Jumat, Juni 19, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tips

Tips Google Ads untuk UMKM, Mulai Iklan Efektif dengan Budget Rp50 Ribuan

Redaksi by Redaksi
Juni 19, 2026 3:00 pm
in Tips
Google Ads

Ilustrasi pengerjaan Google Ads UMKM. (Foto: Pinterest)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Google Ads menjadi salah satu platform periklanan digital yang banyak dimanfaatkan pelaku usaha untuk menjangkau calon pelanggan melalui mesin pencari Google, YouTube, Google Maps, hingga jaringan situs mitra Google.

Sayangnya, masih banyak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang beranggapan bahwa beriklan di Google Ads membutuhkan biaya besar sehingga hanya cocok digunakan perusahaan berskala nasional. Padahal, dengan strategi yang tepat, kampanye iklan dapat dijalankan dengan anggaran yang relatif terjangkau.

READ ALSO

Mengenal Marketing Mix 4P, Strategi Dasar Pemasaran UMKM

Ingin Jualan Online? Berikut Enam Platform Alternatif Selain Shopee dan Tokopedia

Berdasarkan dokumentasi resmi Google Ads Help, pengiklan dapat menentukan sendiri anggaran harian sesuai kebutuhan. Google juga tidak menetapkan batas minimum anggaran harian yang tinggi sehingga kampanye dapat mulai dijalankan dengan biaya sekitar Rp50 ribu per hari.

Meski demikian, efektivitas iklan tetap dipengaruhi oleh tingkat persaingan kata kunci, kualitas materi iklan, serta strategi penargetan yang digunakan.

Baca juga: Google Asia Pasifik dan Asosiasi Game Indonesia Ramaikan Global Game Jam Malang 2025

Pilih Jenis Campaign yang Sesuai Tujuan Bisnis

Google Ads menyediakan berbagai jenis kampanye, mulai dari Search Campaign, Display Campaign, Video Campaign, Shopping Campaign, hingga Performance Max.

Bagi UMKM yang memiliki anggaran terbatas, Search Campaign sering menjadi pilihan yang lebih efisien karena iklan ditampilkan kepada pengguna yang memang sedang mencari produk atau layanan terkait melalui Google Search.

Google Ads Help menyebutkan bahwa pemilihan jenis kampanye yang sesuai dengan tujuan bisnis dapat membantu pengiklan memaksimalkan hasil sekaligus mengoptimalkan penggunaan anggaran.

Gunakan Kata Kunci yang Lebih Spesifik

Pemilihan kata kunci atau keyword menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan kampanye Google Ads.

Daripada menggunakan kata kunci yang terlalu umum seperti “sepatu” atau “tas”, pelaku usaha disarankan menggunakan long-tail keyword yang lebih spesifik, misalnya “sepatu kulit pria Malang” atau “tas kerja wanita kulit asli”.

Sejumlah riset yang dipublikasikan Semrush dan Search Engine Journal menunjukkan bahwa kata kunci spesifik umumnya memiliki tingkat persaingan lebih rendah sehingga biaya per klik (Cost Per Click/CPC) menjadi lebih murah. Selain itu, calon pelanggan yang melakukan pencarian spesifik biasanya memiliki niat membeli yang lebih tinggi.

Manfaatkan Fitur Target Lokasi

Google Ads juga menyediakan fitur location targeting yang memungkinkan iklan hanya ditampilkan kepada pengguna di wilayah tertentu.

Fitur ini sangat penting bagi bisnis lokal seperti restoran, bengkel, toko fisik, maupun jasa servis karena membantu menghindari pemborosan anggaran untuk menjangkau pengguna di luar area layanan.

Melalui fitur tersebut, pengiklan dapat menentukan target berdasarkan negara, kota, wilayah tertentu, bahkan radius beberapa kilometer dari lokasi usaha.

Baca juga: Datangkan Google, Ratusan Guru Kota Batu Disiapkan Hadapi Transformasi Digital Sekolah

Gunakan Negative Keywords untuk Menghemat Biaya

Selain menentukan kata kunci utama, pengiklan juga perlu memanfaatkan fitur negative keywords.

Fitur ini berfungsi untuk mencegah iklan muncul pada pencarian yang tidak relevan dengan tujuan bisnis. Sebagai contoh, penjual produk premium dapat menambahkan kata seperti “gratis”, “download”, atau “cara membuat” agar iklan tidak tampil pada pencarian yang tidak berpotensi menghasilkan penjualan.

Platform pemasaran digital WordStream by LocaliQ menyebutkan bahwa penggunaan negative keywords secara rutin dapat membantu mengurangi pemborosan anggaran sekaligus meningkatkan kualitas trafik yang masuk ke website atau landing page.

Evaluasi Performa Iklan Secara Berkala di Google Ads

Keberhasilan kampanye Google Ads tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran yang dikeluarkan, tetapi juga oleh kemampuan pengiklan dalam melakukan evaluasi dan optimasi.

Google menyarankan pengiklan untuk rutin memantau metrik penting seperti jumlah klik, biaya per klik (CPC), tingkat konversi, hingga Return on Ad Spend (ROAS).

Dengan melakukan evaluasi secara berkala, pelaku UMKM dapat mengetahui strategi mana yang paling efektif sehingga anggaran iklan dapat digunakan secara lebih efisien dan tepat sasaran.

Strategi Tepat Lebih Penting daripada Anggaran Besar

Bagi pelaku UMKM yang baru memulai pemasaran digital, Google Ads tetap bisa menjadi pilihan promosi yang efektif meski dengan budget sekitar Rp50 ribu per hari.

Kunci utamanya terletak pada pemilihan kata kunci yang relevan, penargetan lokasi yang tepat, penggunaan negative keywords, serta evaluasi performa kampanye secara berkelanjutan. Dengan strategi yang tepat, anggaran minim pun tetap berpeluang menghasilkan calon pelanggan yang berkualitas.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Maura Sampetoding/Magang
editor: jatmiko

Tags: Bisnis Onlinedigital marketingGoogle AdsGoogle Ads untuk UMKMiklan Googlekeyword Google AdsPemasaran Digitalperiklanan digitalStrategi Pemasaran.UMKM

Related Posts

Pemasaran UMKM
Tips

Mengenal Marketing Mix 4P, Strategi Dasar Pemasaran UMKM

Kamis, 18 Jun 2026
Jualan online
Tips

Ingin Jualan Online? Berikut Enam Platform Alternatif Selain Shopee dan Tokopedia

Kamis, 18 Jun 2026
fotografi produk UMKM
Tips

Teknik Foto Produk Pakai HP untuk UMKM Malang agar Lebih Menarik di Media Sosial

Selasa, 16 Jun 2026
Ilustrasi mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas kuliah dengan laptop. (Foto: Pexels)
Tips

Cara Memilih Laptop untuk Mahasiswa Sesuai Kebutuhan, Perhatikan Spesifikasi Sebelum Membeli

Senin, 15 Jun 2026
Ilustrasi menghitung harga jual produk handmade. (Foto: Pexels)
Tips

Cara Menentukan Harga Jual Produk Handmade bagi Pemula agar Perhitungan Lebih Tepat

Senin, 15 Jun 2026
Digital Skill
Tips

7 Digital Skill untuk Fresh Graduate agar Lebih Dilirik Perusahaan

Minggu, 14 Jun 2026
Next Post
Oleh-oleh khas malang

6 Tempat Membeli Oleh-Oleh Khas Malang yang Paling Populer untuk Wisatawan

BERITA POPULER

  • Ilustrasi Efek Cathedral (Foto: Pinterest)

    Kafe dengan Cathedral Effect di Kota Malang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Layanan Gratis di Kota Malang yang Bisa Dimanfaatkan Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Tukar Uang THR Lebaran? Ini Daftar ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Malang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.