Malangm Tugumalang.id – Journaling atau kegiatan menulis pikiran dan perasaan kini semakin populer sebagai cara sederhana untuk menjaga kesehatan mental. Dilansir dari WebMD, aktivitas mencatat pikiran, perasaan, dan pengalaman pribadi ini terbukti membantu seseorang mengelola stres serta tekanan sehari-hari.
Melalui kebiasaan ini, seseorang dapat lebih leluasa mengekspresikan emosi sekaligus memahami kondisi diri sendiri. Di tengah aktivitas yang padat, journaling menjadi alternatif yang praktis karena dapat dilakukan kapan saja tanpa membutuhkan biaya maupun alat yang rumit.
Untuk memulai kebiasaan tersebut, berbagai tips journaling pun banyak dibagikan oleh para kreator konten, salah satunya YouTuber Zahid Ibrahim. Dalam kontennya, ia memperkenalkan metode journaling yang dikenal sebagai morning pages.
Mengenal Apa Itu Morning Pages
Morning pages merupakan kebiasaan menulis yang dilakukan di pagi hari dengan menuangkan seluruh pikiran dan perasaan secara bebas ke dalam buku catatan atau perangkat lainnya. Tidak ada aturan khusus dalam metode ini, karena tujuan utamanya adalah membiarkan pikiran mengalir tanpa filter sebagai bentuk pelepasan emosi dan beban mental.
Kegiatan ini umumnya dilakukan saat tubuh masih segar setelah bangun tidur dan sebelum memulai aktivitas harian. Dengan cara tersebut, seseorang dapat lebih jujur terhadap diri sendiri sekaligus membantu meredakan beban pikiran sejak awal hari.
Baca juga: 8 Teknik Relaksasi Mengatasi Stres: Mudah, Murah, dan Bisa Dilakukan di Rumah
Cara Melakukan Morning Pages ala Zahid Ibrahim
Dilansir dari kanal YouTube Zahid Ibrahim, terdapat beberapa tips sederhana yang dapat diterapkan untuk memulai journaling sekaligus membangun kebiasaan menulis yang konsisten, di antaranya:
- Pilih buku yang nyaman untuk menulis
Gunakan buku atau jurnal yang nyaman agar meningkatkan semangat menulis. Memilih media yang sesuai, baik dari segi desain maupun ukuran, dapat membuat aktivitas ini terasa lebih menyenangkan.Selain itu, journaling juga dapat dilakukan melalui perangkat seperti ponsel, laptop, atau tablet. Namun, menulis secara manual cenderung lebih melatih proses berpikir dan menghadirkan pengalaman emosional yang lebih mendalam.
- Tuangkan semua isi pikiran secara bebas
Tuliskan semua hal yang sedang dipikirkan dan dirasakan tanpa perlu menyaring atau menilai hasilnya. Tidak perlu mengejar kesempurnaan, karena journaling merupakan ruang aman untuk mengekspresikan diri.Berbagai perasaan, kekhawatiran, maupun ide dapat langsung dituangkan tanpa tekanan. Tulisan ini tidak ditujukan untuk orang lain, sehingga tidak ada tuntutan untuk membuatnya rapi atau terstruktur.
- Tulis minimal tiga halaman setiap hari
Dalam praktiknya, disarankan menulis minimal tiga halaman per hari sebagai latihan agar pikiran dapat dituangkan secara leluasa dan konsisten. Jumlah ini bukan aturan baku, melainkan panduan untuk membantu membangun kebiasaan.Pada halaman terakhir, sisa pikiran dan emosi yang belum tersampaikan dapat dituliskan secara bebas sebagai bentuk pelepasan dan refleksi diri.
- Eksperimen menulis selama satu hingga dua minggu
Bagi pemula, cobalah melakukan eksperimen selama satu hingga dua minggu untuk menemukan gaya menulis dan waktu yang paling nyaman. Proses ini membantu menjadikan journaling sebagai kebiasaan positif yang berkelanjutan.
Baca juga: 9 Macam Minyak Atsiri untuk Pengobatan Alternatif
Menuangkan perasaan ke dalam tulisan tidak hanya membantu meredakan beban pikiran, tetapi juga membuka ruang refleksi diri serta memunculkan ide baru dalam kehidupan maupun pekerjaan. Selain itu, catatan yang dibuat dapat menjadi sarana untuk mengingat kembali pengalaman sehingga seseorang dapat menemukan sudut pandang baru.
Meskipun dikenal sebagai morning pages, Zahid Ibrahim juga tidak selalu melakukannya di pagi hari. Jika tidak sempat, kegiatan ini tetap bisa dilakukan pada waktu senggang sesuai kesempatan.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Nathasya Amalia/Magang
redaktur: jatmiko























