Sabtu, Agustus 29, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Asli Malang

Pengaruh Budaya Tionghoa di Malang, Jejak Sejarah dan Harmoni Multikultural

Redaksi by Redaksi
Oktober 12, 2024 7:45 am
in Asli Malang
Pengaruh budaya Tionghoa di Malang menjadi bagian penting dari identitas kota ini, mengingatkan akan sejarah dan keberagaman kehidupan masyarakat. Foto: Pinterest 

Pengaruh budaya Tionghoa di Malang menjadi bagian penting dari identitas kota ini, mengingatkan akan sejarah dan keberagaman kehidupan masyarakat. Foto: Pinterest 

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Malang, kota dengan pesona alam dan sejarah yang kaya, juga memiliki keberagaman budaya yang membuatnya semakin menarik. Salah satu budaya yang memberi warna kuat pada kehidupan sosial dan sejarah kota ini adalah budaya Tionghoa.

Sejak berabad-abad lalu, komunitas Tionghoa telah menetap di Malang dan berperan penting dalam perkembangan ekonomi, sosial, dan budaya kota ini.

READ ALSO

Enam Film Pendek Pelajar Tayang di ESPUTER #1, GSF Siapkan Kolaborasi dengan Sekolah

Rute Penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Berikut Tujuan dan Maskapai yang Beroperasi

Pengaruh budaya Tionghoa tidak hanya tercermin dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga dalam arsitektur, kuliner, serta tradisi dan perayaan yang hingga kini masih dipelihara.

Jejak Sejarah Komunitas Tionghoa di Malang

Keberadaan komunitas Tionghoa di Malang dapat ditelusuri sejak masa kolonial Belanda. Pada masa itu, banyak orang Tionghoa datang ke Malang sebagai pedagang atau pekerja dalam sektor perkebunan dan pertanian yang dikelola oleh pemerintah kolonial.

Baca Juga: Mengenang KH Abdurrahman Wahid Sebagai Bapak Tionghoa di Haul Gus Dur ke-13

Komunitas ini kemudian berkembang pesat dan menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sosial dan ekonomi Malang.

Salah satu jejak sejarah penting komunitas Tionghoa di Malang adalah Klenteng Eng An Kiong, sebuah klenteng yang didirikan pada tahun 1825.

Klenteng ini merupakan salah satu tempat ibadah tertua dan paling terkenal di Malang. Selain berfungsi sebagai pusat spiritual bagi umat Konghucu, Buddha, dan Tao, Klenteng Eng An Kiong juga menjadi saksi sejarah bagaimana komunitas Tionghoa mempertahankan identitas budaya mereka sambil hidup berdampingan dengan masyarakat lokal.

Arsitektur dan Warisan Budaya

Pengaruh budaya Tionghoa di Malang juga dapat dilihat melalui bangunan-bangunan bergaya arsitektur Tionghoa yang menghiasi beberapa sudut kota.

Selain Klenteng Eng An Kiong, bangunan-bangunan tua yang bergaya campuran antara arsitektur kolonial dan Tionghoa dapat ditemukan di kawasan-kawasan lama Malang.

Baca Juga: Lestarikan Budaya Tionghoa, Universitas Ma Chung Gelar Festival Kampung Pecinan

Beberapa rumah toko (ruko) dengan ciri khas atap melengkung dan ornamen khas Tionghoa adalah contoh bagaimana komunitas ini beradaptasi dengan kehidupan kota Malang sambil tetap menjaga identitas budayanya.

Selain arsitektur, pengaruh budaya Tionghoa juga terlihat dalam tradisi kuliner Malang. Masakan seperti Cwie Mie Malang, yang merupakan adaptasi dari hidangan mie Tionghoa, telah menjadi salah satu kuliner ikonik yang digemari oleh masyarakat luas.

Makanan-makanan lain seperti lumpia, bakpao, dan kue bulan juga menjadi bagian dari kekayaan kuliner Malang yang dipengaruhi oleh budaya Tionghoa.

Tradisi dan Perayaan

Komunitas Tionghoa di Malang juga masih menjaga tradisi dan perayaan-perayaan khas mereka. Perayaan Imlek (Tahun Baru Cina) adalah salah satu momen penting yang dirayakan dengan meriah oleh komunitas Tionghoa di Malang.

Setiap tahunnya, masyarakat Tionghoa akan mengadakan berbagai acara, mulai dari pertunjukan barongsai, pembagian angpao, hingga upacara sembahyang di klenteng.

Perayaan ini tidak hanya diikuti oleh komunitas Tionghoa saja, tetapi juga diramaikan oleh masyarakat umum yang turut merayakan kegembiraan bersama.

Selain Imlek, Cap Go Meh adalah perayaan lainnya yang tak kalah penting bagi komunitas Tionghoa di Malang. Acara ini diadakan 15 hari setelah Imlek dan menjadi puncak perayaan tahun baru, dengan berbagai atraksi budaya seperti barongsai dan liong yang menarik perhatian banyak orang.

Harmoni dalam Keberagaman

Salah satu hal menarik tentang komunitas Tionghoa di Malang adalah bagaimana mereka berhasil mempertahankan identitas budaya mereka sambil hidup harmonis dengan masyarakat lain yang berbeda latar belakang etnis dan agama.

Pengaruh budaya Tionghoa di Malang adalah cerminan nyata dari harmoni multikultural yang terbentuk selama berabad-abad.

Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat Tionghoa tidak hanya berdagang dan berbisnis, tetapi juga berkontribusi dalam bidang pendidikan, seni, dan sosial di kota Malang.

Pengaruh budaya Tionghoa di Malang adalah bagian integral dari sejarah dan keberagaman kota ini. Mulai dari arsitektur klenteng yang megah, kuliner yang menggiurkan, hingga tradisi perayaan yang meriah, semua unsur ini menunjukkan betapa eratnya hubungan antara komunitas Tionghoa dengan kehidupan masyarakat Malang secara keseluruhan.

Kehadiran komunitas Tionghoa yang tetap menjaga tradisi dan nilai-nilai mereka, sekaligus beradaptasi dengan lingkungan lokal, menjadikan Malang sebagai contoh nyata dari harmoni multikultural di Indonesia.

Dengan begitu banyak warisan budaya yang masih bertahan hingga hari ini, pengaruh budaya Tionghoa di Malang akan terus menjadi bagian penting dari identitas kota ini, mengingatkan kita akan sejarah panjang dan keberagaman yang memperkaya kehidupan masyarakat.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Lutfa Putri Valentina (Magang)
Editor: Herlianto. A
Tags: Budaya TionghoaMalang RayaPengaruh Budaya TionghoaTionghoa di Malang

Related Posts

Enam Film Pendek Pelajar Tayang di ESPUTER #1, GSF Siapkan Kolaborasi dengan Sekolah
Asli Malang

Enam Film Pendek Pelajar Tayang di ESPUTER #1, GSF Siapkan Kolaborasi dengan Sekolah

Minggu, 2 Agu 2026
Rute Penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Berikut Tujuan dan Maskapai yang Beroperasi
Asli Malang

Rute Penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Berikut Tujuan dan Maskapai yang Beroperasi

Selasa, 14 Jul 2026
Jangan Salah Terminal, Ini Fungsi Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari
Asli Malang

Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

Minggu, 12 Jul 2026
5 Sentra Susu Sapi Perah di Malang, Produksi Harian Tembus Ribuan Liter
Asli Malang

5 Sentra Susu Sapi Perah di Malang, Produksi Harian Tembus Ribuan Liter

Rabu, 8 Jul 2026
Jejak Peninggalan Sejarah Hindu-Buddha di Malang, Warisan Kerajaan Kanjuruhan hingga Singhasari
Asli Malang

Jejak Peninggalan Sejarah Hindu-Buddha di Malang, Warisan Kerajaan Kanjuruhan hingga Singhasari

Senin, 6 Jul 2026
Ilustrasi kawasan unik dan bersejarah Kota Malang (Foto: Pinterest/@Sugimin Tukijan)
Asli Malang

Jejak Empat Kawasan Unik di Malang, Permukiman Kolonial hingga Kampung Moderasi Beragama

Senin, 6 Jul 2026
Next Post
Alat musik tradisional Gamelan yang tetap dilestarikan hingga sekarang ini. Foto/Pixabay

Tetap Dilestarikan, 6 Alat Musik Tradisional Khas Jawa Timur yang Sangat Populer

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.