Senin, Oktober 12, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Politik

Pengamat UB Beberkan Tipologi Karakter Pemilih pada Pilwali 2024 Kota Malang

Redaksi by Redaksi
September 12, 2024 4:40 pm
in Politik
Pengamat UB saat membincangkan situasi karakter pemilih jelang Pilwali 2024 Kota Malang nanti. Foto: Azmy

Pengamat UB saat membincangkan situasi karakter pemilih jelang Pilwali 2024 Kota Malang nanti. Foto: Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Riuh rendah kontestasi politik Pemilihan Wali Kota (Pilwali) 2025 Kota Malang, Jawa Timur sudah mulai terasa, terlebih di media sosial.

Dari dinamika yang ada, Dosen pengamat politik di Universitas Brawijaya menuturkan jika ada perubahan besar pada karakter pemilih di Pilwali 2024 nanti.

READ ALSO

Akademi Dewi Pertiwi di Malang Dorong Perempuan Malang Raya Atasi Persoalan Sosial

HUT ke-25, Demokrat Kota Malang Perkuat Struktur Partai

Sebenarnya, tren perubahan ini sudah terbaca pada Pilpres 2024 lalu. Ini tak lepas dari perkembangan teknologi informasi di era digital. Di mana strategi kampanye para politisi juga banyak menggunakan media digital.

Perubahan karakter pemilih di era digital ini dikupas habis dalam kegiatan Bonsai (Bincang dan Obrolan Santai) bertajuk ‘Karakter Pemilih pada Pilkada Kota Malang” pada Kamis (12/9/2024) di Kedai Kopi Griya Gayatri, UB.

Baca Juga: Bulan Pilkada, Ini Kriteria Pemimpin Ideal Menurut Rasulullah

Menurut Ketua Tim Peneliti Perilaku Pemilih di Era Digital, Andhyka Muttaqin, tujuan penelitian dibuat agar masyarakat dapat menggunakan hak suaranya dengan baik demi keberlanjutan kotanya sendiri yang lebih baik.

Di Kota Malang, sejauh ini sudah ada tiga pasangan calon yang akan berlaga, antara lain Moch Anton-Dimyati Ayatullah, Wahyu Hidayat-Ali Muthohirin, dan Heri Cahyono-Ganis Rumpoko.

Pasca penetapan pada 22 September 2024 nanti, tim sukses masing-masing pasangan calon tentu akan mengeluarkan berbagai jurus dan strategi untuk meningkatkan elektabilitas mereka. Baik lewat kampanye di media sosial maupun di lapangan.

”Sebab itu, lewat diskusi ini, kami ingin masyarakat Kota Malang dapat memilih pemimpin yang dapat mengayomi semua pihak untuk kebaikan kota itu sendiri. Jadi jangan tertipu dengan gimmick atau politik uang misalnya,” jelasnya.

Baca Juga: Detik Akhir, PDI Perjuangan Usung Sam HC dan Ganis Rumpoko di Pilkada Kota Malang

Meski begitu, hingga saat ini dari ketiga paslon menurutnya belum ada yang dominan karena sama-sama memiliki peluang untuk menang. Meski dalam hal ini ada sosok mantan Wali Kota dan mantan Pj Wali Kota Malang.

”Tapi dalam pandangan saya, hingga saat ini belum ada calon pemimpin yang dominan. Berbeda situasi jika mantan Wali Kota Sutiaji ikut berkontestasi, tapi ternyata beliau tidak nyalon,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, peluang lebih besar justru terdapat pada sosok Moch. Anton. Hanya saja, embel-embel sebagai mantan terpidana kasus korupsi masih akan melekat yang tentu akan berpengaruh pada elektabilitasnya.

“Abah Anton potensial, tetapi dia punya keterkaitan dengan isu hukum. Tahapan pemilu kali ini juga tidak bisa dipisahkan dari dinamika hukum yang ada di Indonesia,” tambahnya.

Sebab itu, Pilwali 2024 Kota Malang akan menjadi pintu gerbang bersama mengarahkan Kota Malang ke arah yang baik atau buruk. Pilihan itu akan ditentukan masyarakat sendiri.

”Pemilu yang demokratis dan bersih menghasilkan pemimpin yang baik. Sebaliknya, jika kontestasi demokrasi diwarnai dengan kecurangan, maka juga akan menghasilkan pemimpin yang tidak baik, yang berdampak pada pengelolaan daerah,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Kerjasama BP2M FISIP UB, Novy Setia Yunas SIP MIP menambahkan jika pasangan calon musti siap dengan perubahan karakter pemilih ini. Artinya, media digital harus menjadi metode kampanye utama mereka.

Ini, kata dia sudah terbukti pada Pilpres 2024 lalu dimana paslon pemenang berhasil membangun kampanye yang kreatif, inovatif, menarik dan serba digital.

”Sudah beda di tahun sebelumnya yang preferensi pilihan dari sosok tokoh berkharisma menjadi sosok yang punya pengaruh di dunia sosial media. Tentu, Pilwali 2024 nanti akan menjadi fenomena yang menarik,” ujarnya.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter : M Ulul Azmy

Editor: Herlianto. A

Tags: PemilihPengamat UBPilkada 2024Tipologi Pemilih

Related Posts

Akademi Dewi Pertiwi di Malang Dorong Perempuan Malang Raya Atasi Persoalan Sosial
Politik

Akademi Dewi Pertiwi di Malang Dorong Perempuan Malang Raya Atasi Persoalan Sosial

Senin, 28 Sep 2026
HUT ke-25, Demokrat Kota Malang Perkuat Struktur Partai
Politik

HUT ke-25, Demokrat Kota Malang Perkuat Struktur Partai

Minggu, 27 Sep 2026
Hasanuddin Wahid-Hikmah Bafaqih Gelar Lomba Senam Haha Hihi di Kota Malang
Politik

Hasanuddin Wahid-Hikmah Bafaqih Gelar Lomba Senam Haha Hihi di Kota Malang

Minggu, 23 Agu 2026
PKB dan FKPMR Deklarasikan Pesantren Ramah Anak
Politik

PKB dan FKPMR Deklarasikan Pesantren Ramah Anak

Senin, 3 Agu 2026
Tanpa Menunggu Reses, Sri Untari Buka Layanan Aspirasi Digital 24 Jam
Politik

Tanpa Menunggu Reses, Sri Untari Buka Layanan Aspirasi Digital 24 Jam

Minggu, 2 Agu 2026
Panasi Mesin Politik Menuju Pemilu 2029, PPP Bekali Bimtek Khusus Anggota DPRD se-Jatim di Kota Batu
Politik

Panasi Mesin Politik Menuju Pemilu 2029, PPP Bekali Bimtek Khusus Anggota DPRD se-Jatim di Kota Batu

Sabtu, 1 Agu 2026
Next Post
Peneliti dari Universitas Negeri Malang (UM), Dr Hary Suswanto, ST.,M.T. saat memaparkan materi dalam workshop dan FGD Peningkatan Kompetensi Guru. (Foto/M Sholeh)

Peneliti Kaji Efektifitas Program PPG terhadap Kesiapan Menjadi Guru Profesional di UM

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.