Tugumalang.id – Universitas Widya Gama (UWG) Malang menghadirkan akademisi dari 2 kampus Malaysia dalam program Pengabdian kepada Masyarakat Internasional pada Kamis (19/6/2025). Program ini menjadi komitmen UWG Malang dalam mendorong sinergi riset hingga kontribusi sosial pemberdayaan UMKM.
Pengabdian bertajuk Improving Small and Medium Enterprises Based on Local Natural Resources: Best Practice itu menghadirkan 2 narasumber. Yakni Prof. Madya Ts. Dr. Muhammad Ashlyzan bin Razik dari Universiti Malaysia Kelantan dan Dr. Norlinda binti Mohd Rozar dari Universiti Malaysia Terengganu.
Baca Juga: Tim Dosen UWG Gelar Pelatihan Manajemen Pemasaran Berbasis Internet di Pasuruan
Prof. Muhammad Ashlyzan menyampaikan bahwa pengembangan UMKM berbasis kearifan lokal perlu dikuatkan. Sebab menurutnya, UMKM berbasis kearifan lokal merupakan potensi besar.
“Saya melihat UMKM di Malang memiliki potensi yang besar dan ini perlu dimaksimalkan,” ucapnya.

Sementara Dr. Norlinda memaparkan soal inovasi dan strategi strategi pengembangan bisnis agar mampu bersaing secara global.
Rektor UWG Malang, Dr. Anwar, SH., M.Hum menyampaikan bahwa pengabdian internasional ini merupakan imlpementasi kerja sama antara kampus UWG Malang dengan 2 kampus Malaysia tersebut. Hal ini menurutnya juga sebagai bentuk penguatan kolaborasi UWG Malang bersama kampus internasional.
“Tentu kami berterimakasih kepada 2 narasumber dari Malaysia ini yang berbagi wawasan dan pengalaman. Semoga memberikan dampak manfaat bagi masyarakat luas,” ucapnya.
Dia berharap para dosen UWG Malang juga mampu menyerap wawasan 2 akademisi dari Malaysia itu. Terlebih, salah satu narasumbernya juga sukses mengembangkan dan pendampingan UMKM bahkan memiliki sejumlah bisnis kuliner.
“Jadi bagaimana ilmu pengetahuan bisa diterakan dan diimplementasikan di dunia nyata. Nah inovasi itu yang perlu dipelajari dan barang kali dikembangkan di sini,” ujarnya.
Bukan tidak mungkin, masing masing prodi di UWG Malang juga akan mengembangkan berkolaborasi di berbagai bidang, termasuk soal peningkatan kualitas pendidikan. Misalnya dengan pertukaran dosen.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UWG Malang, Fitri Marisa S.Kom., M.Pd., PhD menambahkan bahwa program pengabdian internasional ini dihadiri oleh pelaku UMKM, akademisi dan mahasiswa.
Melalui pengabdian intersional ini, diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan UWG Malang dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.
Di LPPM UWG Malang sendiri sejauh ini juga memiliki komitmen besar untuk mendukung pengembangan UMKM melalui program program pemberdayaan UMKM.
“Pengabdian dari LPPM UWG Malang ini, hampir seluruh pengabdian dosen, sekitar 70 persen itu terlibat di pemberdayaan UMKM,” ujarnya.
Baginya, potensi UMKM di Malang cukup besar. Namun masih banyak pelaku UMKM yang kurang optimal dalam pengembangannya, terutama pada sisi kolaborasi, pemasaran dan konsistensi.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A





























