53 Mahasiswa Unikama Lulus Seleksi Program Kampus Mengajar Kemendikbud

  • Whatsapp
Wakil Rektor I Unikama, Dr Sudi Dul Aji MSi (empat dari kanan) bersama para mahasiswa Unikama. Foto: dok
MALANG – Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) kian eksis di tingkat nasional. Pasalnya, sebanyak 53 mahasiswanya berhasil lulus seleksi Program Kampus Mengajar oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI.
53 mahasiswa tersebut berasal dari Prodi PGSD sebanyak 26 mahasiswa, Bimbingan dan Konseling (BK) 3 mahasiswa, Pendidikan Geografi 2 mahasiswa, Pendidikan Bahasa Inggris 5 mahasiswa, Sastra Inggris 3 mahasiswa, Pendidikan Matematika 8 mahasiswa, Teknik Informatika 4 mahasiswa, Sistem Informasi 1 mahasiswa, dan Pendidikan Fisika 1 mahasiswa.
Wakil Rektor I Unikama, Dr Sudi Dul Aji MSi, menyatakan bahwa ini sudah kedua kalinya Unikama mengikuti program serupa. Hal tersebut seiring dengan mendukung peran perguruan tinggi di berbagai program pemerintah, khususnya bidang pendidikan.
“Sebenarnya Kampus Mengajar ini merupakan program yang kedua, yang pertama yakni Kampus Mengajar Perintis (KMP), Unikama juga terlibat saat itu dan keberhasilannya cukup baik. Maka dari itu, dilanjutkan dengan program kedua ini di tahun 2021 dengan istilah Kampus Mengajar tahap I,” terangnya.
Diketahui, program tersebut guna mendukung kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dengan membuka kesempatan mahasiswa untuk belajar di luar perguruan tinggi.
Sebelum dinyatakan lolos, para mahasiswa harus mengikuti seleksi yang telah ditetapkan. Mulai dari mendaftar di akun Kampus Mengajar hingga masuk tahap seleksi di tingkat kementerian yang kemudian akan diumumkan melalui surat Dirjen Dikti.
“Dari Unikama ada 53 mahasiswa yang lolos secara administrasi dan bisa mengikuti Kampus Mengajar ini. Secara keseluruhan melibatkan semua perguruan tinggi tetapi yang mendapat surat tugas hanya 366 Perguruan Tinggi saja. Tidak sembarangan, untuk Dosen Pendamping Lapangan (DPL) juga disaring secara administrasi. Untuk dosen Unikama ada 6 yang lolos seleksi,” bebernya.
Mahasiswa yang lulus dalam proses seleksi nantinya akan di tempatkan di daerah masing-masing serta menyasar tingkat SD. Namun, tak hanya Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) saja, namun prodi non pendidikan juga dilibatkan. Sehingga, dapat memberikan pengalaman dan juga sedikit gambaran tentang bagaimana mengkolaborasikan ilmu saat berkecimpung di dunia pendidikan.
Lebih jauh, Sudi menjelaskan, program ini akan dilaksanakan pada 22 Maret hingga 25 Juni 2021 mendatang.
“Kami berharap program ini akan berjalan lancar, sehingga peran mahasiswa kami bisa benar-benar maksimal saat menjalankan tugasnya. Serta mahasiswa yang ikut serta dalam program pemerintah ke depannya bisa lebih banyak lagi,” tandasnya.(ads)
Reporter: Feni Yusnia
Editor: Lizya Kristanti
Baca Juga  80 Mahasiswa FBS Unikama Ikuti Prosesi Yudisium Secara Virtual

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *