Tugumalang.id – Aksi gotong royong yang dilakukan komunitas Transport for Malang bersama warga dalam membersihkan serta mengecat ulang Halte Veteran 2 pada Sabtu, (25/04/2026), menjadi sorotan dari DPRD Kota Malang.
Kegiatan yang sempat ramai diperbincangkan di media sosial itu mendapat tanggapan dari Anggota Komisi C DPRD Kota Malang, Rendra Masdrajad Safaat.
Dia menyampaikan apresiasi atas langkah yang dilakukan masyarakat, sekaligus memberikan catatan kepada pihak eksekutif terkait respons terhadap kondisi fasilitas publik.
Baca Juga: DPRD Kota Malang Dorong Ranperda Pemajuan Kebudayaan Jadi Penguat Arah Kebijakan dan Peran Aktor Budaya
Sebagai anggota Komisi yang menangani bidang pembangunan dan infrastruktur, Rendra menilai inisiatif tersebut menunjukkan kepedulian tinggi masyarakat terhadap sarana transportasi publik di Kota Malang.
“Tentu sangat mengapresiasi semangat gotong royong teman-teman Transport for Malang dan warga sekitar. Ini bukti bahwa warga kita punya rasa memiliki yang sangat tinggi terhadap fasilitas kotanya,” ujarnya.
Di sisi lain, ia juga menyampaikan kritik kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Malang. Menurutnya, aksi warga ini menjadi indikator bahwa masih diperlukan peningkatan respons dari pemerintah terhadap kondisi fasilitas di lapangan.
Baca Juga: DPRD Kota Malang Soroti Lambatnya Relokasi Pedagang Pasar Gadang
“Namun, kejadian ini juga harus menjadi catatan penting sekaligus bahan evaluasi bagi dinas terkait di lingkungan Pemkot Malang. Partisipasi publik itu hal yang sangat positif, tapi untuk pemeliharaan infrastruktur dasar, pemerintah harusnya bisa lebih proaktif dan cepat tanggap menyerap aspirasi di bawah,” tegasnya.
Sebagai mitra pemerintah daerah, Rendra menegaskan bahwa Komisi C akan berupaya mendorong perbaikan melalui langkah koordinatif.
Ia mengatakan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan mengajak dinas terkait untuk berdiskusi soal perawatan fasilitas umum, termasuk halte.
“Dalam waktu dekat, Komisi C akan mengajak dinas terkait untuk duduk bersama dan berkoordinasi. Kita ingin memastikan bagaimana SOP perawatan fasilitas umum ini berjalan dan mengoptimalkan anggarannya,” jelasnya.
Ia berharap langkah koordinasi tersebut dapat meningkatkan kualitas pelayanan pemerintah kepada masyarakat, supaya ke depannya warga tidak perlu lagi turun tangan sendiri untuk hal-hal yang sebenarnya sudah menjadi tanggung jawab pemerintah.
“Agar ke depan pelayanan kepada masyarakat bisa lebih maksimal dan warga tidak perlu lagi harus turun tangan menggunakan dana swadaya untuk hal-hal yang sebenarnya sudah menjadi tanggung jawab pemerintah,” pungkasnya.
Sebelumnya, komunitas Transport for Malang bersama warga setempat melakukan kegiatan bersih-bersih sekaligus pengecatan Halte Veteran 2 secara mandiri.
Aksi ini menjadi viral di platform X setelah beredarnya poster bernuansa satire yang dibuat komunitas tersebut, sebagai bentuk sindiran terhadap lambatnya penanganan fasilitas publik oleh Pemkot Malang.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: Rilis
Editor: Herlianto. A


















