Malang, Tugumalang.id – Sungai Brantas tak hanya menjadi urat nadi penyedia air bagi Malang Raya. Di sepanjang alirannya, sungai terbesar di Jawa Timur itu juga menghadirkan beragam destinasi wisata, ruang publik, hingga tempat bersantai dengan karakter yang berbeda-beda.
Mulai dari kampung tematik yang penuh warna, restoran bernuansa alam, kafe di tepi sungai, hingga kawasan waduk yang menjadi lokasi rekreasi, berikut tujuh spot menarik yang bisa ditemukan di sepanjang aliran Sungai Brantas.
7 Spot Menarik di Sepanjang Sungai Brantas Malang
1. Kampung Warna-Warni Jodipan
Kampung Warna-Warni Jodipan menjadi salah satu ikon wisata Kota Malang yang berdiri di bantaran Sungai Brantas. Kawasan ini mulai dikenal sejak 2016 setelah rumah-rumah warga dicat dengan beragam warna hingga mengubah wajah permukiman menjadi destinasi wisata tematik.
Wisatawan dapat menyusuri gang-gang penuh mural, berburu foto di berbagai sudut kampung, serta menikmati panorama Sungai Brantas dari Jembatan Kaca Ngalam Indonesia. Kawasan ini juga kerap menjadi lokasi kegiatan pelestarian Sungai Brantas, termasuk Festival Kali Brantas yang digelar saat peringatan Hari Sungai Nasional.
2. Kampung Tridi
Berada tepat di seberang Jodipan, Kampung Tridi menawarkan pengalaman wisata melalui mural tiga dimensi yang menghiasi dinding rumah warga.
Lokasinya juga berada di bantaran Sungai Brantas dan terhubung dengan Jembatan Kaca. Dari sejumlah titik, pengunjung dapat menikmati pemandangan sungai sekaligus melihat aktivitas masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut.
Baca juga: Sampah Plastik Impor dari Selandia Baru hingga Kanada Menumpuk di Sungai Brantas Kabupaten Malang
3. Tanaka Waterfall
Di Desa Bangelan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, terdapat Tanaka Waterfall yang memanfaatkan aliran sungai menuju Bendungan Karangkates sebagai kawasan wisata bertema Jepang.
Sepanjang sekitar 400 meter aliran sungai dihiasi jembatan bergaya Jepang, lampion, dan berbagai ornamen. Pengunjung dapat mencoba river tubing atau bersantai di Kafe Keceh yang menyediakan tempat duduk di aliran sungai dangkal sehingga kaki bisa tetap terendam air.
4. Koridor Sungai Brantas Kayutangan
Sungai Brantas juga menjadi bagian dari lanskap kawasan Kayutangan Heritage di Kota Malang. Aliran sungai berada di sisi timur kawasan bersejarah tersebut.
Dari sejumlah jalan dan jembatan di sekitar Kayutangan, pengunjung bisa menikmati pemandangan sungai yang membelah Kota Malang. Koridor ini sering dimanfaatkan warga untuk bersantai pada pagi maupun sore hari dan menjadi salah satu unsur yang membentuk perkembangan Kota Malang sejak masa kolonial.
5. Taman Indie Resto
Bagi yang ingin menikmati suasana makan di dekat sungai, Taman Indie Resto bisa menjadi pilihan. Restoran yang berada di kawasan Araya, Kota Malang, ini mengusung konsep alam terbuka.
Sebagian area makannya menghadap lembah dan aliran sungai yang masih berada dalam Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas. Pepohonan rindang, gazebo, dan suara gemericik air menjadi daya tarik tempat ini.
6. Pipir Lèpèn
Pipir Lèpèn menjadi salah satu kafe hidden gem di tepi Sungai Brantas. Lokasinya berada di kawasan Pasar Bunga Splendid, Jalan Brawijaya, Kecamatan Klojen, Kota Malang.
Nama “Pipir Lèpèn” berasal dari bahasa Jawa yang berarti pinggir kali atau tepi sungai. Area duduknya menghadap langsung ke Sungai Brantas dan dikelilingi pepohonan rindang. Selain menikmati suasana sungai, pengunjung dapat mencicipi beragam menu, mulai olahan mi, camilan, hingga aneka kopi.
Baca juga: Ini Hasil Sementara Susur Sungai Brantas 2025, Kota Malang Paling Banyak Sumbang Timbulan Sampah
7. Kawasan Wisata Karangkates
Karangkates di Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, menjadi destinasi yang tak bisa dipisahkan dari aliran Sungai Brantas. Kawasan ini berpusat di Waduk Ir. Sutami atau Bendungan Karangkates yang merupakan bagian dari sistem pengelolaan Sungai Brantas untuk pembangkit listrik, irigasi, dan pengendalian banjir.
Selain fungsi tersebut, Karangkates berkembang menjadi kawasan wisata alam. Pengunjung dapat menikmati panorama waduk yang dikelilingi perbukitan, bersantai di Travel Park Sutami, menyusuri waduk dengan perahu wisata, hingga memanfaatkan gazebo, area bermain anak, pusat kuliner, dan sejumlah spot memancing.
Keberadaan Sungai Brantas menjadikan kawasan di sekitarnya berkembang dengan beragam fungsi. Tak hanya menopang kebutuhan air, sungai ini juga menghadirkan pilihan wisata yang memadukan alam, budaya, ruang publik, hingga kuliner.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Nathasya Amalia/Magang
editor: jatmiko























