Rabu, Oktober 14, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

Wali Kota Malang Dorong Pondok Pesantren Lebih Mandiri dan Bermutu di Era Society 5.0

Redaksi by Redaksi
Oktober 18, 2022 3:22 pm
in Pemerintahan
Sarahsehan Strategi Pengembangan Pondok Pesantren Menjadi Mandiri dan Bermutu Menghadapi Era Society 5.0.

Sarahsehan Strategi Pengembangan Pondok Pesantren Menjadi Mandiri dan Bermutu Menghadapi Era Society 5.0. Foto / Feni Yusnia

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Wali Kota Malang, Sutiaji, menerangkan bahwa pondok pesantren menjadi bagian dari keberhasilan pembangunan daerah. Hal itu disampaikan dalam Sarahsehan Strategi Pengembangan Pondok Pesantren Menjadi Mandiri dan Bermutu Menghadapi Era Society 5.0, Selasa (18/10/2022).

Menurut Sutiaji, pesantren itu memiliki tiga ruang lingkup yakni sebagai media pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat. “Harapannya, pondok pesantren menjadi inkubasi dari talenta para santri yang ke depannya mempunyai kemandirian,” kata dia.

READ ALSO

Pokja Kota Batu Ingatkan Pentingnya Menjaga Karakter Agrowisata jelang HUT ke-25

Pemkot Batu Seleksi 40 Pejabat untuk Isi 8 Jabatan Kepala Dinas

Sebab itu, pondok pesantren didorong untuk lebih dulu menjadi mandiri dan mampu membekali para santri dengan berbagai skill untuk menghadapi tantangan ke depan, khususnya di era digitalisasi.

Wali Kota Malang Sutiaji (paling kiri) saat memberikan arahan. Foto/ Feni Yusnia

“Satu sisi, digitalisasi itu menjadi momok. Maka, tinggal kita sosialisasikan, sehingga society 5.0 itu menjadi keharusan. Karena dengan digitalisasi malah bisa menjelaskan yang dulunya abstrak menjadi lebih real,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat Kesra Pemerintah Kota Malang (Kabag Kesra Pemkot Malang) Ahmad Mabroer menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan sekitar 80 peserta perwakilan pondok pesantren di Kota Malang.

Tujuannya, untuk meningkatkan pemahaman literasi agama di era digitalisasi. “Dengan ini mereka paham tentang perubahan yang saat ini luar biasa, mereka juga tidak tertinggal. Intinya, agar wawasan maupun kemampuan mereka bertambah, karena nantinya mereka tidak hanya di lingkup pesantren, tapi juga dalam bermasyarakat,” urainya.

Tak hanya itu, kemandirian pondok pesantren juga ditekankan sehingga menjadi mandiri baik dari sisi ekonomi, bermasyarakat dan sebagainya. “Seperti, mereka bisa beraktivitas berwirausaha, karena harapannya mereka menjadi pelaku usaha dengan adanya pembekalan dan pembinaan seperti ini,” tandasnya.

Reporter: Feni Yusnia

Editor: Herlianto. A

Tags: pondok pesantrenSociety 5.0sutiajiwali kota malang

Related Posts

Pokja Kota Batu Ingatkan Pentingnya Menjaga Karakter Agrowisata jelang HUT ke-25
Pemerintahan

Pokja Kota Batu Ingatkan Pentingnya Menjaga Karakter Agrowisata jelang HUT ke-25

Selasa, 13 Okt 2026
Pemkot Batu Seleksi 40 Pejabat untuk Isi 8 Jabatan Kepala Dinas
Pemerintahan

Pemkot Batu Seleksi 40 Pejabat untuk Isi 8 Jabatan Kepala Dinas

Selasa, 13 Okt 2026
Kota Batu Kaji Kelayakan Menjadi Kota Gastronomi Dunia UNESCO
Pemerintahan

Kota Batu Kaji Kelayakan Menjadi Kota Gastronomi Dunia UNESCO

Senin, 12 Okt 2026
Eco-Office DLH Kabupaten Malang Terapkan Panel Surya dan Biogas
Pemerintahan

Eco-Office DLH Kabupaten Malang Terapkan Panel Surya dan Biogas

Minggu, 11 Okt 2026
Kekeringan Malang Selatan, Pemkab Gelar Salat Istisqa dan Salurkan 200 Paket Bantuan
Advertorial

Kekeringan Malang Selatan, Pemkab Gelar Salat Istisqa dan Salurkan 200 Paket Bantuan

Sabtu, 10 Okt 2026
17 Poin Perubahan Raperda Desa Kabupaten Malang, Masa Jabatan Kades 8 Tahun
Advertorial

17 Poin Perubahan Raperda Desa Kabupaten Malang, Masa Jabatan Kades 8 Tahun

Sabtu, 10 Okt 2026
Next Post
Aremania dan Situasi di luar stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang saat tragedi terjadi.

Janggal, Durasi Rekaman CCTV Lobi Utama Stadion Kanjuruhan Hilang 3 Jam Lebih, TGIPF: Ada di Polri

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.