MALANG, Tugumalang.id – Universitas Islam Malang (Unisma) kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui inisiatif Green Graduation Movement pada Wisuda Program Sarjana, Profesi, dan Pascasarjana Periode ke-78 belum lama ini.
Program ini mengajak seluruh civitas akademika, keluarga, dan tamu undangan untuk mengganti karangan bunga yang biasanya layu dalam hitungan hari, dengan karangan berupa tanaman hidup yang bisa terus tumbuh dan bermanfaat jangka panjang.
Langkah ini bukan hanya simbolis, melainkan bagian dari upaya nyata Unisma membangun kampus hijau yang selaras dengan nilai-nilai Islam dan pembangunan berkelanjutan. Selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs).
“Wisuda bukan hanya tentang merayakan akhir perjalanan, tapi juga tentang bagaimana kita memulai langkah baru dengan lebih sadar dan peduli pada lingkungan,” tulis akun Instagram resmi Unisma, @unisma_malang.
“Lewat Green Graduation Movement, Unisma mengajak semua pihak mengganti karangan bunga menjadi karangan tanaman hidup, sebagai simbol harapan yang terus tumbuh, sekaligus langkah nyata menjaga bumi,” imbuh keterangan tersebut.
Inisiatif Green Graduation Movement dan Dukungan Pembangunan Berkelanjutan
Gerakan Green Graduation Movement di Unisma dirancang untuk merevolusi tradisi wisuda yang sering kali menghasilkan sampah organik berlimpah dari karangan bunga.
Para wisudawan maupun tamu undangan diimbau membawa tanaman hidup, bunga hias maupun bibit pohon yang dirangkai secara kreatif, yang kemudian bisa ditanam di sekitar kampus.
Inisiatif ini terinspirasi dari gerakan go-green yang telah diterapkan Unisma sebelumnya, seperti penanaman pohon saat kegiatan Pra Oshika Maba maupun Dies Natalis Unisma.
Gerakan ini juga mendukung pembangunan berkelanjutan atau SDGs, khususnya tujuan ke-13 tentang penanganan perubahan iklim dan tujuan ke-15 tentang kehidupan di darat.
Dengan mengurangi limbah dan meningkatkan tanaman hijau di sekitar kampus, Unisma berkontribusi pada ekosistem kampus yang lebih sehat dan berkelanjutan di masa depan.
“Bersama fakultas, unit kerja, dan para mitra, gerakan ini menjadi bagian dari komitmen Unisma dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) dan menciptakan tradisi wisuda yang lebih ramah lingkungan,” tambahnya.
Baca juga: Wisuda ke-78 Unisma Jadi Kado Perdana Pasca Raih Predikat PTNU Terbaik 1 Nasional
Dampak dan Ajakan Bersama
Hadirnya gerakan Green Graduation Movement yang diinisiasi oleh Unisma, diharapkan tidak hanya mempercantik acara wisuda. Tetapi juga menjadi pengingat bagi wisudawan akan tanggung jawab sosial.
Karena wisuda bukan tentang selesai melainkan tentang bagaimana ilmu terus berkembang dan kehidupan tetap dijaga setelahnya.
Program ini juga semakin memperkuat citra Unisma, sebagai perguruan tinggi pelopor green campus untuk masa depan berkelanjutan.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
redaktur: jatmiko





























