MALANG, Tugumalang.id – Seluruh umat Muslim, terutama di wilayah Malang selalu antusias menyambut kedatangan bulan suci Ramadan. Berbagai tradisi sambut Ramadan digelar, tidak hanya menambah kemeriahan tetapi juga kaya akan nilai budaya dan spiritual.
Tradisi ini tidak hanya menjadi momen persiapan fisik maupun rohani menyambut Ramadan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antar warga di tengah hiruk-pikuk bulan yang penuh berkah ini.
Bulan suci Ramadan bagi umat Muslim di Kota Malang selalu dirayakan dengan penuh suka cita melalui ritual-ritual lokal yang turun-temurun, seperti megengan yang melambangkan syukur dan kebersamaan.
Tradisi sambut Ramadan di Malang ini mencerminkan kearifan lokal Jawa Timur yang menyatu harmonis dengan ajaran Islam, menjadikan tradisi ini sebagai saksi nuansa spiritual yang hangat menjelang melaksanakan ibadah puasa Ramadan.
Baca juga: Sambut Ramadan 2026, Grand Mercure Malang Mirama Hadirkan Menu Baru Bukber Ala Brazil hingga Peluang Tiket Umrah
Tradisi Sambut Ramadan di Malang
· Megengan: Kenduri bersama setelah Salat Maghrib dengan membaca tahlil, yasin, dan berbagi makanan seperti kue apem serta pisang. Hal ini sebagai simbol permohonan maaf dan syukur menyambut Ramadan.
· Prepekan Pasar: Aktivitas meningkat di pasar tradisional menjelang hari pertama puasa, di mana masyarakat berbelanja kebutuhan bahan makanan untuk persiapan sahur dan buka puasa.
· Gugur Gunung: Gotong royong membersihkan lingkungan, makam, musala, dan masjid untuk mensucikan diri dan tempat ibadah jelang bulan puasa.
· Nyadran: Ziarah ke makam leluhur dengan doa dan tabur bunga, kemudian diikuti makan bersama sebagai ungkapan syukur.
· Ater-Ater: Berbagi kue tradisional seperti apem antar tetangga. Tradisi ini bertujuan untuk memperkuat rasa kekeluargaan.
· Padusan: Ritual mandi besar-besaran sehari sebelum Ramadan untuk membersihkan diri dari dosa. Tradisi ini sering dilakukan di sumber air atau rumah.
Baca juga: Triple ALL Accor Reward Points, Promo Spesial Buka Puasa di 130+ Hotel Indonesia
Tradisi sambut Ramadan di Malang menjadi pengingat bahwa bulan suci ini bukan hanya soal ibadah, tetapi juga mempererat kebersamaan dan syukur.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
redaktur: jatmiko





























