Malang, Tugumalang.id – Tim pengamanan Presiden RI, Prabowo Subianto, telah tiba di Kota Malang untuk mematangkan skema pengamanan menjelang pelaksanaan Mujahadah Kubro Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama. Panitia bersama Pemerintah Kota Malang, termasuk aparat keamanan, terus bersinergi menyiapkan Kota Malang sebagai tuan rumah kegiatan keagamaan berskala nasional tersebut.
Ketua Panitia Mujahadah Kubro 1 Abad NU, Prof Maskuri Bakri, menyampaikan bahwa koordinasi lintas sektor dilakukan secara berkelanjutan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan optimal, baik dari sisi pengamanan, teknis acara, maupun kesiapan sarana dan prasarana.
“Rapat koordinasi ini terus berlangsung agar pelaksanaan nanti sukses dari sisi keamanan, sukses dari sisi acara dan sukses dari sisi sarana prasarana,” ujar Maskuri, Jumat (6/2/2026).
Baca juga: Kontribusi Unisma Peringati Harlah 1 Abad NU di Malang, Kerahkan ‘Pasukan Semut’ Jaga Kebersihan Venue
Koordinasi Lintas Sektor Terus Diperkuat
Maskuri menjelaskan, langkah-langkah awal pengamanan telah dipersiapkan secara matang sebagai bagian dari keseriusan panitia dalam menyambut kehadiran Presiden Prabowo. Kehadiran unsur pengamanan presiden dinilai menjadi indikator penting dalam tahapan persiapan acara.
“Sudah diutusnya Paspampres dan Protokol Kepresidenan dan informasi tentang kesediaan hadir. Itu menjadi harapan Pak Presiden bisa hadir di sini,” ucapnya.
Baca juga: Harlah 1 Abad NU di Malang, 4 Ribu Personel Gabungan Disiagakan
Sementara itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menegaskan bahwa kedatangan tim pengamanan presiden menjadi bagian krusial dalam keseluruhan rangkaian persiapan. Hal ini mengingat Presiden Prabowo dijadwalkan hadir dalam Mujahadah Kubro yang dipusatkan di Stadion Gajayana Malang pada 7-8 Februari 2026.
“Insyaallah Bapak Presiden akan hadir. Dari pengamanan presiden juga sudah ada di sini, sehingga kami tinggal menyesuaikan skema pengamanan dan pengaturan wilayah,” ujarnya.
Antisipasi Lonjakan Jemaah dan Pengaturan Lalu Lintas
Ia menambahkan, Mujahadah Kubro 1 Abad NU diperkirakan akan dihadiri sedikitnya 100 ribu jemaah, dengan potensi jumlah peserta yang terus bertambah. Oleh karena itu, kesiapan pengamanan tidak hanya difokuskan pada lokasi utama kegiatan, tetapi juga mencakup pengaturan lalu lintas serta pergerakan jemaah di berbagai titik Kota Malang.
“Kami sebagai panitia lokal bersama PWNU selaku ketua panitia provinsi dan Forkopimda menyiapkan pengaturan lalu lintas. Kelancaran keluar masuk jemaah menjadi faktor utama keberhasilan acara,” tandasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
redaktur: jatmiko





























