Senin, Juni 1, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Waspadai DBD, Dinkes Kota Malang Bakal Sebar Obat Pemberantas Jentik Nyamuk

Redaksi by Redaksi
Januari 10, 2023 3:50 pm
in Peristiwa
Ilustrasi. Foto/pixabay

Ilustrasi. Foto/pixabay

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Jawa Timur, bakal melakukan upaya pencegahan merebaknya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di 2023. Salah satunya dengan memberikan obat-obatan pemberantas jentik nyamuk aedes aegypti.

Pasalnya, Dinkes Kota Malang mencatat terdapat 560 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) sepanjang 2022 lalu. Bahkan dari jumlah kasus itu, tercatat 7 kasus kematian akibat terserang DBD.

READ ALSO

Remaja Tewas Tenggelam di Wisata Sumber Embung Babadan Ngajum

Dua Kecelakaan Tabrak Belakang Truk di Kabupaten Malang, Satu Tewas dan Pelajar SMP Patah Rahang

“Kemarin di 2022, di Kota Malang ada 560 kasus DBD. Kematiannya 7 kasus,” kata Kepala Dinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif, Selasa (10/1/2023).

Menurutnya, kasus DBD perlu diwaspadai meski angka kematian tersebut masih terbilang rendah. Untuk itu, saat ini pihaknya mulai menyebar obat-obatan pemberantas jentik nyamuk untuk mengantisipasi perebakan wabah DBD di 2023 ini.

Menurutnya, obat-obatan itu diharapkan mampu mencegah kembang biak nyamuk aedes aegypti. Sebab menurutnya, langkah paling efektif dalam menekan wabah DBD adalah memberantas sarang nyamuk.

“Paling efisien dan efektif ya pemberantasan sarang nyamuk. Kami sudah bagikan obat-obat untuk jentik-jentik berupa abate lewat Puskesmas. Nanti akan diteruskan lewat RT/RW,” jelasnya.

Husnul mengatakan bahwa perkembangan kasus DBD pada umumnya terjadi pada bulan tertentu. Dia menyebut bahwa puncak wabah DBD biasanya terjadi pada bulan Maret dan April.

“Bulan-bulan tertentu memang harus diwaspadai. Ini yang perlu kami sampaikan kepada masyarakat. Puncaknya itu di antara bulan Maret dan April,” ujarnya.

Dia juga mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan agar tidak ada genangan air yang bisa berpotensi menjadi sarang atau perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti.

“Mari jaga lingkungan, DBD ini adalah kasus tiap tahun yang penyebabnya biasanya adanya genangan yang menjadi perindukan nyamuk. Jika ada genangan air segera dibersihkan,” tuturnya.

“Jika genangan tidak ada, bukan berarti bibit nyamuk tidak ada. Ketika tinggal nyamuk yang dewasa, maka hindari menggantung baju terlalu lama,” imbuhnya.

Dia juga mengajak masyarakat untuk mencegah DBD dengan melakukan 3M plus, yakni Menutup dan Menguras tempat penampungan air serta Memanfaatkan atau Mendaur ulang barang bekas.

Reporter: M Sholeh

Editor: Herlianto. A

Tags: DBDdemam berdarahdemam berdarah denguekota malangNyamuk Aedes Aegypti

Related Posts

Lokasi tenggelamnya remaja di Embung Babadan Ngajum. Foto: Polsek Ngajum
Peristiwa

Remaja Tewas Tenggelam di Wisata Sumber Embung Babadan Ngajum

Senin, 1 Jun 2026
Kecelakaan Tabrak Belakang
Peristiwa

Dua Kecelakaan Tabrak Belakang Truk di Kabupaten Malang, Satu Tewas dan Pelajar SMP Patah Rahang

Minggu, 31 Mei 2026
Proses evakuasi kakek yang ditemukan tewas di sumur. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Peristiwa

Hilang Saat Cari Rumput, Kakek di Wagir Ditemukan Meninggal di Sumur

Rabu, 27 Mei 2026
Lokasi terjadinya kecelakaan di Sumbermanjing Wetan. Foto: Satlantas Polres Malang
Peristiwa

Pelajar SMP di Sumbermanjing Wetan Tewas Usai Serempetan dengan Truk

Selasa, 26 Mei 2026
Kondisi rumah di Singosari yang hancur akibat ledakan diduga petasan. Foto: Polsek Singosari
Peristiwa

Ledakan Diduga Petasan di Singosari Malang Sebabkan 1 Rumah Rusak Parah dan 6 Orang Luka-luka

Selasa, 26 Mei 2026
Petugas melakukan olah TKP di lokasi ditemukannya bayi. Foto: Polres Malang
Peristiwa

Bayi Laki-laki Ditemukan Tak Bernyawa di Tepi Jalan Karangploso Malang

Kamis, 21 Mei 2026
Next Post
Rektor Unisma, Prof Maskuri MSi.

Unisma Siap Menyongsong Entrepreneur University Tahun 2023

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.