Tugumalang.id – Pergantian tahun akrab dengan tradisi-tradisi untuk menyambut awal kehidupan yang baru. Selain menyalakan kembang api, ada banyak tradisi lainnya yang kerap dilakukan saat malam tahun baru.
Tradisi-tradisi ini dipercaya bisa membawa keberuntungan atau mengenang tahun sebelumnya dengan lebih baik. Berbeda budaya, berbeda pula tradisinya. berikut lima tradisi unik di momen tahun baru dari berbagai negara:
1. Makan 12 buah anggur saat tengah malam (Spanyol dan Meksiko)
Tahun baru di Spanyol dan Meksiko dirayakan dengan makan-makan bersama keluarga atau teman. Di meja makan, anggur selalu dihidangkan karena telah menjadi bagian dari tradisi.
Baca Juga: New Look Atria Hotel Malang Siap Menyambut Libur Natal dan Tahun Baru
Begitu waktu menujukkan tengah malam, mereka memakan 12 buah anggur. Jumlah tersebut melambangkan jam pergantian tahun yang menunjuk ke angka 12.
2. Memakai baju polkadot (Filipina)
Masyarakat Filipina percaya baju dengan motif polkadot dipercaya bisa membawa keberuntungan karena bentuknya mirip dengan koin. Mereka juga memakan buah-buahan berbentuk bulat seperti semangka dan kelengkeng karena dianggap bisa membawa kesejahteraan.
Baca Juga: Nikmati Diskon 20 Persen Tarif Tol di Momen Long Weekend Tahun Baru Hijriah 2025
3. Hening selama 12 detik sebelum tengah malam (Rusia)
Jika di belahan dunia lain, tahun baru identik dengan kembang api dan pesta yang meriah, maka di Rusia justru sebaliknya. Di sana masyarakat justru berdiam diri selama 12 detik untuk mengenang tahun yang telah berlalu dan berdoa untuk tahun yang akan datang.
4. Berkeliling dengan koper kosong (Amerika Tengah)
Di Mexico, Ekuador, dan Colombia, tradisi tahun baru diwarnai dengan masyarakat berjalan berkeliling sambil membawa koper kosong. Mereka berharap di tahun baru bisa mendapatkan pengalaman baru dan traveling dengan aman.
5. Menyediakan kursi kosong di meja makan (Irlandia)
Keluarga di Irlandia akan menyediakan kursi dan piring kosong di meja makan saat tahun baru. Mereka percaya, anggota keluarga yang meninggal di tahun sebelumnya akan ikut makan bersama. Mereka juga tidak mengunci pintu agar arwah bisa masuk ke dalam rumah.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Herlianto. A





























