Kamis, Oktober 15, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Cerita Peserta Malang Autism Summit 2024, Rela Tempuh Perjalanan Darat 26 Jam Demi Ilmu Bermanfaat

Redaksi by Redaksi
Oktober 3, 2024 5:00 pm
in News
Cerita peserta Malang Autism Summit 2024, Nur Aliyah Yunita (tengah) rela tempuh perjalanan jauh Bandar Lampung ke Malang via jalur darat demi dapatkan wawasan baru seputar autisme./Foto: Tugumalang.id/Irham Thoriq.

Cerita peserta Malang Autism Summit 2024, Nur Aliyah Yunita (tengah) rela tempuh perjalanan jauh Bandar Lampung ke Malang via jalur darat demi dapatkan wawasan baru seputar autisme./Foto: Tugumalang.id/Irham Thoriq.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Gelaran event Malang Autism Summit 2024 (MAS 24) tidak hanya mengundang antusiasme masyarakat di sekitar wilayah Malang Raya saja tetapi juga luar daerah.

Seperti cerita Nur Aliyah Yunita (42) peserta asal Bandar Lampung yang rela menempuh perjalanan darat selama 26 jam demi mendapatkan ilmu yang bermanfaat seputar autisme.

READ ALSO

BAKN RI dan OJK Dorong Pantai CMC Tiga Warna Jadi Pionir Perdagangan Karbon Berbasis Komunitas

Tingkat Pengangguran Terbuka di Kota Batu Melonjak, Didominasi Lulusan SMA

Kepada Tugumalang.id, perempuan yang akrab disapa Aliyah itu mengaku antusias mengikuti Malang Autism Summit 2024. Baginya jarak bukan sebuah halangan untuk mendapatkan ilmu baru tentang autisme dan bagaimana memberi penanganan yang tepat kepada anak autis.

Baca Juga: Yuk Simak! Begini Cara Registrasi Mengikuti Acara Internasional Malang Autism Summit 2024

Aliyah yang berprofesi sebagai guru dan juga terapis itu mengatakan bahwa untuk upgrading ilmu tidak bisa setengah-setengah. Tetapi harus punya kemauan dan komitmen untuk terus melakukan pembaharuan wawasan khususnya masalah autisme.

“26 jam (perjalanan darat) naik bus, karena upgrading skill pendampingan anak autis tidak bisa hanya sebatas tahu saja atau hanya sesekali dan sedikit-sedikit belajarnya. Tetapi harus terus mendalami apakah ada pembaharuan perihal teknik-teknik baru itu apa saja dan semua yang bisa dipelajari,” ungkapnya.

“Karena sudah jelas, setiap pemateri ada hal yang berbeda dan baru,” imbuh Aliyah.

Baca Juga: Menyentuh! Pembukaan Malang Autism Summit 2024 Berlangsung Semarak dan Diwarnai Isak Haru Para Peserta

Semangat dan motivasi Aliyah juga tak lepas dari perannya sebagai orang tua dengan anak yang mengalami autisme. Sehingga selagi masih bisa dijangkau, ia akan berusaha hadir mengikuti kegiatan seperti Malang Autism Summit 2024 yang dirasa memberi banyak kebermanfaatan.

Menghadiri event autism internasional yang pertama kali diadakan di Kota Malang menjadi kali pertama bagi Aliyah berkunjung ke Kota Pendidikan.

Bermodal nekat, semangat untuk terus mendapatkan ilmu dan wawasan baru membuatnya rela menempuh perjalanan cukup jauh demi menghadiri Malang Autism Summit 2024.

“Ini pertama kalinya ke Malang dan melalui jalur darat. Meski hemat hasilnya hebat,” ujarnya.

Apalagi berdasarkan pengalamannya, jarang sekali ada kegiatan forum dan pelatihan tentang autisme yang terbuka untuk umum dan gratis. Aliyah mengaku harus merogoh kocek yang cukup dalam untuk mengikuti kegiatan pelatihan autisme di tempat lain.

“Jarang sekali (event seminar dan pelatihan seputar autisme) biasanya berjuta-juta. Saya terima kasih sekali karena beberapa kali ikut pelatihan sejujurnya harus bayar. Terima kasih Penawar ( Penawar Special Learning Centre) Malaysia sudah hadir di sini membagikan ilmu yang bermanfaat,” bebernya.

Aliyah berharap event seperti Malang Autism Summit 2024 bisa terus rutin digelar setiap tahun dan diselenggarakan tidak hanya di Malang atau Pulau Jawa saja tetapi juga di daerah lain agar turut merasakan kebermanfaatan yang sama.

Malang Autism Summit 2024 atau MAS 24 merupakan kolaborasi antara Penawar Special Learning Centre (PSLC) Malaysia bersama Tugu Media Group Indonesia sebagai mitra lokal. Serta didukung oleh Spekix Special Kids Expo, Drisana, Motherland, Amazing Malang, Difabel Creative Community, Omah Gembira, Stifin Genetic, MCC, JCDC, MI AR Roihan Lawang Malang, Rumah Terapi Anton Metode, KIDABA, serta Paguyuban Seniman dan Pengrajin Disabilitas Karanganyar Jawa Tengah.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Bagus Rachmad Saputra

Editor: Herlianto. A

Tags: AutismeMalang Autism SummitMalang Autism Summit 2024MAS 24

Related Posts

Ketua BAKN RI Andreas Eddy Susetyo (kiri) dan Kepala Eksekutif OJK Hasan Fawzi saat meninjau potensi karbon mangrove di Pantai CMC Tiga Warna. Foto: Azmy
News

BAKN RI dan OJK Dorong Pantai CMC Tiga Warna Jadi Pionir Perdagangan Karbon Berbasis Komunitas

Kamis, 15 Okt 2026
Tingkat Pengangguran Terbuka di Kota Batu Melonjak, Didominasi Lulusan SMA
News

Tingkat Pengangguran Terbuka di Kota Batu Melonjak, Didominasi Lulusan SMA

Kamis, 15 Okt 2026
DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut
News

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut

Senin, 12 Okt 2026
DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis
News

DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis

Senin, 12 Okt 2026
KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi
News

KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi

Minggu, 11 Okt 2026
Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Malang Dimakamkan Setelah 4 Minggu
News

Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Malang Dimakamkan Setelah 4 Minggu

Minggu, 11 Okt 2026
Next Post
Tim Kemenaker RI saat berkunjung ke Fakultas Vokasi UMM. Foto: Azmy

Fakultas Vokasi UMM Jadi Role Model Perluasan Tenaga Kerja Luar Negeri

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.