MALANG, Tugumalang.id – Program Inklusi yang bertujuan untuk menekan perkawinan anak mulai digencarkan di Kabupaten Malang. Sebelumnya, empat desa telah ditunjuk sebagai desa percontohan pelaksanaan program yang digerakkan oleh Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Malang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang ini.
Empat desa tersebut adalah Desa Wonorejo Kecamatan Poncokusumo, Desa Dengkol Kecamatan Singosari, Desa Sumberputih Kecamatan Wajak, dan Desa Srigading Kecamatan Lawang. Penunjukan empat desa ini berdasarkan data perkawinan anak di sana yang terbilang tinggi.
Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Ulil Abshar Abdalla menyebut program Inklusi merupakan bentuk keprihatian dan perhatian dari NU terhadap maraknya perkawinan anak, khususnya yang terjadi di desa-desa. Pembiaran terhadap perkawinan anak bisa mengancam masa depan mereka.
Baca Juga: Angka Nikah Dini Tinggi, 4 Desa di Kabupaten Malang Jadi Pilot Project Program Pencegahan Perkawinan Anak
“Mencegah perkawinan pada anak merupakan bagian dari salah satu tujuan agama, di antaranya mengusahakan kemaslahatan dan menghindari dampak bahayanya,” ujarnya saat menghadiri Joint Monitoring Field Visit Program Inklusi Pencegahan Perkawinan Anak di Desa Wonorejo Kecamatan Poncokusumo, Rabu (25/9/2024).

Program ini turut didukung Pemkab Malang sebagai bagian dari pencegahan perkawinan anak yang angkanya cukup tinggi. Di tahun 2023, tercatat sebanyak 936 perkawinan anak terjadi di Kabupaten Malang.
Plt Bupati Malang, Didik Gatot Subroto mengatakan perkawinan anak justru tinggi di wilayah-wilayah santri seperti Kecamatan Singosari, Gondanglegi, dan Poncokusumo. Sehingga, ia merasa perlu melibatkan tokoh agama dalam pencegahan perkawinan anak.
Baca Juga: Cegah Perkawinan Anak, Lakspedam PCNU Kabupaten Malang Gelar Sosialisasi di Desa-desa Dampingan
“Kami bekerja sama dengan PCNU yang di dalamnya ada ibu-ibu muslimat, ibu-ibu fatayat, dan tokoh-tokoh pemuda,” kata Didik.

Dalam menjalankan program Inklusi, Lakpesdam PCNU Kabupaten Malang telah melakukan sejumlah strategi. Di antaranya adalah optimalisasi kapasitas anak, menciptakan lingkungan yang mendukung melalui kampanye ke kelompok masyarakat desa, menciptakan aksesibilitas perluasan layanan, dan penguatan koordinasi para pemangku kepentingan.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
editor: jatmiko





























