Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

5 Fakta Pramusaji Warung Kopi Cetol di Gondanglegi, Putus Sekolah hingga Digaji Rp650 per Bulan

Redaksi by Redaksi
Januari 11, 2025 2:11 pm
in News
Pramusaji Warung Kopi Cetol usai diamankan petugas. Foto: Polres Malang

Pramusaji Warung Kopi Cetol usai diamankan petugas. Foto: Polres Malang

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Sebanyak tujuh pramusaji Warung Kopi Cetol yang masih di bawah umur telah menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polres Malang. Mereka menjawab sejumlah pertanyaan dari penyidik, mulai dari latar belakang keluarga hingga gaji yang mereka terima dari pemilik warung.

Mereka diamankan saat penertiban Warung Kopi Cetol di Pasar Gondanglegi pada Sabtu (4/1/2025) lalu. Tujuh pramusaji tersebut berasal dari Kecamatan Sukun Kota Malang, Kecamatan Dampit, Pagak, Wajak, Wonosari, dan Wagir Kabupaten Malang.

READ ALSO

Ketua DPRD Tegaskan Seleksi Sekda Kota Batu Harus Transparan dan Profesional

Atasi Kemacetan dan Jalan Rusak, Pemkot Batu Kebut Penataan Simpang Empat Patih

Berikut adalah lima fakta berdasarkan pengakuan mereka kepada pihak kepolisian:

1. Semua pramusaji di bawah umur putus sekolah

Sebanyak tujuh pramusaji yang diperiksa Unit PPA Satreskrim Polres Malang tidak ada yang melanjutkan pendidikan. Ada yang hanya tamat SD, ada juga yang hanya tamat SMP.

Baca Juga: Tanggapi Penertiban Warung Kopi Cetol di Gondanglegi, Bupati Malang Akan Tindak Tegas Praktik Serupa

Meski sebagian putus sekolah karena masalah ekonomi, ada juga yang putus sekolah karena memang tidak mau melanjutkan pendidikan.

“Mereka nggak ada yang sekolah,” kata Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA), Aiptu Erlehana BR Maha.

2. Gaji Rp650 ribu belum termasuk tip

Pramusaji yang bekerja di Warung Kopi Cetol menerima gaji Rp650 ribu per bulan dari atasan mereka. Ini belum termasuk tip yang mereka terima dari pengunjung. Tip yang diterima bervariasi dan bisa mencapai Rp50 ribu untuk satu pengunjung.

“Gaji bulanan ini didapat dari bosnya sebagai pelayan. Fee itu dia dapat dengan cara pendekatan ke pelanggan,” ujar Leha.

3. Direkrut dengan metode mulut ke mulut

Warung Kopi Cetol tak pernah membuka rekrutmen secara terang-terangan. Pramusaji yang sudah bekerja di sana mengajak teman mereka untuk menjalani profesi yang sama.

Baca Juga: Warung Kopi Cetol Digerebek, Pemilik Warung hingga Pengunjung Diamankan Polisi

Beberapa anak ikut bekerja karena coba-coba. Mereka yang tak menyukai pekerjaan tersebut kemudian resign. Akan tetapi, setelah merasakan susahnya mencari uang di tempat lain, mereka kembali bekerja di Warung Kopi Cetol.

“Ada yang mengaku baru bekerja beberapa bulan. Ada yang putus nyambung. Jadi bekerja, berhenti, lalu bekerja lagi,” kata Leha.

4. Malamnya bekerja lagi di warung remang-remang lainnya

Pemilik Warung Kopi Cetol rupanya tak hanya membuka praktik warung dengan layanan plus plus di Pasar Gondanglegi saja. Mereka juga memiliki lapak serupa di tempat lain.

Pramusaji yang bekerja di Warung Kopi Cetol pada siang hari juga bekerja di lapak tersebut pada malam harinya. Lokasi lapak ini beragam. Ada yang di pinggir jalan, ada juga yang tersembunyi.

“Kalau siang itu bekerja di pasar, tapi kalau malam sebagian dari mereka pindah tempat yang di pinggir jalan,” imbuh Leha.

5. Mengaku bekerja sebagai ART atau karyawan toko pada orang tua

Orang tua pramusaji Warung Kopi Cetol tak tahu anak-anak mereka memberikan pelayanan plus plus kepada laki-laki.

Kepada orang tua, para pramusaji di bawah umur ini mengaku bekerja di toko atau bekerja sebagai asisten rumah tangga. Ada juga yang tidak mengaku bekerja dan hanya pamit pergi ke suatu tempat.

“Orang tua tidak ada yang tahu anak ini bekerja di tempat tersebut,” ujar Leha.

Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan atas dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Warung Kopi Cetol. Para pemilik diduga melakukan eksploitasi dan ekonomi terhadap anak di bawah umur.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri

Editor: Herlianto. A

Tags: Gondanglegikabupaten malangPramusajiWarung Kopi Cetol

Related Posts

Seleksi Sekda Kota Batu
News

Ketua DPRD Tegaskan Seleksi Sekda Kota Batu Harus Transparan dan Profesional

Jumat, 29 Mei 2026
penataan simpang empat patih
News

Atasi Kemacetan dan Jalan Rusak, Pemkot Batu Kebut Penataan Simpang Empat Patih

Jumat, 29 Mei 2026
Ilustrasi kendaraan melintasi Gerbang Tol Singosari. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
News

164.081 Kendaraan Keluar Masuk Tol Pandaan-Malang Selama Libur Iduladha

Jumat, 29 Mei 2026
Penyembelihan hewan kurban dari keluarga Yanuar Maulana dan Surya Burhanuddin. Foto: dok.
News

Diaspora yang Sukses di Petronas Malaysia Berbagi Hewan Qurban di Desa Kalipare Kabupaten Malang

Jumat, 29 Mei 2026
Prakiraan cuaca Malang, terutama di wilayah Kota Malang pada hari Jumat, 29 Mei 2026 diperkirakan dominan cerah. /Foto: Tugumalang.id/ Bagus Rachmad Saputra
News

Prakiraan Cuaca Malang Jumat 29 Mei 2026: Dominan Cerah Sepanjang Hari

Jumat, 29 Mei 2026
Forum kajian KURMA PMII Kota Malang. Foto/dok
News

Faisol Fatawi Ajak Kader PMII Menjaga Adab dalam Dialektika Intelektual

Jumat, 29 Mei 2026
Next Post
Destinasi wisata edukasi di Malang Raya yang cocok dijadikan tujuan wisata bersama keluarga. /Foto: Google Review The Bagong Adventure Museum Tubuh.

8 Wisata Edukasi di Malang Raya yang Patut Dijadikan Tujuan Berwisata Bersama Buah Hati

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.