Minggu, Juni 14, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Tradisi Musyawaroh Kitab Kuning: Pilar Intelektual Santri dalam Menempa Logika dan Fiqih

Redaksi by Redaksi
Oktober 16, 2025 10:27 am
in Pendidikan
kitab kuning

Kegiatan Musyawaroh Santri Darurrohman-Gondanglegi.foto/dok.pondok darurrohman

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id-Pesantren dikenal luas sebagai pusat pendidikan Islam yang mempertahankan tradisi keilmuan klasik. Salah satu tradisi yang tetap hidup hingga kini adalah musyawaroh kitab kuning — sebuah forum ilmiah santri yang menjadi wadah pendalaman ilmu agama secara mendalam dan kritis.

Musyawaroh atau bahts al-masa’il kerap disebut sebagai “panggung argumen santri”. Dalam forum ini, para santri dilatih untuk berpikir kritis (munazharah), mengutip pendapat ulama (taqrir), mempertahankan argumen dengan dalil syar’i, serta membantah pendapat lawan dengan dasar ilmu yang kuat.

READ ALSO

Gelar International Public Lecture, LP2M UIN Malang Singgung Masalah Kolaborasi Global dan Moderasi Beragama

Gandeng ORSC-IIUM Malaysia, LP2M UIN Malang Pertegas Komitmen Perluas Jejaring Internasional

Kegiatan Musyawaroh
Kegiatan Musyawaroh Santri Darurrohman-Gondanglegi Foto:pondok darurrohman

Tradisi intelektual ini menuntut penguasaan terhadap sejumlah kitab klasik (kitab kuning) yang menjadi dasar keilmuan Islam. Kitab-kitab tersebut tidak hanya dibaca, melainkan juga dikaji dan diperdebatkan hingga tuntas. Dengan menguasainya, seorang santri tidak hanya hafal dalil, tetapi juga memahami logika hukum Islam (ushul fiqh) dan kaidah berpikir ilmiah.

Lima Pilar Kitab Wajib dalam Tradisi Musyawaroh Pesantren

1. Ilmu Alat: Dasar Logika Bahasa Arab

Ilmu alat menjadi fondasi utama bagi santri untuk membaca dan memahami teks Arab gundul (kitab kuning) tanpa kesalahan.

  • Alfiyah Ibnu Malik (Ibnu Malik)

    Peran: Menjadi kunci keabsahan bacaan dan pemahaman teks. Santri menggunakan kitab ini untuk memastikan ketepatan harakat yang dapat mengubah makna.

  • Sullamul Munawraq (Al-Akhdari)

    Peran: Melatih pola berpikir logis dan sistematis, sehingga santri mampu menyusun argumen yang kokoh dalam musyawarah.

2. Ilmu Fiqih Dasar: Pondasi Pemahaman Syariat

Kitab-kitab fiqih dasar membimbing santri memahami hukum ibadah dan muamalah secara komprehensif.

  • Nihayatuz Zain fi Irsyadi al-Mubtadi’in (Syaikh Nawawi al-Bantani)

    Peran: Menjadi jembatan menuju pemahaman Matan Abi Syuja’ dan memperluas wawasan fiqih dasar.

  • Faroidul Bahiyyah (Syaikh Abu Bakar Al-Ahdal)

    Peran: Menegaskan kaidah hukum seperti “Keyakinan tidak dapat dihilangkan oleh keraguan”, sebagai pedoman menilai kekuatan argumen fiqih.

  • Al-Iqna’ fi Halli Alfadz Abi Syuja’ (Al-Khathib Asy-Syirbini)

    Peran: Memberikan pemahaman lebih luas tentang perbedaan pendapat dalam mazhab Syafi’i.

  • Fathul Mu’in (Syaikh Zainuddin Al-Malibari)

    Peran: Menjadi rujukan padat dan ringkas untuk menukil dalil dan membandingkan argumentasi dalam kasus fiqih kontemporer.

Baca juga: Gelar Kegiatan Pengabdian Masyarakat, UIN Malang Adakan Majlis Al-Waqiah dan Kajian Kitab Kuning di Pasuruan

3. Ilmu Fiqih Mu’tamad: Puncak Kajian Hukum Islam

Pada tahap ini, santri mendalami akar hukum Islam dan perbandingan antarmazhab untuk memahami keluasan khazanah fiqih.

  • Ghayatul Wushul Syarah Lubbil Ushul (Syaikh Zakariyya al-Anshari)

    Peran: Menjelaskan dasar pengambilan hukum dan metode istinbat (penetapan hukum) dari sumber-sumber syariat.

  • Raudhatuth Thalibin wa ‘Umdatu Al-Muftin (Imam An-Nawawi)

    Peran: Menjadi kitab rujukan utama (mu’tamad) dalam mazhab Syafi’i, sekaligus panduan bagi santri dalam proses penetapan fatwa.

  • Al-Mizanul Kubra (Imam Abdul Wahhab As-Sya’rani)

    Peran: Membahas perbedaan empat mazhab besar Islam, melatih santri bersikap toleran (tasamuh) dan berpandangan luas terhadap perbedaan hukum.

Pesantren, Pusat Lahirnya Intelektual Santri

Tradisi musyawaroh kitab kuning membuktikan bahwa pesantren bukan sekadar lembaga hafalan, melainkan kawah candradimuka intelektual Islam. Melalui penguasaan kitab klasik, para santri ditempa menjadi pribadi yang kokoh dalam syariat, tajam dalam nalar, dan santun dalam berdialog.

Dengan bekal keilmuan tersebut, santri diharapkan mampu menjadi intelektual muslim yang berpegang pada dalil, berpikir rasional, serta siap menjadi solusi atas berbagai persoalan masyarakat.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis : Sabrina Rb/magang
redaktur: jatmiko

Tags: Adu Argumen SantriDaftar KItab PesantrenFiqih Syafi'iJenjang Kitab KuningKitab Kuning Wajib MusyawarohNihayatuz ZainRaudhatuth Thalibin

Related Posts

LP2M UIN Malang gelar International Public Lecture dalam rangka memperkuat kolaborasi global dan moderasi beragama. /Foto: Dok. UIN Malang
Pendidikan

Gelar International Public Lecture, LP2M UIN Malang Singgung Masalah Kolaborasi Global dan Moderasi Beragama

Sabtu, 13 Jun 2026
LP2M UIN Malang jalin kerja sama strategis dengan ORSC IIUM guna memperluas jaringan global. /Foto: Dok. UIN Malang.
Pendidikan

Gandeng ORSC-IIUM Malaysia, LP2M UIN Malang Pertegas Komitmen Perluas Jejaring Internasional

Sabtu, 13 Jun 2026
Siswa SDIT Insan Permata Malang kembangkan produk sabun dan lilin dalam acara gelar karya bertajuk Pejuang Jelantah. /Foto: Dok. SDIT Insan Permata.
Pendidikan

Gelar Karya SDIT Insan Permata Malang: Kreativitas Olah Limbah Jelantah jadi Produk Sabun dan Lilin

Sabtu, 13 Jun 2026
Saipul Muklas, alumni Teknik Geodesi ITN Malang, yang kini bekerja di industri pertambangan. Foto/dok. ITN Malang
Pendidikan

Pengalaman Lembur di Kampus Jadi Modal Saipul Muklas Taklukkan Industri Pertambangan

Jumat, 12 Jun 2026
Ilustrasi gedung Fakultas Vokasi UB. Foto: Dok
Pendidikan

Penuhi Kebutuhan Industri Masa Depan, Fakultas Vokasi UB Buka 5 Prodi Baru

Jumat, 12 Jun 2026
Pembekalan PKL hari pertama Fakultas Psikologi UIN Malang, proses pengembangan karier mahasiswa di masa depan. /Foto: Dok. Fakultas Psikologi UIN Malang.
Pendidikan

Pembekalan Hari Pertama PKL Fakultas Psikologi UIN Malang: Proses Membangun Karier Mahasiswa

Kamis, 11 Jun 2026
Next Post
Nasi lemak di malang

Rekomendasi Nasi Lemak di Malang: Sajian Gurih Khas Melayu yang Wajib Dicoba

BERITA POPULER

  • layanan gratis

    6 Layanan Gratis di Kota Malang yang Bisa Dimanfaatkan Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 4 Rekomendasi Kedai Rempah di Malang yang Wajib Dicoba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.