Rabu, September 2, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Budaya

8 Tradisi Lebaran dari Berbagai Daerah di Indonesia, Mana yang Paling Unik?

Redaksi by Redaksi
April 21, 2023 8:00 am
in Budaya
Berkumpul dan makan bersama keluarga besar saat lebaran.

Berkumpul dan makan bersama keluarga besar saat lebaran. (Foto/Freepik)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Idul Fitri atau akrab disebut lebaran di Indonesia menjadi saat bersuka cita bagi umat Islam usai menjalani puasa selama bulan Ramadan. Indonesia termasuk negara dengan mayoritas warga negaranya beragama Islam.

Untuk merayakan Idul Fitri, masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia memiliki beraneka ragam tradisi yang unik dan menarik.

READ ALSO

5 Tempat Belajar Membatik di Malang, Cocok untuk Pelajar hingga Wisatawan

Candi Singosari Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara di Musim Liburan

Penasaran ada apa saja tradisi itu? Dirangkum dari berbagai sumber, berikut tradisi unik saat lebaran dari berbagai daerah di Indonesia.

1. Grebeg Syawal

Yogyakarta adalah daerah yang masih melestarikan warisan budaya Jawa nan kental. Salah satunya adalah masih diadakannya Grebeg Suawal. Grebeg Syawal adalah ritual yang dilakukan pada 1 Syawal dengan membawa gunungan lanang ke Masjid Gede Kraton Yogyakarta.

Gunungan tersebut merupakan sedekah sultan kepada rakyat Yogyakarta. Usai diarak, Gunungan akan didoakan, lalu dibagikan kepada masyarakat. Biasanya, mereka akan saling berebut untuk mendapatkan hasil bumi yang ada pada Gunungan tadi.

2. Baraan

Tradisi Baraan menjadi ciri khas perayaan Idul Fitri di Bengkalis, Provinsi Riau. Baraan dilakukan oleh masyarakat dengan mengunjungi tetangga secara beramai-ramai pada saat memasukan bulan Syawal. Kegiatan ini memiliki beberapa tingkatan atau jenis. Dari Baraan RT, RW, Desa, Mushola/Masjid, Kantor, Komunitas/Organisasi, hingga alumni sekolah.

Dalam perayaannya, semua rumah di dusun tersebut mendapat giliran untuk dikunjungi. Makanan yang dihidangkan oleh tuan rumah pun bermacam-macam. Wah, kedengarannya seru sekali, ya?

3. Meriam Karbit

Yang satu ini rasanya tidak hanya ramai di Pontianak, namun juga dapat ditemukan di beberapa daerah di Indonesia. Festival Meriam Karbit diadakan oleh masyarakat tepian Sungai Kapuas, Pontianak, Kalimantan Barat. Di Pontianak, Perayaan Festival Meriam Karbit biasanya digelar pada 3 hari, yakni pada malam takbiran, saat Lebaran, dan sesudah Lebaran.

Festival ini jadi ajang perlombaan di mana meriam akan dinilai berdasarkan bunyinya. Untuk membuat Meriam Karbit yang terbuat dari pohon kelapa atau kayu durian pembuatnya harus merogoh kocek sebesar Rp15-30 juta. Uniknya, konon meriam ini dikenal untuk mengusir kuntilanak dengan bunyi kerasnya, lho. Menarik, ya?

4. Tari Topeng Muaro

Tradisi turun-temurun ini digelar setiap Idul Fitri di Desa Muaro Jambi, Provinsi Jambi. Topeng yang digunakan terbuat dari labu manis tua berkulit keras dalam berbagai warna, dan ijuk sebagai rambut tiruan.

Tarian ini dibawakan oleh para pemuda Desa Muara Jambi yang peduli terhadap pelestarian kebudayaan dan seni tradisi. Diperkirakan tradisi ini sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu.

5. Nyembah Belari

Anak-anak Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan memiliki tradisi unik untuk memeriahkan Lebaran Idul Fitri. Mereka bersilaturahmi secara cepat dengan mengunjungi rumah-rumah warga dengan berlari atau berjalan cepat.

Anak-anak yang melakukan “Nyembah Belari” tidak masuk ke rumah warga, melainkan hanya berdiri di teras dan menadahkan tangan, menunggu pernak-pernik yang akan diberikan oleh tuan rumah dengan tanpa paksaan atau tanpa syarat. Selanjutnya, mereka akan dengan cepat beralih ke rumah-rumah warga yang lain.

Mereka pun membawa kantong plastik yang digunakan untuk membawa hadiah yang diberikan oleh para pemilik rumah. Biasanya, rombongan bocah tersebut akan menyisir rumah warga yang berdekatan dengan area masjid raya. Mulai dari Desa Batu Lepuk, bergerak ke Teluk Sekuni, Desa Melayu, Desa Hilir, dan Desa Kukup.

6. Nyaman Selam

Di Pulau Dewata, Bali, terdapat tradisi makan bersama yang menunjukkan indahnya toleransi beragama. Secara turun temurun menjelang Idul Fitri, tradisi ini dilakukan dengan cara “ngejot”, yaitu pemberian hidangan kepada masyarakat sekitar, termasuk bagi mereka yang berbeda agama.

Tradisi tersebut dikatakan sudah dilakukan sejak masa kerajaan dan dapat dijumpai di sebagian besar daerah Bali. Umat Hindu juga akan memberikan balasan dengan melakukan “ngejot” kepada umat Islam pada saat Hari Raya Nyepi atau Galungan.

7. Perang Topat

Tradisi khas Lombok, Nusa Tenggara Barat ini menjadikan ketupat sebagai alat kerukunan antar umat Hindu dan Islam di sana. Tradisi satu ini dilakukan dengan cara saling melempar ketupat. Perang ketupat ini biasanya dilakukan setelah berdoa, berziarah dan bersilaturahmi ke rumah sanak saudara saat hari raya.

Dalam perang ini, ketupat yang digunakan bukanlah ketupat pada umumnya. Sebagai senjata perang, makanan berlapis janur kelapa ini hanya dibuat seukuran kepalan anak-anak dengan berat sekitar 30 gram saja.

8. Daul

Tradisi seni musik khas Madura terutama Kabupaten Sampang ini selalu ada tiap tahun untuk menyambut Idul Fitri. Ul-daul atau Daul berawal dari pengembangan seni musik tong-tong yang sudah melekat dengan Pulau Madura.

Jika seni musik tong-tong dianggap monoton, Daul mempunyai irama yang lebih dinamis sebagaimana musik perkusi. Saat festival Daul, alat musik yang digunakan pun cukup lengkap, ditambah dengan hiasan dan pengeras suaranya.

Festival ini biasa diikuti oleh masyarakat dari setiap daerah di Pulau Madura untuk memperebutkan posisi pertama dengan hadiah yang cukup fantastis. Daul pun telah menjadi tradisi yang melekat dalam menyambut lebaran.

Nah, itulah 8 tradisi unik saat menyambut lebaran dari berbagai daerah di Indonesia. Menurutmu, tradisi dari daerah manakah yang terunik?

Reporter: Shinta Alifia

Editor: Herlianto. A

Tags: BaraanGrebeg SyawalHari Raya Idul Fitrilebaran di IndonesiaTradisi Lebaran

Related Posts

5 Tempat Belajar Membatik di Malang, Cocok untuk Pelajar hingga Wisatawan
Budaya

5 Tempat Belajar Membatik di Malang, Cocok untuk Pelajar hingga Wisatawan

Senin, 20 Jul 2026
Candi Singosari Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara di Musim Liburan
Budaya

Candi Singosari Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara di Musim Liburan

Rabu, 15 Jul 2026
3 Alasan Generasi Muda Memilih Belanja Thrifting 
Budaya

3 Alasan Generasi Muda Memilih Belanja Thrifting 

Jumat, 3 Jul 2026
Aktivitas memutar vinyl wajib jadi itinerary wisatamu di Museum Musik Dunia Jatim Park 3. Foto: Dok
Budaya

List Itinerary Liburan di Kota Batu, Museum Musik Dunia Jatim Park 3 Hadirkan ‘Vinyl Experience

Kamis, 25 Jun 2026
Anjali dan Hal yang Tidak Kembali
Budaya

Anjali dan Hal yang Tidak Kembali

Minggu, 21 Jun 2026
Warga mengarak jolen berisi tumpeng di Gebyar Ritual 1 Suro. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Budaya

Meriah! Gebyar Ritual 1 Suro 2026 di Gunung Kawi Libatkan 1.000 Warga Desa Wonosari

Selasa, 16 Jun 2026
Next Post
Senyum Kakek Satirun Jelang Lebaran

Senyum Kakek Satirun Jelang Lebaran

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.