Terobosan Baru Water Heater Berteknologi IoT, Cukup Diatur Lewat Gadget

  • Whatsapp
Product Manager Modena, Suherman Baslim, menunjukkan produk anyar water heater berteknologi IoT yang bisa diatur otomatis lewat gadget. Foto: Istimewa

MALANG – Produk-produk berteknologi IoT atau Internet of Things mulai meramaikan pasar Indonesia. Seperti dilakukan PT Modena Indonesia yang cukup berani meluncurkan produk water heater canggih terbarunya, ES 15 Sky dan ES 30 Sky.

Kehadiran water heater berteknologi IoT ini semakin meramaikan atmosfir perkembangan teknologi di Indonesia. Fitur loT yang disematkan memiliki kemampuan mentransmisikan atau mengirimkan data melalui jaringan tanpa bantuan perangkat komputer atau manusia.

Dengan begitu, konsumen tak harus lagi mendekati mesin untuk menyalakan atau mematikan pemanas karena bisa melakukannya dari mana saja. ”Pengaturan cukup lewat ponsel,” terang Product Manager Modena, Suherman Baslim, pada Sabtu (1/4/2021).

Selain disematkan IoT, ES 15 SKY dan ES 30 SKY ini juga dilengkapi fitur selectable power yang bisa digunakan konsumen untuk memanajemen energi alias hemat energi.

Dijelaskan Suherman, produk ini juga memiliki rating IPx4 (Ingress Protect On). Artinya, tahan terhadap percikan air. ”Kalau ada rating itu (IPx4), artinya dia tahan percikan air. Semakin tinggi angkanya makin bagus ketahanan terhadap airnya,” pungkasnya.

Branch Manager Modena Indonesia Cabang Malang, Cahyo Tri Pujiatmoko, menambahkan bahwa dari seri produk ini, masih terdapat fitur menarik lain, seperti aspek estetika desain, user friendly, serta ramah lingkungan.

“Hadirnya produk water heater terbaru ini, Modena sekali lagi menunjukkan dedikasi dalam produk terbaik yang canggih dan terlihat elegan. Semoga pelanggan bisa mendapatkan banyak manfaat dari produk ini,” harapnya.

Cahyo melanjutkan, satu minggu pasca launching, produk anyar ini sudah terjual 50 unit. Pihaknya optimis dalam bulan Mei 2021 ke depan, produknya bisa laku tembus di angka 100-150 unit.

Reporter: Ulul Azmy

Editor: Lizya Kristanti

Baca Juga  Di Era Pandemi Corona, Koperasi dan Usaha Mikro dan Kecil Butuh Peta Jalan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *