Sabtu, Juli 18, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Budaya

5 Mitos Wanita Jawa, Nomor 2 Bisa Sulit Dapat Jodoh

Redaksi by Redaksi
Februari 7, 2023 4:32 pm
in Budaya
Ilustrasi wanita Jawa.

Ilustrasi wanita Jawa. Foto/Freepik

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Masyarakat Jawa hingga kini masih banyak yang mempercayai mitos. Meski belum diketahui kebenaran dan asal-usul dari mitos tersebut, masyarakat masih sering menuturkannya dan mengaitkan dengan kejadian tertentu.

Mitos-mitos seperti larangan atau pamali untuk melakukan hal-hal tertentu. Ini biasanya diucapkan oleh orang tua kepada anaknya. Bahkan ada beberapa larangan yang diperuntukkan pada para wanita saja.

READ ALSO

Candi Singosari Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara di Musim Liburan

3 Alasan Generasi Muda Memilih Belanja Thrifting 

Nah, dirangkum dari berbagai sumber, berikut in 5 mitos seputar wanita Jawa yang sering terdengar di kehidupan sehari-hari masyarakat.

1. Menyapu harus bersih agar suami tidak brewok

Siapa yang sering ditegur karena kurang bersih saat menyapu? Wanita Jawa pasti tidak asing dengan mitos yang satu ini.

Hasil menyapu yang kurang bersih dipercaya bikin kamu punya suami yang brewokan alias punya banyak rambut pada wajah. Secara ilmiah, mungkin sulit dinalar mitos ini, namun ini bertujuan untuk menasihati wanita supaya senantiasa menyapu dengan bersih dan tidak meninggalkan sampah sedikit pun.

2. Duduk di ambang pintu bikin anak gadis sulit dapat jodoh

Duduk di tengah pintu atau di depan pintu dikatakan sebagai sesuatu yang ‘gak ilok’ atau sebaiknya tidak dilakukan. Mitos tersebut mengatakan, duduk pada posisi menghalangi pintu tersebut bisa membuat anak gadis yang belum menikah jadi sulit mendapat jodoh.

Hal tersebut dipercaya akan menolak datangnya lamaran. Padahal jika dipikir, sebenarnya mitos ini bermaksud agar tidak menghalangi jalan. Selain itu, wanita yang ‘nongkrong’ di tengah jalan masuknya tamu juga tampak kurang elok dipandang.

3. Jangan bunuh binatang saat hamil, anak bisa cacat

Membunuh binatang saat sedang hamil amat dilarang di masyarakat Jawa. Baik wanita yang sedang mengandung maupun suaminya tidak boleh membunuh hewan selama masa kandungan bayi.

Hal ini bertujuan untuk menghindari adanya kecacatan atau ketidaksempurnaan pada tubuh anak dalam kandungan. Mereka takut akan mendapat balasan buruk atas apa yang telah mereka perbuat pada hewan tersebut.

Banyak yang percaya bahwa mitos ini ada benarnya. Tak sedikit orang tua yang mengaku memiliki anak dengan ciri fisik seperti bekas luka dan memar, hingga kekurangan pada fisik anaknya karena mereka sempat membunuh hewan saat anak mereka masih di kandungan.

4. Menyapu tidak diselesaikan akan ditinggal jodohnya

Konon bila anak perempuan menyapu namun tidak diselesaikan, maka ia akan ditinggalkan oleh jodohnya. Mitos ini masih dipercaya dan sering digunakan para orang tua di desa untuk memacu anak perempuan mereka agar rajin menyelesaikan pekerjaan rumah.

5. Jangan memikirkan atau berkata buruk tentang orang lain saat hamil

Ibu hamil dilarang memikirkan atau berkata buruk tentang orang lain. Katanya, anak yang ada di dalam kandungan bisa jadi mirip dengan orang yang kita bicarakan atau benci.

Misal, sang ibu membenci cara berjalan seseorang yang pincang dan terus mengomel tentang hal itu, maka anak yang dikandungnya nanti bisa lahir dengan bentuk kaki dan cara berjalan yang mirip atau bahkan sama dengan orang itu.

Oleh karena itu, orang Jawa senantiasa mengingatkan wanita yang tengah hamil untuk selalu berpikir dan berbuat positif untuk kebaikan bayinya.

Bila mereka menjumpai suatu hal buruk ataupun sesuatu yang mereka benci, mereka akan berucap ‘amit-amit jabang bayi’ sambil mengelus perut wanita hamil. Hal tersebut dilakukan dengan maksud melindungi si anak dalam kandungan dari hal-hal yang buruk dan jahat.

Itulah beberapa mitos wanita Jawa di masyarakat. Terlepas benar atau tidaknya, mitos ada sebagai pengingat kita untuk selalu berhati-hati dalam berucap dan bersikap. Mitos mana nih yang paling sering kamu dengar?

Reporter: Shinta Alifia

Editor: Herlianto. A

Tags: Masyarakat JawaMitosMitos JawaMitos Wanita JawaOrang JawaPamali di Jawa

Related Posts

Candi Singosari Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara di Musim Liburan
Budaya

Candi Singosari Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara di Musim Liburan

Rabu, 15 Jul 2026
3 Alasan Generasi Muda Memilih Belanja Thrifting 
Budaya

3 Alasan Generasi Muda Memilih Belanja Thrifting 

Jumat, 3 Jul 2026
Aktivitas memutar vinyl wajib jadi itinerary wisatamu di Museum Musik Dunia Jatim Park 3. Foto: Dok
Budaya

List Itinerary Liburan di Kota Batu, Museum Musik Dunia Jatim Park 3 Hadirkan ‘Vinyl Experience

Kamis, 25 Jun 2026
Anjali dan Hal yang Tidak Kembali
Budaya

Anjali dan Hal yang Tidak Kembali

Minggu, 21 Jun 2026
Warga mengarak jolen berisi tumpeng di Gebyar Ritual 1 Suro. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Budaya

Meriah! Gebyar Ritual 1 Suro 2026 di Gunung Kawi Libatkan 1.000 Warga Desa Wonosari

Selasa, 16 Jun 2026
Tradisi Ngarak Banteng empu supo
Budaya

Tradisi Ngarak Banteng Empu Supo XVIII Siap Getarkan Kota Batu

Minggu, 31 Mei 2026
Next Post
Dwi Lindawati saat memaparkan materi cara menulis features.

Materi Terakhir, Anak Magang Tugu Media Group Asyik Belajar Nulis Features

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.