Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Tradisi Leluhur, Warga Wagir Berbagi Makanan dengan Wadah dari Batang Pohon Pisang

Redaksi by Redaksi
Juni 19, 2023 5:33 pm
in Peristiwa
tradisi leluhur

Warga membawa encek berisi makanan untuk dibagikan kepada tetangga. Foto: Pemkab Malang

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Setiap tahun, warga Dusun Jamuran, Desa Sukodadi, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang berbagi makanan dengan menggunakan wadah yang terbuat dari batang pohon pisang. Wadah yang disebut dengan encek tersebut harus ditutup dengan menggunakan daun pisang.

Kepala Desa Sukodadi, Susilo Wahyudi mengatakan bahwa ini adalah tradisi nenek moyang di Dusun Jamuran. Hingga saat ini, tradisi tersebut masih dilakukan setiap hari Senin Legi atau Kamis Legi bulan Selo penanggalan Jawa.

READ ALSO

Hilang Saat Cari Rumput, Kakek di Wagir Ditemukan Meninggal di Sumur

Pelajar SMP di Sumbermanjing Wetan Tewas Usai Serempetan dengan Truk

“Memang tradisi dari dulu seperti itu, harus pakai gedebog (batang pohon pisang) dan ditutup dengan daun pisang. Tidak boleh pakai kertas,” kata Susilo.

Setiap kepala keluarga (KK) diharuskan membawa satu encek makanan. Nantinya makanan tersebut akan ditukar dengan KK lainnya.

Ratusan encek milik warga Dusun Jamuran yang akan dibagikan. Foto: Pemkab Malang

Tahun ini, terdapat sekitar 670 KK yang berpartisipasi di tradisi ini. Pelaksanaannya dilakukan di Balai Rakyat Dusun Jamuran, Senin (19/6/2023).

Secara keseluruhan, kegiatan yang juga disebut bersih dusun ini berlangsung selama empat hari empat malam. Berbagai kesenian lokal seperti tari, bantengan, pencak silat, dan karawitan telah ditampilkan.

“Di hari puncak ini ada tayuban yang diawali dengan tari remo dan diakhiri dengan lima gending tradisional. Ini adalah tradisi leluhur kami yang notabene adalah pecinta tayub,” jelas Susilo.

Selain untuk melestarikan budaya nenek moyang, Susilo menyebut kegiatan ini juga dilakukan untuk menjaga kerukunan warga Dusun Jamuran. “Setiap tahun kami laksanakan, bahkan saat pandemi kemarin tetap kami lakukan,” kata Susilo.

Bupati Malang, Sanusi saat memberikan sambutan. Foto: Pemkab Malang

Bupati Malang, Sanusi turut mengapresiasi kegiatan ini. Ia mengatakan bahwa tradisi berbagi dengan sesama perlu dilestarikan karena merupakan wujud rasa syukur.

“Mari saling menghormati warisan budaya leluhur yang berharga ini demi mewujudkan keindahan dalam keberagaman sebagai bangsa yang luhur,” kata Sanusi.

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
editor: jatmiko

Tags: Bupati Malangtradisi di Kabupaten MalangTradisi leluhur di MalangTradisi nenek moyang

Related Posts

Proses evakuasi kakek yang ditemukan tewas di sumur. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Peristiwa

Hilang Saat Cari Rumput, Kakek di Wagir Ditemukan Meninggal di Sumur

Rabu, 27 Mei 2026
Lokasi terjadinya kecelakaan di Sumbermanjing Wetan. Foto: Satlantas Polres Malang
Peristiwa

Pelajar SMP di Sumbermanjing Wetan Tewas Usai Serempetan dengan Truk

Selasa, 26 Mei 2026
Kondisi rumah di Singosari yang hancur akibat ledakan diduga petasan. Foto: Polsek Singosari
Peristiwa

Ledakan Diduga Petasan di Singosari Malang Sebabkan 1 Rumah Rusak Parah dan 6 Orang Luka-luka

Selasa, 26 Mei 2026
Petugas melakukan olah TKP di lokasi ditemukannya bayi. Foto: Polres Malang
Peristiwa

Bayi Laki-laki Ditemukan Tak Bernyawa di Tepi Jalan Karangploso Malang

Kamis, 21 Mei 2026
Pohon Tumbang
Peristiwa

BPBD Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Nasional Malang-Kepanjen

Rabu, 20 Mei 2026
Lansia Tertabrak Motor
Peristiwa

Lansia di Kota Batu Meninggal Dunia Setelah Tertabrak Motor Saat Menyeberang Jalan

Rabu, 20 Mei 2026
Next Post
Pasar Buku Wilis

Pemkot Malang Anggarkan Rp 1,5 Milyar untuk Revitalisasi Pasar Buku Wilis

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.