri Nasional, Plt Bupati Malang Ajak Santri Semangat Membangun Masa Depan

Redaksi by Redaksi
Oktober 22, 2024 6:55 pm
in Advertorial
Plt Bupati Malang, Didik Gatot Subroto menyampaikan sambutan Menteri Agama RI. Foto: Pemkab Malang

Plt Bupati Malang, Didik Gatot Subroto menyampaikan sambutan Menteri Agama RI. Foto: Pemkab Malang

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Plt Bupati Malang, Didik Gatot Subroto memimpin Upacara Hari Santri Nasional 2024 yang digelar di Lapangan Desa Ngabab, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Upacara yang dilaksanakan pada Selasa (22/10/2024) ini mengusung tema Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan.

Pada kesempatan ini, Didik membacakan sambutan dari Menteri Agama RI, Prof Nasaruddin Umar di depan para undangan dan ratusan santri.

READ ALSO

Kemensos-PKP Verifikasi 1.517 Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Jabar

Peringati Hari Anak Nasional, Kemensos Salurkan Bantuan Rp549 Juta di Bogor

Dalam sambutan tersebut, disebutkan Hari Santri Nasional merupakan momen untuk mengenang dan meneladani para santri yang telah memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Baca Juga: Gugatan Dikabulkan MK, Masa Jabatan Sanusi-Didik Tak Jadi Berakhir di Desember 2024

“Sejarah telah mencatat bahwa kaum santri adalah salah satu kelompok yang paling aktif menggelorakan perlawanan terhadap para penjajah,” kata Didik.

Salah satu bukti perlawanan santri terhadap para penjajah adalah peristiwa Resolusi Jihad pada tanggal 22 Oktober tahun 1945 yang dimaklumatkan Hadratus Syekh Kiai Haji Hasyim Asyari.

Di dalam fatwanya, Hasyim Asyari menyatakan berperang menolak dan melawan penjajah itu fardlu ‘ain bagi yang berada dalam jarak lingkaran 94 kilometer dari tempat masuk dan kedudukan musuh.

Baca Juga: Gugatan Dikabulkan MK, Masa Jabatan Sanusi-Didik Tak Jadi Berakhir di Desember 2024

Sejak Resolusi Jihad tersebut dimaklumatkan, para santri dan masyarakat umum terbakar semangatnya untuk terus berjuang dan mempertahankan Kemerdekaan Indonesia. Mereka terus melakukan perlawanan kepada penjajah hingga puncaknya pada tanggal 10 November 1945.

Foto bersama usai upacara Hari Santri Nasional. Foto: Pemkab Malang
Foto bersama usai upacara Hari Santri Nasional. Foto: Pemkab Malang

“Peristiwa Resolusi Jihad tanggal 22 Oktober 1945 tidak bisa dipisahkan dengan peristiwa 10 November 1945. Tanpa adanya peristiwa Resolusi Jihad, belum tentu terjadi peristiwa 10 November,” kata Didik.

Tema Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan yang diusung tahun ini mengingatkan bahwa Seorang santri mempunyai tugas untuk melanjutkan perjuangan seorang kiai ketika sang kiai wafat.

Artinya, santri masa kini memiliki tugas untuk meneruskan perjuangan para pendahulu yang telah berjuang tanpa kenal lelah demi kemerdekaan dan keutuhan bangsa.

Didik menambahkan, menyambung juang bukan hanya berarti mengenang, tetapi juga beraksi dengan semangat yang sama dan menghadapi tantangan zaman modern.

Jika para pendahulu berjuang melawan penjajah dengan angkat senjata, maka santri saat ini berjuang melawan kebodohan dan kemunduran dengan angkat pena.

Jika para pendahulu telah mewariskan nilai-nilai luhur untuk bangsa, maka santri masa kini bertanggung jawab untuk tidak sekedar menjaganya, melainkan juga berkontribusi dalam membangun masa depan masyarakat yang lebih baik.

Didik berharap Hari Santri tahun 2024 ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen para santri dalam merengkuh masa depan dan mewujudkan cita-cita bangsa.

”Santri harus percaya diri karena santri bisa menjadi apa saja. Santri bisa menjadi presiden, dan kita punya Presiden yang berlatar belakang santri, yaitu KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur,” kata Didik memberi semangat.

Ia juga menyebut santri bisa menjadi wakil presiden, seperti KH Ma’ruf Amin. Tak ketinggalan, ada banyak menteri, birokrat, dan pengusaha yang berlatar belakang santri.

“Sekali lagi santri bisa menjadi apa saja. Asalkan terus berjuang, terus berusaha dan tidak menyerah. Semua pasti bisa diraih. Seperti pepatah yang diajarkan pesantren, man jadda wajadda, barang siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan berhasil,” kata Didik.

Ia berpesan kepada para santri untuk merengkuh masa depan dengan semangat dan ketekunan. Kuasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta terus berinovasi dan berkontribusi untuk meraih kegemilangan masa depan Indonesia.

Didik menegaskan Hari Santri Nasional bukan hanya milik santri dan pesantren, melainkan milik semua golongan. Hari Santri adalah milik seluruh elemen bangsa yang mencintai negaranya.

”Oleh karena itu, saya mengajak kepada seluruh komponen bangsa, apapun latar belakangnya, untuk turut serta merayakan Hari Santri,” pungkasnya.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri

Editor: Herlianto. A

Tags: Didik Gatot SubrotoHari Santri NasionalPLT Bupati Malang

Related Posts

Kemensos-PKP Verifikasi 1.517 Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Jabar
Advertorial

Kemensos-PKP Verifikasi 1.517 Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Jabar

Jumat, 17 Jul 2026
Peringati Hari Anak Nasional, Kemensos Salurkan Bantuan Rp549 Juta di Bogor
Advertorial

Peringati Hari Anak Nasional, Kemensos Salurkan Bantuan Rp549 Juta di Bogor

Jumat, 17 Jul 2026
Menginap di Malang? Jangan Lewatkan 5 Rawon Legendaris yang Dekat dari Atria Hotel Malang
Advertorial

Menginap di Malang? Jangan Lewatkan 5 Rawon Legendaris yang Dekat dari Atria Hotel Malang

Jumat, 17 Jul 2026
Kemensos Raih Opini WTP dari BPK atas Laporan Keuangan Tahun 2025
Advertorial

Kemensos Raih Opini WTP dari BPK atas Laporan Keuangan Tahun 2025

Kamis, 16 Jul 2026
Jembatan Sonokembang Kembali Bisa Dilewati, Rendra Apresiasi Kinerja Pemkot Malang
Advertorial

Jembatan Sonokembang Kembali Bisa Dilewati, Rendra Apresiasi Kinerja Pemkot Malang

Kamis, 16 Jul 2026
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat menjelaskan penanganan pada keluarga penulis naskah Proklamasi, Sayuti Melik. Foto/dok
Advertorial

Kemensos Berikan Pendampingan dan Rehabilitasi untuk Putra Sayuti Melik

Kamis, 16 Jul 2026
Next Post
Wahyu-Ali bersama rombongan melakukan ziarah ke makam para pendiri NU. (Foto/dok.)

Peringati Hari Santri Nasional, Wahyu-Ali Ziarah ke Makam Ulama Pendiri NU

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.