MALANG, Tugumalang.id – Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) menegaskan komitmennya dalam mencetak pendidik yang berkualitas dan profesional.
Sebanyak 151 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) siap meningkatkan kompetensinya melalui jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Afirmasi di Unikama.
Para guru ini telah memiliki pengalaman mengajar yang selanjutnya akan diakui sebagai bagian dari perkuliahan.
Unikama akan memastikan 151 guru ini tidak hanya sekadar mendapat gelar, tetapi benar-benar menjadi tenaga pendidik profesional yang siap mengalirkan ilmunya untuk para generasi penerus bangsa.
Pesan Khusus Rektor Unikama

Rektor Unikama, Dr. Sudi Dul Aji, M.Si dalam sambutannya menitipkan pesan khusus kepada jajaran Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) serta para dosen di Program Studi (Prodi) PG PAUD. Pihaknya berharap agar proses pembelajaran dalam program afirmasi ini berjalan dengan baik.
“Kita memiliki 151 guru yang setiap harinya sudah bergelut dengan anak-anak. Mereka butuh bekal tambahan untuk memperkuat teori dan praktik mereka di lapangan,” kata Sudi Dul Aji, Kamis (12/3/2025).
“Oleh karena itu, bagaimana kita menciptakan suasana pembelajaran yang baik, profesional, dan relevan menjadi kunci utama,” sambungnya.
Apa yang disampaikan oleh Rektor Unikama menggarisbawahi urgensi kurikulum yang aplikatif. Guru PAUD yang sudah terbiasa menghadapi dinamika anak usia dini membutuhkan pendalaman materi yang mampu menjawab tantangan sebenarnya di kelas, bukan sekadar menghafal teori semata.
Baca juga: Salurkan Santunan untuk Anak Yatim Piatu, Semangat Berbagi Keluarga Besar Unikama di Bulan Suci
Soroti Aspek Pendukung di Luar Kurikulum

Senada dengan apa yang disampaikan oleh Rektor, Dekan FIP Unikama, Dr. Cicilia Ika Rahayu Nita, M.Pd menyoroti aspek pendukung di luar kurikulum.
Menurutnya, selain perihal kurikulum, perlu juga adanya dukungan yang baik pada sistem pelayanan agar tercapai sebuah kolaborasi yang apik selama proses pembelajaran mereka berlangsung.
“Support dan dukungan dari berbagai sektor terkait sangatlah penting, demi kelancaran dan suksesnya program RPL Afirmasi ini,” tutur Cicilia.
Pernyataan ini merujuk pada kebutuhan nyata para mahasiswa RPL yang mayoritas sudah berkeluarga dan memiliki kesibukan mengajar setiap harinya.
Dukungan yang dimaksud mencakup kemudahan akses administrasi, sistem pembelajaran fleksibel yang mengakomodasi jadwal mengajar, pendampingan dosen yang intensif, hingga bahan ajar digital yang bisa diakses kapan saja dengan mudah.
Rapat koordinasi awal ini pun menjadi ajang pemetaan teknis. Dibahas secara rinci bagaimana metode pembelajaran campuran (blended learning) yang memungkinkan para guru tetap bisa mengajar sambil kuliah.
Tak hanya itu, skema penugasan dosen pembimbing akademik yang tepat juga menjadi perhatian, mengingat para mahasiswa RPL membutuhkan pendampingan yang berbeda dibanding mahasiswa reguler pada umumnya.
Baca juga: Pagelaran Seni Budaya Nusantara di FIP Unikama, Komitmen Cetak Guru PAUD Berkarakter
Unikama menunjukkan keseriusannya dalam mencetak para pendidik yang berkualitas dengan hadirnya 151 mahasiswa yang siap mengikuti program afirmasi.
Ini menegaskan bahwa Unikama bukan sekadar mengejar kuantitas, tetapi memastikan setiap lulusannya mampu menjadi guru profesional yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Para guru PAUD ini adalah garda terdepan pembentuk karakter bangsa. Dengan bekal pendidikan formal yang kuat dan pengakuan atas pengalaman mereka, diharapkan lahir generasi pendidik yang tidak hanya kompeten secara akademis, tetapi juga tangguh dalam praktik di lapangan.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
redaktur: jatmiko





























