MALANG, Tugumalang.id – Berikut ini amalan yang bisa dikerjakan oleh setiap umat Muslim menjelang berakhirnya bulan Ramadan. Amalan di 10 hari terakhir Ramadan merupakan puncak dari ibadah umat Islam untuk menggapai kemuliaan malam Lailatul Qadar.
Sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah SAW, di akhir bulan Ramadan merupakan kesempatan untuk meningkatkan intensitas ibadah yang lebih bersungguh-sungguh dari periode awal hingga pertengahan Ramadan.
Amalan yang bisa dikerjakan menjelang berakhirnya bulan Ramadan adalah bagian dari penguatan spiritualitas, melalui perbaikan kualitas salat, durasi i’tikaf di masjid, serta memohon ampun kepada Allah SWT atas kekhilafan dan dosa yang diperbuat.
Baca Juga: Gebyar Lailatul Qadar, Grand Mercure Malang Mirama dan Baznas Gelar Bakti Sosial untuk 1.000 Anak Yatim
Alasan mengapa 10 hari terakhir Ramadan begitu istimewa, tak lepas dari keberadaan malam Lailatul Qadar yang nilainya setara dengan seribu bulan.
Anjuran yang disampaikan Rasulullah SAW untuk meningkatkan kualitas ibadah di hari-hari terakhir Ramadan diriwayatkan dalam Hadits Riwayat (HR) Muslim sebagai berikut.
“Dari Aisyah RA, Rasulullah SAW sangat bersungguh-sungguh (beribadah) pada sepuluh hari terakhir (bulan Ramadan), melebihi kesungguhan beribadah di selain (malam) tersebut,” (HR. Muslim).
Berikut ini 6 amalan utama menjelang akhir Ramadan yang dianjurkan untuk dikerjakan oleh setiap umat Muslim karena diyakini akan memberi ketentraman hati dan keberkahan.
Amalan Utama Menjelang Berakhirnya Bulan Ramadan
1. Meningkatkan Qiyamul Lail Secara Konsisten
Salah satu amalan yang bisa dikerjakan di 10 hari terakhir Ramadan adalah meningkat salat malam dengan menambah durasi dan kekhusyukan dibandingkan hari-hari sebelumnya.
Baca Juga: Polisi Ciduk 4 Anak Iseng Nyalakan Petasan di Malam Lailatul Qadar di Kota Malang
Sebagaimana Hadits Riwayat Ahmad yang menyatakan memasuki 10 hari terakhir, Rasulullah SAW bersungguh-sungguh dan tidak lagi menyatukan waktu ibadah dengan waktu tidur sebanyak sebelumnya. Amalan yang dapat dikerjakan adalah rangkaian salat sunnah, yakni Tarawih, Tahajud, dan Witir.
2. Mengajak Orang Lain dan Keluarga untuk Beribadah
Meningkatkan kualitas ibadah di bulan Ramadan bukan hanya bersifat individu, tetapi juga bersama-sama keluarga untuk meraih keberkahan.
Seperti yang dilakukan oleh Rasulullah SAW menghidupkan malam-malamnya (akhir Ramadan) membangunkan keluarganya agar tidak melewatkan momen berharga tersebut.
Amalan ini memastikan bahwa keluarga dan juga lingkungan sekitar tetap dalam suasana ketaatan yang kolektif.
3. Memperbanyak I’tikaf di Masjid
Berdasarkan Hadits Riwayat (HR) Al-Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW rutin melakukan I’tikaf pada sepuluh hari terakhir hingga beliau wafat. Bahkan pada tahun kewafatannya Rasulullah SAW beri’tikaf selama dua puluh hari.
Amalan ini dapat menjauhkan diri dari gangguan duniawi dan menjaga konsentrasi ibadah tetap stabil. Umat Islam dapat mengerjakan salat sunnah, membaca Al-Quran, hingga memperbanyak zikir di masjid.
4. Membersihkan Badan dan Menggunakan Wewangian
Bagi setiap umat Muslim dianjurkan untuk menjaga kebersihan fisik sebagai bagian dari adab dan menyambut kemuliaan hari terakhir Ramadan.
Hal ini sebagaimana yang dijelaskan HR. Ibnu Abi ‘Ashim bahwa Rasulullah SAW mandi di antara dua waktu adzan, Maghrib dan Isya. Serta merapikan diri saat memasuki sepuluh hari terakhir.
Amalan ini menunjukkan bahwa kesiapan mental harus didukung oleh kesucian dan kerapian fisik dalam menghadap Sang Pencipta.
5. Memperbanyak Doa Ampunan
Amalan berikutnya yang paling utama menjelang berakhirnya bulan Ramadan adalah semakin banyak doa permohonan ampun yang dipanjatkan. Doa yang dipanjatkan mencerminkan pengakuan atas kelemahan diri dan harapan besar akan luasnya pintu maaf dari Allah SWT.
Permohonan ampunan menjadi inti dari setiap kegiatan ibadah yang dilakukan di penghujung bulan suci.
6. Bersungguh-Sungguh Mencari Lailatul Qadar
Setiap umat Muslim yang mencari Lailatul Qadar di akhir bulan Ramadan hendaknya dilakukan dengan ikhlas dan bersungguh-sungguh, terutama di malam-malam ganjil.
Rasulullah SAW bersabda dalam HR Al-Bukhari dan Muslim agar umatnya mencari Lailatul Qadar pada sepuluh malam terakhir.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
Editor: Herlianto. A





























