Senin, Oktober 12, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

5 Fakta Pramusaji Warung Kopi Cetol di Gondanglegi, Putus Sekolah hingga Digaji Rp650 per Bulan

Redaksi by Redaksi
Januari 11, 2025 2:11 pm
in News
Pramusaji Warung Kopi Cetol usai diamankan petugas. Foto: Polres Malang

Pramusaji Warung Kopi Cetol usai diamankan petugas. Foto: Polres Malang

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Sebanyak tujuh pramusaji Warung Kopi Cetol yang masih di bawah umur telah menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polres Malang. Mereka menjawab sejumlah pertanyaan dari penyidik, mulai dari latar belakang keluarga hingga gaji yang mereka terima dari pemilik warung.

Mereka diamankan saat penertiban Warung Kopi Cetol di Pasar Gondanglegi pada Sabtu (4/1/2025) lalu. Tujuh pramusaji tersebut berasal dari Kecamatan Sukun Kota Malang, Kecamatan Dampit, Pagak, Wajak, Wonosari, dan Wagir Kabupaten Malang.

READ ALSO

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut

DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis

Berikut adalah lima fakta berdasarkan pengakuan mereka kepada pihak kepolisian:

1. Semua pramusaji di bawah umur putus sekolah

Sebanyak tujuh pramusaji yang diperiksa Unit PPA Satreskrim Polres Malang tidak ada yang melanjutkan pendidikan. Ada yang hanya tamat SD, ada juga yang hanya tamat SMP.

Baca Juga: Tanggapi Penertiban Warung Kopi Cetol di Gondanglegi, Bupati Malang Akan Tindak Tegas Praktik Serupa

Meski sebagian putus sekolah karena masalah ekonomi, ada juga yang putus sekolah karena memang tidak mau melanjutkan pendidikan.

“Mereka nggak ada yang sekolah,” kata Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA), Aiptu Erlehana BR Maha.

2. Gaji Rp650 ribu belum termasuk tip

Pramusaji yang bekerja di Warung Kopi Cetol menerima gaji Rp650 ribu per bulan dari atasan mereka. Ini belum termasuk tip yang mereka terima dari pengunjung. Tip yang diterima bervariasi dan bisa mencapai Rp50 ribu untuk satu pengunjung.

“Gaji bulanan ini didapat dari bosnya sebagai pelayan. Fee itu dia dapat dengan cara pendekatan ke pelanggan,” ujar Leha.

3. Direkrut dengan metode mulut ke mulut

Warung Kopi Cetol tak pernah membuka rekrutmen secara terang-terangan. Pramusaji yang sudah bekerja di sana mengajak teman mereka untuk menjalani profesi yang sama.

Baca Juga: Warung Kopi Cetol Digerebek, Pemilik Warung hingga Pengunjung Diamankan Polisi

Beberapa anak ikut bekerja karena coba-coba. Mereka yang tak menyukai pekerjaan tersebut kemudian resign. Akan tetapi, setelah merasakan susahnya mencari uang di tempat lain, mereka kembali bekerja di Warung Kopi Cetol.

“Ada yang mengaku baru bekerja beberapa bulan. Ada yang putus nyambung. Jadi bekerja, berhenti, lalu bekerja lagi,” kata Leha.

4. Malamnya bekerja lagi di warung remang-remang lainnya

Pemilik Warung Kopi Cetol rupanya tak hanya membuka praktik warung dengan layanan plus plus di Pasar Gondanglegi saja. Mereka juga memiliki lapak serupa di tempat lain.

Pramusaji yang bekerja di Warung Kopi Cetol pada siang hari juga bekerja di lapak tersebut pada malam harinya. Lokasi lapak ini beragam. Ada yang di pinggir jalan, ada juga yang tersembunyi.

“Kalau siang itu bekerja di pasar, tapi kalau malam sebagian dari mereka pindah tempat yang di pinggir jalan,” imbuh Leha.

5. Mengaku bekerja sebagai ART atau karyawan toko pada orang tua

Orang tua pramusaji Warung Kopi Cetol tak tahu anak-anak mereka memberikan pelayanan plus plus kepada laki-laki.

Kepada orang tua, para pramusaji di bawah umur ini mengaku bekerja di toko atau bekerja sebagai asisten rumah tangga. Ada juga yang tidak mengaku bekerja dan hanya pamit pergi ke suatu tempat.

“Orang tua tidak ada yang tahu anak ini bekerja di tempat tersebut,” ujar Leha.

Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan atas dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Warung Kopi Cetol. Para pemilik diduga melakukan eksploitasi dan ekonomi terhadap anak di bawah umur.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri

Editor: Herlianto. A

Tags: Gondanglegikabupaten malangPramusajiWarung Kopi Cetol

Related Posts

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut
News

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut

Senin, 12 Okt 2026
DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis
News

DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis

Senin, 12 Okt 2026
KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi
News

KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi

Minggu, 11 Okt 2026
Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Malang Dimakamkan Setelah 4 Minggu
News

Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Malang Dimakamkan Setelah 4 Minggu

Minggu, 11 Okt 2026
Ketum PPI Dukung Tagline Baru Polri Polisi Bersama Masyarakat
News

Ketum PPI Dukung Tagline Baru Polri Polisi Bersama Masyarakat

Minggu, 11 Okt 2026
Konsumsi BBM Malang 720 Kiloliter per Hari, Pertamina Tambah Distribusi Akhir Pekan
News

Konsumsi BBM Malang 720 Kiloliter per Hari, Pertamina Tambah Distribusi Akhir Pekan

Sabtu, 10 Okt 2026
Next Post
Destinasi wisata edukasi di Malang Raya yang cocok dijadikan tujuan wisata bersama keluarga. /Foto: Google Review The Bagong Adventure Museum Tubuh.

8 Wisata Edukasi di Malang Raya yang Patut Dijadikan Tujuan Berwisata Bersama Buah Hati

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.