Malang, Tugumalang.id— Kawasan Kepanjen kini tak hanya dikenal sebagai pusat pemerintahan Kabupaten Malang, tetapi juga menjadi destinasi wisata edukatif yang ramah keluarga. Beragam tempat wisata di sini memadukan unsur rekreasi, pembelajaran, dan pengalaman alam.
Mulai dari peternakan sapi, taman bunga, kebun jeruk, hingga pengelolaan sampah modern, semuanya mengajarkan nilai-nilai edukatif secara menyenangkan. Berikut empat destinasi wisata edukasi di Kepanjen yang wajib dikunjungi bersama keluarga atau rombongan sekolah.
🐄 1. Milkindo Green Farm: Belajar Langsung Dunia Peternakan
📍 Lokasi: Jl. Kolonel Kusno No. 77, Ngempit, Tegalsari, Kepanjen, Kabupaten Malang
Sebagai ikon wisata edukasi Kepanjen, Milkindo Green Farm menghadirkan pengalaman interaktif mengenal dunia peternakan sapi perah. Pengunjung bisa belajar memerah susu sapi, memberi makan kelinci dan kuda, hingga melihat langsung proses pembuatan yoghurt dan keju.
Untuk kunjungan rombongan, tersedia paket “Happy Kids” berdurasi 90–120 menit, mencakup kegiatan menanam padi, membuat telur asin, dan pupuk organik dengan biaya mulai Rp30.000–Rp55.000 per orang.
Harga tiket masuk reguler hanya Rp10.000 (hari biasa) dan Rp15.000 (akhir pekan) — sudah termasuk segelas susu segar. Fasilitasnya lengkap, mulai dari kolam mini, flying fox, ATV, kereta mini, taman kelinci, hingga milkbar.
Baca juga: 8 Wisata Edukasi di Malang Raya yang Patut Dijadikan Tujuan Berwisata Bersama Buah Hati
🌸 2. Taman Refugia Jati: Wisata Alam dan Edukasi Pertanian
📍 Lokasi: Jl. Masjid, Mergosingo, Jatirejoyoso, Kepanjen, Kabupaten Malang
Taman Refugia Jati memadukan keindahan bunga berwarna-warni dengan edukasi pertanian ramah lingkungan. Di sini, pengunjung bisa belajar mengenal tanaman refugia—bunga pengusir hama alami—dan praktik pertanian organik.
Setiap akhir pekan, taman ini mengadakan lapak baca buku dan aktivitas pertanian interaktif seperti menanam padi, membajak sawah, hingga belajar bertani.
Selain edukatif, taman ini cocok untuk bersantai. Fasilitasnya meliputi gazebo, jogging track, playground, spot foto estetik, warung kuliner, musala, toilet, WiFi, dan area parkir gratis.
🍊 3. Kampung Jeruk: Petik Buah Langsung dari Pohonnya
📍 Lokasi: Jl. Yos Sudarso, Sanggrahan, Mangunrejo, Kepanjen, Kabupaten Malang
Bagi yang ingin menikmati suasana pedesaan, Kampung Jeruk Kepanjen menawarkan pengalaman memetik buah jeruk langsung dari pohonnya. Pengunjung diajak belajar budidaya jeruk organik, mulai dari pembibitan hingga panen.
Tiket masuk hanya Rp5.000–Rp15.000, sedangkan biaya petik jeruk Rp15.000/kg. Ada juga kolam pancing ikan nila dan mujair dengan tarif Rp20.000 per alat (termasuk umpan).
Selain tur edukatif untuk pelajar, pengunjung bisa bersantai di gazebo, mencicipi ikan bakar dan minuman jeruk segar, atau berfoto dengan latar pemandangan hijau. Fasilitas tambahan seperti topi dan tikar disediakan gratis. Waktu terbaik berkunjung adalah musim panen Mei–Oktober.
♻️ 4. TPA Wisata Edukasi Talangagung: Belajar dari Pengelolaan Sampah Modern
📍 Lokasi: Jl. Imam Bonjol, Rekesan, Talangagung, Kepanjen, Kabupaten Malang
TPA Wisata Edukasi Talangagung menjadi bukti nyata bahwa tempat pembuangan sampah bisa berubah menjadi pusat pembelajaran lingkungan yang inspiratif. Di sini, pengunjung diajak memahami proses pengelolaan sampah menjadi energi melalui gas metana dan daur ulang kreatif.
Tiket masuknya gratis, cukup dengan melakukan reservasi ke Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang. Fasilitasnya meliputi taman hijau, pusat informasi pengolahan sampah, area belajar interaktif, musala, toilet, dan area parkir luas.
Baca juga: Serunya Belajar di Luar Kelas: 3 Rekomendasi Wisata Edukasi di Malang untuk Study Anak Sekolah
🌿 Kepanjen, Surga Wisata Edukasi di Kabupaten Malang
Empat destinasi ini membuktikan bahwa wisata edukatif di Kepanjen mampu menghadirkan pengalaman belajar yang membumi. Mulai dari peternakan hingga pertanian, dari kebun jeruk hingga pengelolaan sampah, semuanya menjadi ruang belajar seru di tengah alam.
Kepanjen kini layak disebut sebagai “Kota Eduwisata Alam Kabupaten Malang”, tempat terbaik untuk belajar, bermain, dan peduli lingkungan dalam satu perjalanan.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Ita Rosyida (magang)
redaktur: jatmiko





























