Kamis, Juli 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Cerita Peserta Malang Autism Summit 2024, Rela Tempuh Perjalanan Darat 26 Jam Demi Ilmu Bermanfaat

Redaksi by Redaksi
Oktober 3, 2024 5:00 pm
in News
Cerita peserta Malang Autism Summit 2024, Nur Aliyah Yunita (tengah) rela tempuh perjalanan jauh Bandar Lampung ke Malang via jalur darat demi dapatkan wawasan baru seputar autisme./Foto: Tugumalang.id/Irham Thoriq.

Cerita peserta Malang Autism Summit 2024, Nur Aliyah Yunita (tengah) rela tempuh perjalanan jauh Bandar Lampung ke Malang via jalur darat demi dapatkan wawasan baru seputar autisme./Foto: Tugumalang.id/Irham Thoriq.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Gelaran event Malang Autism Summit 2024 (MAS 24) tidak hanya mengundang antusiasme masyarakat di sekitar wilayah Malang Raya saja tetapi juga luar daerah.

Seperti cerita Nur Aliyah Yunita (42) peserta asal Bandar Lampung yang rela menempuh perjalanan darat selama 26 jam demi mendapatkan ilmu yang bermanfaat seputar autisme.

READ ALSO

Stadion Kanjuruhan Lolos Verifikasi, Arema FC Siap Tuntaskan Catatan Minor

Libur Sekolah 2026 Dongkrak Wisata Kota Batu, Kunjungan Tembus 340.600 Orang

Kepada Tugumalang.id, perempuan yang akrab disapa Aliyah itu mengaku antusias mengikuti Malang Autism Summit 2024. Baginya jarak bukan sebuah halangan untuk mendapatkan ilmu baru tentang autisme dan bagaimana memberi penanganan yang tepat kepada anak autis.

Baca Juga: Yuk Simak! Begini Cara Registrasi Mengikuti Acara Internasional Malang Autism Summit 2024

Aliyah yang berprofesi sebagai guru dan juga terapis itu mengatakan bahwa untuk upgrading ilmu tidak bisa setengah-setengah. Tetapi harus punya kemauan dan komitmen untuk terus melakukan pembaharuan wawasan khususnya masalah autisme.

“26 jam (perjalanan darat) naik bus, karena upgrading skill pendampingan anak autis tidak bisa hanya sebatas tahu saja atau hanya sesekali dan sedikit-sedikit belajarnya. Tetapi harus terus mendalami apakah ada pembaharuan perihal teknik-teknik baru itu apa saja dan semua yang bisa dipelajari,” ungkapnya.

“Karena sudah jelas, setiap pemateri ada hal yang berbeda dan baru,” imbuh Aliyah.

Baca Juga: Menyentuh! Pembukaan Malang Autism Summit 2024 Berlangsung Semarak dan Diwarnai Isak Haru Para Peserta

Semangat dan motivasi Aliyah juga tak lepas dari perannya sebagai orang tua dengan anak yang mengalami autisme. Sehingga selagi masih bisa dijangkau, ia akan berusaha hadir mengikuti kegiatan seperti Malang Autism Summit 2024 yang dirasa memberi banyak kebermanfaatan.

Menghadiri event autism internasional yang pertama kali diadakan di Kota Malang menjadi kali pertama bagi Aliyah berkunjung ke Kota Pendidikan.

Bermodal nekat, semangat untuk terus mendapatkan ilmu dan wawasan baru membuatnya rela menempuh perjalanan cukup jauh demi menghadiri Malang Autism Summit 2024.

“Ini pertama kalinya ke Malang dan melalui jalur darat. Meski hemat hasilnya hebat,” ujarnya.

Apalagi berdasarkan pengalamannya, jarang sekali ada kegiatan forum dan pelatihan tentang autisme yang terbuka untuk umum dan gratis. Aliyah mengaku harus merogoh kocek yang cukup dalam untuk mengikuti kegiatan pelatihan autisme di tempat lain.

“Jarang sekali (event seminar dan pelatihan seputar autisme) biasanya berjuta-juta. Saya terima kasih sekali karena beberapa kali ikut pelatihan sejujurnya harus bayar. Terima kasih Penawar ( Penawar Special Learning Centre) Malaysia sudah hadir di sini membagikan ilmu yang bermanfaat,” bebernya.

Aliyah berharap event seperti Malang Autism Summit 2024 bisa terus rutin digelar setiap tahun dan diselenggarakan tidak hanya di Malang atau Pulau Jawa saja tetapi juga di daerah lain agar turut merasakan kebermanfaatan yang sama.

Malang Autism Summit 2024 atau MAS 24 merupakan kolaborasi antara Penawar Special Learning Centre (PSLC) Malaysia bersama Tugu Media Group Indonesia sebagai mitra lokal. Serta didukung oleh Spekix Special Kids Expo, Drisana, Motherland, Amazing Malang, Difabel Creative Community, Omah Gembira, Stifin Genetic, MCC, JCDC, MI AR Roihan Lawang Malang, Rumah Terapi Anton Metode, KIDABA, serta Paguyuban Seniman dan Pengrajin Disabilitas Karanganyar Jawa Tengah.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Bagus Rachmad Saputra

Editor: Herlianto. A

Tags: AutismeMalang Autism SummitMalang Autism Summit 2024MAS 24

Related Posts

Stadion
News

Stadion Kanjuruhan Lolos Verifikasi, Arema FC Siap Tuntaskan Catatan Minor

Kamis, 16 Jul 2026
Libur Sekolah 2026 Dongkrak Wisata Kota Batu, Kunjungan Tembus 340.600 Orang
News

Libur Sekolah 2026 Dongkrak Wisata Kota Batu, Kunjungan Tembus 340.600 Orang

Rabu, 15 Jul 2026
Guru Besar UB: Heat Dome seperti di Eropa Sangat Sulit Terjadi di Indonesia
News

Guru Besar UB: Heat Dome seperti di Eropa Sangat Sulit Terjadi di Indonesia

Rabu, 15 Jul 2026
Wali Kota Batu Sidak MPLS, Pastikan Hari Ketiga Berjalan Aman dan Bebas Bullying
News

Wali Kota Batu Sidak MPLS, Pastikan Hari Ketiga Berjalan Aman dan Bebas Bullying

Rabu, 15 Jul 2026
Prakiraan Cuaca Malang Rabu 15 Juli 2026: Didominasi Cerah Berawan, Lowokwaru dalam Kondisi Udara Kabur
News

Prakiraan Cuaca Malang Rabu 15 Juli 2026: Didominasi Cerah Berawan, Lowokwaru dalam Kondisi Udara Kabur

Rabu, 15 Jul 2026
29 SD Negeri di Kota Malang Kekurangan Siswa
News

29 SD Negeri di Kota Malang Kekurangan Siswa

Selasa, 14 Jul 2026
Next Post
Tim Kemenaker RI saat berkunjung ke Fakultas Vokasi UMM. Foto: Azmy

Fakultas Vokasi UMM Jadi Role Model Perluasan Tenaga Kerja Luar Negeri

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.