Tugumalang.id – Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) menegaskan komitmennya dalam mewujudkan kampus multikultural. Salah satunya melalui inisiasi ruang diskusi inovatif di Unikama untuk membangun iklim kampus yang inklusif dan demokratis.
Hal itu menyusul adanya aksi damai yang digelar puluhan mahasiswa dari Aliansi Mahasiswa Unikama Bergerak pada Kamis (22/1/2025) kemarin.
Aksi itu berlangsung tertib di bawah pengawalan keamanan internal kampus. Para mahasiswa menyampaikan aspirasi dengan berjalan menyusuri lorong kampus sambil membentangkan spanduk dan berorasi hingga di depan Gedung Rektorat Unikama.
Baca Juga: PANDIKARA 2026, Mahasiswa PGSD Unikama Suguhkan Seni Drama dan Karya Nusantara
Rektor Unikama, Dr. Sudi Dul Aji, M.Si saat menemui peserta aksi itu menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas aspirasi, masukan dan kritikan yang disampaikan mahasiswa demi kebaikan kampus ke depan.
”Tentu aspirasi yang saudara sampaikan kami kaji dan kami tindaklanjuti dengan memperhatikan skala prioritas,” ucapnya.
Terpisah, Ketua Pengurus Perkumpulan Pembina Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi (PPLP-PT) PGRI Malang, Drs. Agus Priyono, MM menyambut baik baik aksi tersebut. Ia melihat jalannya aksi tersebut telah mencerminkan iklim demokrasi di kampus yang sehat.
“Aksi damai berjalan baik dan tertib, serta aspirasi tersampaikan dengan jelas. Ini menunjukkan bahwa Unikama cukup inklusif dan dinamis. Tidak ada yang anti kritik demi kemajuan kampus,” kata dia.
Baca Juga: Pagelaran Seni Budaya Nusantara di FIP Unikama, Komitmen Cetak Guru PAUD Berkarakter
Menangapi tuntutan mahasiswa, Agus, sapaan akrab Ketua PPLP-PT PGRI Malang sah tercatat pada Sistem Administrasi Badan Hukum (SABH) Kementerian Hukum tertanggal 19 September 2025 ini juga meminta jajaran rektorat untuk terus membuka ruang komunikasi dan tidak alergi terhadap kritik, terlebih menjelang usia Unikama yang ke-69 tahun.
Ia menegaskan, PPLP-PT PGRI Malang siap mendukung kebijakan rektorat dalam melakukan perbaikan di berbagai aspek, terutama yang berkaitan dengan kenyamanan perkuliahan serta pengembangan bakat dan minat mahasiswa.
”Saya kira, Rektor beserta jajarannya segera menindaklanjuti apa yang menjadi keluhan dan aspirasi mahasiswa. PPLP-PT PGRI Malang siap mendukung kebijakan rektor untuk melakukan perbaikan di berbagai aspek. Sehingg aktivitas perkuliahan dan kemahasiswaan berjalan optimal,” tuturnya.
Dia juga menginisiasi rencana pembentukan ruang diskusi dan forum berbagi gagasan yang melibatkan aktivis mahasiswa, PPLP, dan pihak rektorat.
Forum tersebut diharapkan menjadi ruang bersama untuk merumuskan ide dan inovasi demi kemajuan Unikama sebagai kampus multikultural.
“Unikama adalah milik publik, bukan milik keluarga atau perorangan. Hal ini sudah ditegaskan dalam akta nomor 71 tertanggal 13 Desember 2013 terkait aset PPLP-PT PGRI Malang,” jelasnya.
Ia pun mengingatkan mahasiswa agar bersikap objektif dan rasional dalam menyikapi dinamika kampus serta waspada terhadap informasi yang berpotensi memecah belah.
“Mahasiswa harus berhati hati dan berpikir jernih dalam menyikapi setiap isu. Kampus ini kita banggakan dan harus kita jaga bersama,” tandasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A





























