MALANG, Tugumalang.id – Penawar Special Learning Centre (PSLC) menggelar webinar dengan tema “Kolaborasi Orang Tua dan Guru dalam Mendukung Perkembangan Anak ABK” yang diselenggarakan pada Sabtu, 6 Juni 2026 kemarin.
Kegiatan webinar ini merupakan rangkaian dari event Indonesia Autism Summit 2026 (INAS26) yang akan diselenggarakan pada 11-13 Juni 2026 di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.
Clinical Director of PSLC, Dr. Ruwinah Abdul Karim menjadi pembicara dalam sesi webinar tersebut. Ia mengatakan bahwa orang tua dan sekolah memiliki peranan yang sama-sama penting dalam mendukung perkembangan anak, terutama bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).
“Orang tua menjadi orang pertama yang melihat anaknya sebelum mereka memulai persekolahan. Maka kunci kolaborasi antara orang tua dan guru adalah kolaborasi karena penting sekali bagi guru untuk mendapatkan informasi yang berkaitan dengan tumbuh kembang anak,” ujar perempuan yang kerap disapa Wina ini kepada Tugumalang.id, Senin (8/6/2026).
Baca juga: Dukung Orang Tua Pahami Kebutuhan Anak, Event INAS26 Hadirkan Screening Gratis

Menurutnya kolaborasi yang kuat antara rumah dan sekolah menciptakan lingkungan yang konsisten, suportif, dan penuh kesempatan bagi anak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.
Mengapa Kolaborasi itu Penting?
Dalam penjabarannya, Wina menjelaskan mengapa kolaborasi orang tua dan guru begitu penting dalam perkembangan ABK.
“Perkembangan otak seorang anak dengan anak berkebutuhan khusus itu berbeda dan ini menjadi tanggung jawab orang tua untuk memberi tahu kepada guru bahwa kondisi anaknya seperti ini. Sehingga dari komunikasi yang terbangun, guru akan mengerti seperti apa metode pembelajaran yang tepat untuk mendukung tumbuh kembang anak,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menyebut ada beberapa alasan mengapa kolaborasi orang tua dan guru sangat penting dalam tumbuh kembang anak, antara lain:
· Konsistensi: Pendekatan yang konsisten di rumah dan sekolah akan membantu anak belajar lebih efektif.
· Pemahaman Mendalam: Guru dan orang tua saling berbagi informasi penting tentang kebutuhan dan tantangan anak.
· Perkembangan Optimal: Dukungan yang tepat dan berkelanjutan membantu anak mencapai kemajuan yang bermakna.
· Hubungan Saling Percaya: Komunikasi terbuka menciptakan hubungan yang positif dan saling menguatkan.
· Lingkungan Aman dan Positif: Anak merasa lebih aman, diterima, dan percaya diri untuk mengeksplorasi dunianya.
Baca juga: Dukung Wujudkan Lingkungan Inklusif, INAS26 Gelar Kompetisi Lomba Poster
Peran Bersama
Wina menambahkan untuk dapat membantu anak diperlukan peran bersama agar anak dapat mandiri dan menggali potensi diri yang mereka miliki. Inilah mengapa kolaborasi antara orang tua dan guru yang saling berbagi informasi dan menyatukan tujuan menjadi jalan sukses anak di masa depan.
“Setiap anak memiliki potensi yang luar biasa. Kolaborasi kita adalah jembatan menuju masa depan mereka yang cerah,” tutur Wina.
Adapun peran antara orang tua dan guru secara sederhana dapat dilakukan melalui cara berikut ini:
Peran Orang Tua
· Berbagi informasi penting tentang anak, seperti kebiasaan, minat, dan kebutuhan khusus.
· Menerapkan strategi pembiasaan yang disarankan di rumah.
· Memberikan dukungan emosional dan motivasi kepada anak.
· Menjaga komunikasi terbuka dan rutin dengan guru.
Peran Guru
· Memahami kebutuhan unik setiap anak secara mendalam.
· Menyediakan lingkungan belajar yang inklusif dan mendukung.
· Memberikan strategi belajar yang sesuai dari individual.
· Berkomunikasi secara rutin dan terbuka.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
redaktur: jatmiko





























