Senin, Juni 29, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

7 Fakta Video Dugaan Penembakan Gus Idris yang Ternyata Hanya Setingan

Redaksi by Redaksi
Maret 3, 2021 10:10 am
in Berita
Gus Idris saat menyampaikan penjelasan kepada awak media.(rizal adhi pratama).

Gus Idris saat menyampaikan penjelasan kepada awak media.(rizal adhi pratama).

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

 

MALANG – Jagad dunia maya sempat dihebohkan dengan kasus dugaan penembakan seorang ustadz sekaligus Youtuber, Idris Al-Marbawi, atau akrab disapa Gus Idris.

READ ALSO

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Dalam video yang diunggah di akun YouTube Gus Idris Official tersebut, terlihat Gus Idris tersungkur dengan luka di dada sebelah kanan setelah terdengar suara mirip tembakan.

Gus Idris yang seolah olah kena tembak. Padahal merupakan bagian skenario untuk konten Youtube.

Namun, saat jajaran Polres Malang melakukan penyelidikan terkait kebenaran dalam video tersebut. Ternyata didapatkan fakta bahwa video tersebut adalah setingan dan dibuat hanya untuk kebutuhan konten YouTube.

Berikut tugumalang.id menjabarkan 7 fakta menarik terkait kasus video dugaan penembakan terhadap Gus Idris:

1. Kapolres Malang Terjun Langsung Mendatangi Pondok Pesantren Gus Idris Thoriqul Jannah

Viral video dugaan penembakan kepada Ustadz sekaligus Youtuber Idris Al-Marbawi atau akrab disapa Gus Idris membuat jagad maya heboh. Untuk mengkonfirmasi hal tersebut, Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar terjun langsung ke lapangan untuk mengklarifikasi kabar dugaan penembakan terhadap ulama asal Ngajum ini.

Terlihat, Hendri Umar datang langsung ke kediaman Gus Idris pada sore hari di Desa Babadan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang.

Hendri juga mengatakan bahwa jajarannya sudah melakukan penyelidikan terkait video tersebut.

“Terkait video yang sudah beredar, kita lakukan upaya-upaya penyelidikan agar tidak ada berita simpang siur. Kita akhirnya melakukan upaya-upaya agar mengetahui kejadian sebenarnya dari kejadian ini,” terangnya saat mendatangi Pondok Pesantren Gus Idris Thoriqul Jannah Ngajum, Kabupaten Malang pada Selasa (02/03/2021).

Polres Malang langsung menerjunkan Intelejen, Satreskrim dan Polsek Ngajum untukmelakukan klarifikasi berita penembakan terhadap ulama ini.

Kapolres Malang saat mengunjungi pesantren milik Gus Idris.

2. Gus Idris Tidak Mengalami Penembakan, Murni Kebutuhan Konten

Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar, mengkonfirmasi jika kabar bahwa Gus Idris mengalami penembakan adalah tidak benar.

“Bahwa Gus Idris ini tidak pernah tertembak dan tidak pernah mengalami luka apapun juga. Dan yang mereka lakukan ini adalah murni konten untuk video cerita berseri untuk kepentingan YouTube,” tegasnya.

Hendri juga menegaskan bahwa tidak ada sama sekali luka tembak yang bersarang di dada maupun sekujur tubuh Gus Idris.

“Saya juga sudah ketemu langsung dengan Gus Idris dan tidak ada sama sekali bekas luka tembak atau apapun di seluruh tubuh beliau,” sambungnya.

Di tempat yang sama, Idris Al-Marbawi juga memberikan statement bahwa dirinya tidak pernah menyebutkan kata penembakan dalam videonya tersebut.

“Saya Idris Al-Marbawi alhamdulilah sehat wal afiat, atas ijin Allah kita di sini diberikan kesehatan. Yang ingin saya sampaikan bahwa tidak ada unsur penembakan, karena saya dalam video ini tidak mengeluarkan penembakan,” tegasnya

3. Cairan Mirip Darah dalam Video hanya Bagian dari Konten

Dalam video dugaan penembakan terhadap Gus Idris berjudul ‘Kejadian yang Sebenarnya Terjadi Kepada Gus Idris Al-Marbawi,’ terlihat noda dan cairan berwarna merah mirip darah.

Saat dikonfirmasi kepada juru bicara Gus Idris, Ian Firdaus, mengatakan jika itu adalah bagian dari konten.

“Kalau misalkan darah dalam luka kan itu dari Gusnya memang untuk pembuatan konten video. Kalau dari unsur ilmu hitam saya tidak bisa jelasin, karena saya secara hukum ilmu hitam itu nalarnya bagaimana, mau dicari pasalnya juga tidak tahu itu,” ungkapnya.

4. Pembuatan Video Dugaan Penembakan Gus Idris di Wilayah Dekat Pacet

Netizen berspekulasi terkait tempat dimana dugaan penembakan terhadap Gus Idris tersebar. Beberapa orang berkomentar jika lokasi tersebut ada di Pulau Sumatera, beberapa lainnya mengatakan ada di Pulau Jawa.

Juru bicara Gus Idris, Ian Firdaus, mengungkapkan jika pembuatan video tersebut terjadi di  Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

“Kejadian tersebut adalah saat live video tentang penyerangan dukun ilmu hitam Nyai Ronggeng. Waktu Gus Idris dan timnya berada di dekat Pacet pada malam hari antara akhir bulan (Februari) atau awal bulan Maret,” ungkapnya.

Lalu, saat tim Gus Idris merekam momen ulama berkacamata ini naik ke atas menuju mobil. Disitulah terjadi kejadian dugaan penembakan tersebut.

“Setelah itu Gus langsung naik ke atas, dan saat naik ke atas itu banyak yang menyimpulkan bahwa terjadi penembakan. Padahal dari kita tidak pernah memberikan statement bahwa itu penembakan,” bebernya.

Setelah itu, Gus Idris dan beberapa rekannya tidak bisa dihubungi beberapa hari oleh pihak Ponpes dan keluarga. Menurut Ian, saat itu ia bersama Gus Idris dan Ustad Farhan sedang berendam di sungai.

“Setelah itu Gus mengajak saya dan Ustad Farhan untuk istilahnya berendam dibeberapa tempat, salah satunya di daerah Pacet itu,” lanjutnya.

Gus Idris saat merayakan Ultahnya ke-52.

5. Video Dugaan Penembakan adalah Cerita Berseri Nyai Ronggeng

Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar, menegaskan jika video terkait dugaan penembakan terhadap Gus Idris adalah murni merupakan bagian dari cerita berseri Nyai Ronggeng di akun YouTube Gus Idris Official.

“Yang mereka (Gus Idris dan timnya) lakukan ini adalah murni konten untuk video cerita berseri untuk kepentingan YouTube,” tegasnya.

Gus Idris sendiri menjelaskan jika video tersebut hanya untuk pembelajaran kepada masyarakat bahwa ilmu hitam tidak bakal bisa mengalahkan ilmu putih.

“Adapun dalan video tersebut mengandung pembelajaran bahwa yang mempercayai ilmu hitam tidak akan pernah menang melawan ilmu putih,” ucapnya.

6. Pakar Telematika Roy Suryo Ragukan Kebenaran Video Dugaan Penembakan Gus Idris

Tokoh nasional sekaligus pakar telematika, Roy Suryo, bahkan juga ikut berkomentar terkait video dugaan penembakan terhadap pengasuh Ponpes Thoriqul Jannah tersebut.

Dalam interview yang dilakukan INews dan diunggah di akun YouTube KRMT Roy Suryo, ia menilai ada kejanggalan dalam vide tersebut.

“Ketika terjadi penembakan kan ada mobil silver yang melintas, tapi suara itu (penembakan) terdengar sangat dekat. Kalaupun penembakan dari mobil itu seharusnya suaranya tidak sedekat itu,” ungkapnya pada Selasa (02/03/2021).

“Kalaupun memang benar penembakan dari mobil itu maka bisa dibilang penembaknya adalah orang yang mahir, dan suaranya tidak sekeras itu,” sambungnya.

Ia juga melihat bahwa orang-orang yang ada saat kejadian dugaan penembakan terlalu tenang dalam mereaksi kejadian tersebut.

“Kedua saya melihat rekasi dari para santri tidak menunjukkan kekhawatiran atau ketakutan. Tapi malah mengatakan tembakan-tembakan, santai atau santuy lah begitu,” tegasnya.

Lebih lanjut, Roy Suryo mengatakan tidak habis pikir seandainya video dugaan penembakan tersebut memang benar-benar prank.

“Kalau ini memang prank saya gak habis pikir, kenapa seorang ulama sekaligus seorang Gus yang memiliki pondok pesantren melakukan hal seperti itu. Tapi kalau memang itu tujuannya memang untuk konten agar Youtubenya banyak yang like dan subscribe, dan kalau banyak like dan subscribe kan ada keuntungan finansial,” tuturnya.

Dan ia mengatakan setuju agar pihak kepolisian mengusut kasus tersebut baik kepada akun-akun penyebar video tersebut sekaligus akun official milik Gus Idris.

“Kalau ini memang hoax atau prank, saya setuju pihak kepolisian mengusut akun-akun yang sudah memviralkan itu, termasuk akun official yang mengunggah video itu. Katena menyebabkan kegaduhan dan kehebohan,” ungkapnya.

7. Polda Jawa Timur Tegasnya jika Video Dugaan Penembakan Gus Idris adalah Hoaks

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, menegaskan jika video dugaan penembakan terhadap Gus Idris adalah hoax.

“Terkait unggahan dari akun (YouTube) milik Gus Idris yang beredar di media sosial kemarin itu kami nyatakan hoaks,” tegasnya.

Gatot mengatakan bahwa video itu hoaks karena setelah meng-upload video dugaan penembakan. Gus Idris kembali meng-upload video klarifikasi bahwa dirinya tidak mengalami penembakan.

“Ketika hari senin (video) yang menceritakan Gus Idris ditembak orang tidak dikenal diupload di YouTube. Tapi pada hari selasa ada video yang menyatakan Gus Idris tidak ditembak dan baik-baik saja. Jadi, dapat kami pastikan bahwa video tersebut hoax,” pungkasnya.

Tags: gus idrisKonten YoutubePolres Malang

Related Posts

Jembatan Bunul, Salah Satu Jalan Alternatif di Kota Malang Khusus Pejalan Kaki dan Kendaraan Roda Dua (Foto: Google Maps)
Berita

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Selasa, 2 Jun 2026
Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Yai Mim membeberkan rencana pindah rumah (M Sholeh)
Berita

Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Selasa, 7 Okt 2025
Kursi kursi yang dipersiapkan untuk audiens acara dakwah Dr Zakir Naik di Starion Gajayana, Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Berita

Panitia Siapkan 10 Ribu Kursi untuk Acara Dakwah Dr Zakir Naik di Stadion Gajayana Malang

Kamis, 10 Jul 2025
Next Post
Disnaker Kabupaten Malang Beri Sertifikasi Kompetensi untuk Cleaning Service

Disnaker Kabupaten Malang Beri Sertifikasi Kompetensi untuk Cleaning Service

BERITA POPULER

  • Bapenda Kota Malang

    Sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan Mulai Berdampak, Bapenda Kota Malang Sebut Opsen PKB Meningkat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.