Jumat, Juli 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Advertorial

Unisma Serukan Perdamaian Dunia di Tengah Konflik Timur Tengah

Redaksi by Redaksi
Maret 31, 2026 11:02 pm
in Advertorial
Unisma gaungkan perdamaian

Direktur Pascasarjana Unisma, Prof M Mas'ut Said menunjukkan buku karyanya soal resolusi konflik (M Sholeh)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Universitas Islam Malang (Unisma) angkat suara terkait dampak konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel. Melalui peran akademisi dan cendekiawan, Unisma menggaungkan pentingnya perdamaian dunia dengan mendorong lahirnya resolusi konflik berbasis kajian ilmiah dan dialog global.

Direktur Pascasarjana Unisma, Prof. M. Mas’ud Said, menegaskan bahwa perguruan tinggi tidak boleh tinggal diam di tengah situasi global yang semakin tidak menentu. Menurutnya, konflik Timur Tengah saat ini tidak hanya berdampak pada kawasan tersebut, tetapi juga merembet ke berbagai sektor kehidupan global.

READ ALSO

Kemensos Raih Opini WTP dari BPK atas Laporan Keuangan Tahun 2025

Jembatan Sonokembang Kembali Bisa Dilewati, Rendra Apresiasi Kinerja Pemkot Malang

Baca juga: Unisma Perkuat Kerja Sama Internasional dengan UiTM Malaysia, Targetkan Kampus Level Global 2027

Konflik Timur Tengah Berdampak pada Energi hingga Ekonomi Global

Prof. Mas’ud menjelaskan bahwa konflik geopolitik di Timur Tengah membawa dampak luas terhadap berbagai sektor strategis dunia, mulai dari energi, pangan, ekonomi, hingga kehidupan masyarakat sehari-hari.

“Dampaknya itu ke energi, pangan, ekonomi, keuangan, bahkan ke kehidupan masyarakat sehari hari. Perang tidak hanya terjadi di darat, laut, atau udara, tapi juga dirasakan langsung oleh masyarakat luas,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).

Ia menilai kondisi ini menjadi panggilan bagi kalangan akademisi untuk turut berkontribusi melalui kajian ilmiah yang berorientasi pada solusi damai. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral untuk menghadirkan perspektif ilmiah dalam meredam konflik global.

Unisma sendiri, lanjut dia, telah menyusun berbagai kajian akademik, termasuk menghasilkan buku mengenai resolusi konflik yang diharapkan dapat menjadi referensi dalam meredam ketegangan global.

“Tidak ada manusia yang ingin perang, tidak ada negara yang tidak ingin damai. Tapi cara yang ditempuh sebagian pemimpin dunia saat ini keliru. Ingin damai tapi membunuh, ingin damai tapi menguasai kekuasaan orang lain,” tegasnya.

Ancaman Krisis Global Jika Konflik Meluas

Prof. Mas’ud juga menyoroti eskalasi konflik yang berpotensi menimbulkan krisis global yang lebih luas jika tidak segera diatasi. Dampak tersebut dapat dirasakan langsung oleh masyarakat melalui lonjakan harga kebutuhan pokok hingga perlambatan ekonomi global.

“Kalau perang meluas, dampaknya luar biasa. Ekonomi seret, daya beli turun, kehidupan masyarakat akan terganggu. Ini yang harus diantisipasi bersama,” katanya.

Ia menilai, stabilitas global menjadi faktor penting dalam menjaga keseimbangan ekonomi dunia. Ketidakpastian geopolitik berpotensi memicu gejolak pasar dan mengganggu distribusi energi serta pangan dunia.

Baca juga: Keunggulan FKIP Unisma: Pilihan Terbaik Calon Guru Profesional

ASEAN Dinilai Jadi Contoh Stabilitas Kawasan

Lebih lanjut, Prof. Mas’ud menekankan pentingnya peran kawasan Asia, khususnya negara-negara ASEAN sebagai contoh dalam menjaga stabilitas dan perdamaian. Menurutnya, kekuatan kerja sama regional dapat menjadi inspirasi bagi dunia di tengah konflik yang terus berulang di Timur Tengah.

“ASEAN sampai sekarang relatif solid. Ini bisa menjadi contoh bahwa negara bertetangga seharusnya saling menguatkan, bukan saling menyerang,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa konflik antarnegara sejatinya tidak dapat dihindari, namun dapat dikelola melalui kesepakatan dan pendekatan damai.

“Tidak ada negara yang tidak pernah berkonflik. Tapi dengan resolusi konflik dan komitmen perdamaian para pemimpin, konflik itu bisa direduksi,” imbuhnya.

Melalui berbagai forum akademik dan kerja sama internasional, Unisma berkomitmen untuk terus menyuarakan pentingnya perdamaian dunia. Prof. Mas’ut berharap kontribusi pemikiran dari kalangan akademisi dapat menjadi bagian dari solusi untuk meredakan ketegangan global, khususnya di kawasan Timur Tengah.

“Kalau perang besar sampai terjadi, perang dunia ketiga, semua akan runtuh. Ini yang harus kita hindari bersama,” tandasnya.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: M Sholeh
redaktur: jatmiko

Tags: Amerikadampak perang Timur TengahIranisraelperan akademisiperdamaian duniaresolusi konflikUnisma

Related Posts

Kemensos Raih Opini WTP dari BPK atas Laporan Keuangan Tahun 2025
Advertorial

Kemensos Raih Opini WTP dari BPK atas Laporan Keuangan Tahun 2025

Kamis, 16 Jul 2026
Jembatan Sonokembang Kembali Bisa Dilewati, Rendra Apresiasi Kinerja Pemkot Malang
Advertorial

Jembatan Sonokembang Kembali Bisa Dilewati, Rendra Apresiasi Kinerja Pemkot Malang

Kamis, 16 Jul 2026
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat menjelaskan penanganan pada keluarga penulis naskah Proklamasi, Sayuti Melik. Foto/dok
Advertorial

Kemensos Berikan Pendampingan dan Rehabilitasi untuk Putra Sayuti Melik

Kamis, 16 Jul 2026
Jamsostek Award 2026, Pemkab Malang Tegaskan Komitmen Perluas Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan
Advertorial

Jamsostek Award 2026, Pemkab Malang Tegaskan Komitmen Perluas Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan

Kamis, 16 Jul 2026
Penelitian Dosen UIN Malang Ungkap Dua Kategori Kufur dalam Al-Qur’an
Advertorial

Penelitian Dosen UIN Malang Ungkap Dua Kategori Kufur dalam Al-Qur’an

Kamis, 16 Jul 2026
Siswa Baru SMA Nasional Malang Diajak Menjelajah Laboratorium ITN Malang
Advertorial

Siswa Baru SMA Nasional Malang Diajak Menjelajah Laboratorium ITN Malang

Kamis, 16 Jul 2026
Next Post
lowongan pekerjaan

Panggilan Terakhir! Informasi Lowongan Pekerjaan Female Website atau Mobile Developer

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.