Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Budaya

Tunjukkan Eksistensi Reog Ponorogo, Seniman Malang Raya Tampilkan Atraksi di DKM

Redaksi by Redaksi
April 23, 2022 9:03 pm
in Budaya
Reog Ponorogo tampil di DKM

Pegiat seni Reog Ponorogo dari Malang Raya beratraksi di Dewan Kesenian Malang (M Sholeh)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

TuguMalang – Demi menunjukkan eksistensi Reog Ponorogo, pegiat kesenian Reog Ponorogo di Malang Raya melakukan penampilan atraksi seni Reog Ponorogo di Dewan Kesenian Malang (DKM) pada Sabtu (23/4/2022).

Atraksi kesenian ini ditampilkan demi mendukung Reog Ponorogo menjadi warisan budaya tak benda Indonesia. Terlebih akhir akhir ini Reog Ponorogo santer di klaim negara lain.

READ ALSO

Tradisi Bersih Desa Tetap Bertahan di Tengah Modernisasi Masyarakat Jawa

Tradisi Ater-Ater, Warisan Budaya Jawa Menjaga Hangatnya Silaturahmi

Penampilan Reog Ponorogo di Dewan Kesenian Malang. foto/M Sholeh

“Penampilan Ini tentunya sekaligus sebagai pelecut pegiat seni Reog Ponorogo untuk menjaga eksistensinya. Ibaratnya ikut handarbeni atau merasa memiliki sebagai warisan budaya Indonesia,” kata Dwi Cahyono, Budayawan Malang.

Dikatakanya, keberadaan Reog Ponorogo sudah ada sejak abad 11 atau era Kerajaan Wengker. Kemudian disempurnakan pada era Kerajaan Majapahit.

Keberadaan Reog Ponorogo yang juga ada di negara lain, Dwi Cahyono menilai justru merupakan kebanggan. Pasalnya, eksistensi budaya Indonesia mampu di ekspor ke luar negeri.

“Namun yang menjadi masalah adalah ketika ada negara lain yang mengklaim itu menjadi budaya yang berkembang dan lahir di sana,” ungkapnya.

Dijelaskan, masyarakat yang berpindah ke daerah atau negara lain bisa saja berpotensi membawa kebiasaan atau budaya daerah asalnya.

“Meskipun mereka mengklaim Reog Ponorogo, pendahulunya adalah warga Indonesia juga. Jadi tidak masalah jika mereka menunjukkan budaya kita. Tapi jangan main kalin jadi budaya negara lain,” pungkasnya.

Reporter: M Sholeh
editor: jatmiko

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: Dewan Kesenian MalangReog Ponorogo

Related Posts

Tradisi bersih desa
Budaya

Tradisi Bersih Desa Tetap Bertahan di Tengah Modernisasi Masyarakat Jawa

Kamis, 28 Mei 2026
Ilustrasi tradisi ater-ater di Jawa. (Foto: Instagram/ @perpusipkabtegal)
Budaya

Tradisi Ater-Ater, Warisan Budaya Jawa Menjaga Hangatnya Silaturahmi

Rabu, 27 Mei 2026
Ilustrasi Wamen Kebudayaan RI Giring Ganesha saat mengunjungi objek cagar budaya Villa Bima Shakti di Selecta Kota Batu. Foto: Azmy
Budaya

Pemkot Batu Perluas Pendataan Objek Cagar Budaya di 2026, Ada Bunker Jepang hingga Situs Petirtaan

Selasa, 12 Mei 2026
Fakta menarik busana khas Malangan yang diluncurkan pada rangkaian HUT ke-112 Kota Malang sebagai identitas baru. /Foto: Instagram @pemkotmalang
Budaya

Identitas Budaya Baru, 8 Fakta Menarik Busana Khas Malangan yang Perlu Diketahui

Senin, 6 Apr 2026
Pertunjukan di rumah kelahiran Shakespeare. Foto: Shakespeare's Birthplace
Budaya

Sastrawan di Inggris, Menyusuri Jejak Sastra Klasik di Negeri Matahari Tak Pernah Tenggelam

Selasa, 31 Mar 2026
Ilustrasi Lepet ketan lacang merah yang dibungkus dengan janur dan tali rafia (Foto: Pinterest @Rien_Borneo)
Budaya

Ini 5 Macam Varian Lepet Pendamping Ketupat yang Tidak Boleh Terlewat

Minggu, 29 Mar 2026
Next Post
Bupati Malang serahkan bantuan Baksos IPC

Hadiri Baksos IPC Jawa Timur, Sanusi Harap Organisasi Bisa Berkontribusi untuk Pembangunan

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.